Wednesday, January 27, 2021
Home News Pengamat: BRTI Bubar, Indonesia Balik Ke Masa Monopoli

Pengamat: BRTI Bubar, Indonesia Balik Ke Masa Monopoli

Must Read

Resmi, realme Watch S Pro Dijual Rp2 Juta Kurang

Techbiz.id - Jam tangan terbaru realme Watch S Pro resmi dijual oleh realme untuk pasar Indonesia dengan harga yang...

Dua Alasan Ini Membuat Oppo Reno5 5G Lebih Mahal

Techbiz.id - Oppo sudah resmi meluncurkan varian lain dari jajaran keluarga seri Reno5 yakni Reno5 5G di Indonesia yang...

ArcheAge Luncurkan Server Nui dengan Lebih Banyak Konten

Techbiz.id - ArcheAge, salah satu MMORPG paling populer di dunia dan game unggulan dari XLGAMES, meluncurkan server baru yang terintegrasi bernama...

Realme X3 SuperZoom Banting Harga Lebih dari Rp1 Juta!

Techbiz.id - Realme kembali menghadirkan kejutan bagi penggemarnya. Kali ini, giliran Realme X3 SuperZoom yang ditawarkan dengan harga yang...

5 Teknologi Ini Telah Mengubah Wajah E-commerce

Techbiz.id - E-commerce mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun lalu sebagai imbas dari pandemi yang melanda dunia dan memang...

Techbiz.id – Pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) oleh Presiden Joko Widodo dinilai pengamat telekomunikasi sebagai sebuah langkah mundur.

“Jika tetap dibubarkan, ini akan jadi pertanyaan di dunia internasional. Sebab artinya kita
set back ke masa monopoli 20 tahun lalu, dan akan jadi satu-satunya negara di ASEAN yang tidak punya badan regulasi telekomunikasi independen, yang akan mengucilkan Indonesia dari pergaulan internasional,” tegas Pengamat Telekomunikasi, Heru Sutadi.

- Advertisement -

Oleh karenanya Heru Sutadi meminta Presiden Jokowi untuk mempertimbangkan kembali pembubaran BRTI.

Baca juga: Jokowi Diminta Batalkan Pembubaran BRTI

“Membubarkan BRTI bukan hanya soal mencoret lembaga yang dibentuk berdasar UU Telekomunikasi (di penjelasan pula) tapi tentu akan menjadi catatan dunia internasional,” tegasnya.

Namun demikian, menurut Heru yang juga mantan Komisioner BRTI, berharap jika BRTI dibubarkan semoga malah dihadirkan lembaga baru yang lebih kuat dan lebih terintegrasi dengan sektor internet dan digital lainnya seperti multimedia.

Seperti diketahui, lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020 yang diteken pada 26 November 2020, Jokowi membubarkan 10 lembaga nonstruktural termasuk BRTI.

10 lembaga yang dibubarkan tersebut yaitu Dewan Riset Nasional, Dewan Ketahanan Pangan, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura, Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan, Komisi Pengawas Haji Indonesia, Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Badan Pertimbangan Telekomunikasi, Komisi Nasional Lanjut Usia, Badan Olahraga Profesional Indonesia, dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme X3 SuperZoom Banting Harga Lebih dari Rp1 Juta!

Techbiz.id - Realme kembali menghadirkan kejutan bagi penggemarnya. Kali ini, giliran Realme X3 SuperZoom yang ditawarkan dengan harga yang...

Artikel Terkait