Sunday, September 27, 2020
Home E-Commerce Incar Segmen Korporasi Jadi Alasan Penutupan Blanja

Incar Segmen Korporasi Jadi Alasan Penutupan Blanja

Must Read

Xiaomi Gelar Pameran Foto Virtual Hasil Jepretan Redmi Note 9

Techbiz.id - Xiaomi mengadakan pameran foto virtual bertajuk "Jejak Langkah" yang bekerja sama dengan lima fotografer muda...

XL Future Leaders Ciptakan Belasan Solusi Berbasis IoT

Techbiz.id - Belasan proyek solusi berbasiskan Internet of Thing (IoT) saat ini tengah dirampungkan oleh para mahasiswa peserta program...

Tri Indonesia Distribusikan Bantuan Subsidi Kuota Data

Techbiz.id - Tri Indonesia telah berhasil melakukan distribusi bantuan subsidi kuota data pendikan tahap 1  kepada seluruh...

Techbiz.id – Menyusul penutupan operasional platform Blanja, Telkom menyatakan alasan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan.

Dalam keterangan resminya Telkom menyebutkan bahwa, terhitung 1 Oktober 2020 Telkom hanya akan fokus pada bisnis e-commerce di segmen korporasi dan UMKM melalui transaksi Business to Business (B2B).

- Advertisement -

Hal ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk mengembangkan bisnis e-commerce ke arah yang lebih baik, sejalan dengan rencana strategis jangka panjang perusahaan dalam rangka meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Baca juga: Bos Bukalapak Jadi Direktur Telkom, Blanja.com Malah Tutup

Saat ini, Telkom tengah fokus mengembangkan dan menangkap peluang bisnis e-commerce di enterprise market.

Salah satunya adalah melalui Pasar Digital (PaDi) UMKM yang merupakan instrumen penggerak ekonomi lokal melalui pemanfaatan aplikasi digital untuk mengembangkan bisnis dan ekosistem UMKM.

Telkom bersama 8 BUMN lain tengah aktif menjalankan inisiatif Kementerian BUMN dalam mendukung pemberdayaan UMKM, melalui pengembangan program PaDi UMKM untuk meningkatkan daya saing bangsa sebagai upaya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, Telkom juga mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) dalam pengadaan barang dan jasa sekolah yang dilakukan secara daring (online) melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang memiliki fitur tertentu untuk merealisasikan rencana kerja anggaran sekolah dan memenuhi kebutuhan Kemendikbud dalam mengawasi penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“TelkomGroup menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan masyarakat serta stakeholder yang selama ini bergabung dan memanfaatkan fasilitas transaksi retail Blanja.com, terutama para pelaku bisnis di seluruh Indonesia,” ucap Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid

Selanjutnya Blanja.com akan menyelesaikan hal-hal yang terkait penyelesaian kemitraan bisnis retail sesuai dengan kesepakatan dan ketentuan yang berlaku dengan menjamin kenyamanan serta hubungan baik kepada semua pihak. Untuk informasi selanjutnya pelanggan dapat menghubungi contact center support@blanja.com.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

MCAS dan Telkomsel Kolaborasi Hadirkan Platform DigiSaham

Techbiz.id - PT M Cash Integrasi Tbk (IDX: MCAS), meluncurkan DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp pertama di Indonesia, bekerja sama dengan...

XL Future Leaders Ciptakan Belasan Solusi Berbasis IoT

Techbiz.id - Belasan proyek solusi berbasiskan Internet of Thing (IoT) saat ini tengah dirampungkan oleh para mahasiswa peserta program XL Future Leaders (XLFL).

ShopeePay Ajak Masyarakat Hemat Belanja

Techbiz.id - Situasi PSBB ketat yang digalakkan ShopeePay mengajak penggunanya untuk belanja hemat menggunakan fitur yang ada di aplikasinya untuk memenuhi kebutuhan...

Ternyata Bukan Seri F Smartphone Baru Oppo

Techbiz.id - Smartphone terbaru Oppo yang memiliki kode CPH 2209 dan juga yang telah diunggah Raisa pada media sosial Instagram milik Oppo...

Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Tahap 1

Techbz.id - Telkomsel telah menyalurkan bantuan kuota data internet Tahap 1 yang dilaksanakan secara berkala pada tanggal mulai 22 hingga 24 September...
- Advertisement -

Artikel Terkait