Rabu, Juli 24, 2024

Grab Ajak Pengguna Kurangi Jejak Karbon

Techbiz.id – Grab berinisiatif mengurangi dampak pemanasan global lewat kolaborasi dengan BenihBaik dan WRI Indonesia dalam meluncurkan dan memulai inisiatif Carbon Offsetting (mengurangi jejak karbon).

Inisiatif ini merupakan bagian dari program berkelanjutan #LangkahHijau dari Grab yang akan terdiri dari fitur carbon calculator, crowdfunding, dan program media sosial. Melalui program #LangkahHijau yang telah diperkenalkan tahun 2019 lalu, Grab Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, selain meluncurkan moda transportasi ramah lingkungan seperti GrabCar Elektrik, GrabBike Elektrik, hingga GrabWheels, Grab senantiasa mencari cara untuk dapat terus mendukung upaya setiap pihak dalam memerangi isu global ini.

Baca juga: Grab Hadirkan Stasiun Penukaran Baterai Motor Listrik di Bali

“Sebagai perusahaan, kami punya tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam hal ini, sejalan dengan misi GrabForGood. Oleh karena itu, bersama BenihBaik.com dan WRI Indonesia, inisiatif Carbon Offsetting akan menjadi bentuk nyata komitmen dan tanggung jawab kami. Kami juga mengajak masyarakat Indonesia untuk bergabung dalam inisiatif ini dalam rangka menciptakan dunia yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi menyampaikan, tingkat polusi udara yang disebabkan oleh adanya gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan berbahan bakar fosil sangat besar.

grab kurangi jejak karbon

“Dengan adanya penanaman pohon di sepanjang jalan raya,  ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan kepedulian untuk menurunkan tingkat polusi udara sehingga dapat menciptakan lingkungan yang asri dan sehat,” jeas Menteri Budi.

Melalui inisiatif Carbon Offsetting yang diluncurkan, Grab Indonesia berusaha untuk mendukung usaha pemerintah dalam mengurangi dampak negatif serta menjaga kelestarian lingkungan. Inisiatif yang dimulai pada 28 November 2020 ini akan berkelanjutan hingga tahun 2021 dan terdiri dari fitur carbon calculator,  crowdfunding, dan kampanye media sosial. 

Pengguna Grab dapat menghitung sendiri donasi carbon offsetting mereka. Nantinya, jejak karbon tersebut akan dikonversi menjadi bentuk donasi yang akan disalurkan melalui BenihBaik kepada mitra penanaman pohon yang difasilitasi WRI Indonesia. Kami menargetkan terkumpul donasi Rp500 juta dari pengguna yang akan digunakan untuk penanaman pohon.

Pengguna Grab Indonesia jugadapat berpartisipasi dalam crowdfunding melalui widget donasi #LangkahHijau dalam aplikasi Grab. Widget ini akan terintegrasi ke halaman khusus BenihBaik.com agar pengguna dapat melakukan donasi. 

Selain melalui donasi langsung, seluruh masyarakat juga dapat melakukan donasi melalui media sosial. Masyarakat dapat melakukan posting di Twitter dengan tagar #LangkahHijau dan mention ke akun resmi @GrabID sebanyak mungkin.

Setiap posting akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp 1.000  dari Grab yang akan dikumpulkan hingga bernilai maksimal  Rp 100 juta, yang juga akan digabungkan dengan donasi dari pengguna aplikasi Grab. 

Keseluruhan donasi senilai Rp 600 juta yang dihasilkan melalui inisiatif Grab Carbon Offsetting ini, akan diwujudkan untuk penanaman pohon di taman kota dan lokasi lainnya yang akan diimplementasikan di tahun 2021.

Saat ini, sudah ada tiga organisasi yang menjadi mitra penanaman pohon hasil donasi pengguna aplikasi Grab yaitu Carbon Ethics (DKI Jakarta), Forum Konservasi Leuser (Aceh), dan Mitra Asri (Jambi) dan terbuka untuk bertambah di masa depan.

Grab Indonesia telah meluncurkan kampanye #LangkahHijau sejak tahun 2019 dan secara berkelanjutan berkomitmen untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Pada tahun 2019, Grab telah meresmikan peta jalan ekosistem kendaraan berbasis listrik bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan jajaran Menteri/Kepala Lembaga Kabinet Indonesia Maju yang terkait sebagai bentuk dukungan atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor. 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Grab juga aktif menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah guna mendorong percepatan adopsi transportasi ramah lingkungan di Indonesia. Saat ini, Grab menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mengoperasikan lebih dari 5.000 unit kendaraan berbasis listrik dan infrastruktur pendukung ekosistemnya, seperti Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum yang kini sudah tersedia di Jabodetabek dan Bali. 

Terkait

Artikel Terkait

Memajukan Potensi Digital Bersama Gerakan 100% untuk Indonesia

Techbiz.id - Akses internet merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Tergantung bagaimana pemanfaatannya,...