Tuesday, October 27, 2020
Home Telco Pemerintah Akan Lelang Frekuensi 2300 Mhz Oktober 2020

Pemerintah Akan Lelang Frekuensi 2300 Mhz Oktober 2020

Must Read

Telkomsel Memperkuat Potensi Santri

Techbiz.id - Telkomsel melanjutkan kolaborasi bersama Santri Milenial Center (SiMaC) untuk memperkuat potensi santri dalam membangun ekonomi...

15 Ribu Unit Poco X3 NFC Habis Terjual

Techbiz.id - Xiaomi melaporkan telah menjual habis 15.000 unit POCO X3 NFC pada penjualan perdananya yang digelar...

LinkAja Sediakan Pembayaran Digital di Banyuwangitourism

Techbiz.id - Mendukung sektor pariwisata Banyuwangi, LinkAja menghadirkan solusi pembayaran elektronik pada aplikasi Banyuwangitourism. Banyuwangi...

Techbiz.id – Proses lelang frekuensi 2300 Mhz dikabarkan akan dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mulai bulan Oktober 2020 mendatang.

Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Marwan O Baasir ketika dihubungi melalui pesan singkat membenarkan informasi tersebut. “Insya Allah infonya demikian,” ucap Marwan (29/9/2020).

- Advertisement -

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail beum mengkonfirmasi hal tersebut hingga berita ini diturunkan.

Baca juga: Kurangi Potensi Kehilangan PNBP, Frekuensi 2300Mhz Diminta Segera Dilelang

Frekuensi 2300Mhz yang akan dilelang Kominfo tersebut merupakan spektrum yang pernah dikuasai oleh penyelenggara Broadband Wireless Acces (BWA) regional yang terbagi atas 15 zona.

Saat ini semua penyelenggara BWA telah menyerahkan lisensi kepemilikan frekuensi tersebut kepada pemerintah, karena berbagai alasan seperti tidak melakukan pembangunan jaringan hingga tidak sanggup membayar BHP.

Namun demikian, dalam lelang frekuensi 2300 Mhz kali ini sepertinya hanya akan dilelang sebanyak 7 zona saja mengingat 8 zona lainnya masih dikuasai oleh PT PT Berca Hardaya Perkasa.

Perusahaan milik Murdaya Widyawimarta Poo (Poo Tjie Guan) menguasai 8 zona yang terdiri dari 21 provinsi dan 298 kabupaten kota. Namun kenyataannya yang di bangun Berca hanya di 8 kota saja selama 10 tahun.

Berca saat ini masih meguasai frekuensi 2300 Mhz di Zona 1, Zona 2, Zona 3, Zona 8, Zona 11, Zona13, Zona 14 dan Zona 15.

15 Zona frekuensi BWA 2300 Mhz adalah sebagai berikut:

  • Zona 1, Aceh dan Sumutera Utara;
  • Zona 2, Riau, Jambi dan Sumatera Barat;
  • Zona 3, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung;
  • Zona 4, Jabodetabek;
  • Zona 5, Jawa Barat, kecuali Bekasi dan Bogor;
  • Zona 6, DIY Yogyakarta dan Jawa Tengah;
  • Zona 7, Jawa Timur dan Madura;
  • Zona 8, Bali, NTB dan NTT;
  • Zona 9, Papua dan Papua Barat;
  • Zona 10, Maluku dan Maluku Utara;
  • Zona 11, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat;
  • Zona 12, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo;
  • Zona 13, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
  • Zona 14, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan;
  • Zona 15, Kepulauan Riau.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Bima Market Catat Peningkatan Selama Pandemi

Techbiz.id -Tri Indonesia mencatat peningkatan akses terhadap marketplace Bima market dimasa pandemic covid-19 ini.Setiap bulannya terjadi peningkatan...

Mengenal Spesifikasi Realme Narzo 20 Pro, Ponsel Gaming Rp3 Jutaan

Techbiz.id - Realme baru saja mengonfirmasi kehadiran Realme Narzo 20 Pro di Indonesia. Ponsel pintar itu diposisikan sebagai ponsel gaming Rp3 jutaan...

Taman Nasional Bali Manfaatkan Teknologi AI

Techbiz.id - Taman Nasional Bali Barat bersama Huawei melakukan penjajakan kerja sama Smart Forest Guardian (pengawasan hutan dengan kecerdasan artifisial atau AI) yang diproyeksikan dibangun...

realme Konfirmasi Kehadiran narzo 20 series

Techbiz.id - realme mengkonfirmasi kehadiran narzo 20 series di Indonesia yang akan diluncurkan pada awal November sekaligus meramaikan festival belanja online 11.11...

Grab Tawarkan 3 Solusi Baru untuk UMKM

Techbiz.id - Grab mengumumkan berbagai inisiatif dengan menawarkan 3 solusi baru untuk membantu UMKM agar bisa #TerusUsaha di tengah pandemi, secara berkesinambungan.
- Advertisement -

Artikel Terkait