Saturday, October 31, 2020
Home News BRTI: Subsidi Kuota Data Hanya untuk PJJ

BRTI: Subsidi Kuota Data Hanya untuk PJJ

Must Read

Grab Tawarkan 3 Solusi Baru untuk UMKM

Techbiz.id - Grab mengumumkan berbagai inisiatif dengan menawarkan 3 solusi baru untuk membantu UMKM agar bisa #TerusUsaha...

Telkomsel Berikan Pelatihan Digital Bagi Wira Usaha Muda

Techbiz.id - Telkomsel menghadirkan program Digital Creative Millennials 2020 untuk memberikan serangkaian pelatihan dan pendidikan terkait transformasi...

Libur Panjang DiRumahAja, Tri Sediakan Promo dan Hadiah

Techbiz.id - Tri Indonesia menyediakan berbagai promo dan hadiah untuk menikmati libur panjang DiRumahAja selama pandemi ini...

Techbiz.id – Badan Regulator Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menegaskan agar program subsidi kuota data yang digagas Kemneterian Pendidikan dan Kebudayan harus dipastikan digunakan hnaya untuk Pembelajaran Jarak Jauh.

Himbauan tegas BRTI ini disampaikan menyusul adanya wacana agar subsidi kuota data yang diberikan pemerintah tersebut dapat dipergunakan untuk mengakses seluruh layanan dan situs yang ada di dunia maya.

- Advertisement -

Menurut Agung Harsoyo Komisioner BRTI, sejatinya subsidi kuota data ini diberikan pemerintah untuk membantu proses belajar mengajar.

Baca juga: Kominfo Diminta Pantau Operator dalam Pemberian Subsidi Pulsa

“Kuota yang diberikan oleh pemerintah harus tepat sasaran dan dapat dipergunakan untuk mendukung Program PJJ. Seharusnya dipergunakan untuk mengakses situs-situs yang mendukung Program PJJ, bukan untuk mengakses yang di luar Program PJJ,” kata Agung.

Selain tak sesuai dengan filosofi dan tujuan awalnya, penggunaan subsidi kuota data untuk mengakses seluruh layanan dan situs yang ada di dunia maya, menurut Agung akan membuat industri telekomunikasi semakin terpuruk. Jika ini dilakukan maka akan terjadi komoditisasi subsidi kuota PJJ.

“Subsidi kuota yang bisa dipakai untuk akses seluruh situs juga akan berpotensi mengganggu kompetisi. Sebab harga subsidi kuota data untuk PJJ ini di bawah harga yang saat ini ada di pasar. Jangan sampai ada perspektif di masyarakat bahwa harga internet di Indonesia itu Rp1.000 per giga,” terang Agung.

Harga kuota data yang lebih murah dari harga pasar mungkin saja diberikan oleh operator telekomunikasi. Lanjut Agung, operator telekomunikasi dapat memberikan harga yang lebih murah ketika melakukan promosi. Atau memang seperti saat ini, di mana operator telekomunikasi diminta untuk membantu program pemerintah dalam melaksanakan program nasional dalam mendukung PJJ.

Ketika ditanya mengenai penggunaan layanan video streaming seperti YouTube, Facebook, atau Instagram yang juga dipakai untuk mendukung Program PJJ, Agung mengatakan bahwa saat ini Kemenkominfo dan BRTI berencana mengundang penyedia layanan video streaming Over the Top (OTT) tersebut untuk dapat mendukung Program PJJ. Kemenkominfo dan BRTI akan meminta penyelenggara platform digital tersebut agar dapat membuatkan subdomain khusus layanan atau kegiataan pendidikan.

“Subdomain itu bisa mempermudah operator dan Kemendikbud untuk dapat memastikan bahwa domain tersebut diperuntukkan dalam mendukung Program PJJ. Selain itu subdomain juga diharapkan akan mempermudah siswa didik dalam mencari konten pendidikan di platform digital tersebut,” kata Agung.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Samsung Kembangkan Aplikasi Pantau Covid-19

Techbiz.id - Samsung Electronics Indonesia menghadirkan aplikasi Samsung C-Safe, yang akan membantu masyarakat mengetahui da memantau perkembangan...

Polytron Hadirkan Kotak Sterilisasi Serba Guna Basmi Virus

Techbiz.id - Polytron menghadirkan Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W untuk mensterilkan berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga dari virus dan bakteri.

Review Freebuds Studio: Langsung Beli Aja

Techbiz.id - Untuk pertama kalinya Huawei menghadirkan perangkat audio berupa headphone nirkabel dalam rangkaian produk IoTnya. Perangkat yang diberi...

Dell Tawarkan Dua Laptop Seri XPS Generasi Terbaru

Techbiz.id - Dell Technologies menghadirkan portofolio laptop Dell XPS terbaru, XPS 15 dan XPS 17 yang menawarkan kinerja mumpuni dan ringkas.

Oracle Tambah Fitur Dukung Dunia Kerja Baru

Techbiz.id - Oracle telah memperbaharui Fusion Cloud ERP mereka untuk membantu perusahaan dalam mengantisipasi kebutuhan operasional terkait supply chain yang dipengaruhi oleh...
- Advertisement -

Artikel Terkait