Friday, December 4, 2020
Home News Kominfo Diminta Pantau Operator dalam Pemberian Subsidi Pulsa

Kominfo Diminta Pantau Operator dalam Pemberian Subsidi Pulsa

Must Read

Bakal Melantai di Bursa, SURGE Tingkatkan Kualitas Layanan

Techbiz.id - Perusahaan media luar ruang SURGE bakal melakukan penawaran perdana (IPO) sahamnya di Bursa Efek Indonesia...

Jelang Ahhir Tahun Vivo Tawarkan Smartphone Y51

Techbiz.id - vivo Indonesia kembali menambah daftar varian smartphone terbarunya dari seri Y, yakni vivo Y51 untuk meramaikan...

Ada Promo Akhir Tahun untuk Perangkat AIoT realme

Techbiz.id - Untuk menyambut liburan akhir tahun, realme kembali memberikan kejutan kepada penggemarnya dengan menggelar realme Payday Promo...

Techbiz.id – Ombudsman RI meminta Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk memantau kualitas jaringan dan penawaran yang dilakukan operator selular dalam program subsidi pulsa untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Komisioner Ombudsman RI, Ahmad Suadi, berharap sebaran jaringan operator telekomunikasi di seluruh daerah merata. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik dari operator telekomunikasi.

- Advertisement -

Suadi meminta agar operator tidak jor-joran dalam memberikan penawaran kuota dalam program subsidi pulsa ini. Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) diminta Ombudsman untuk dapat memantau tingkah polah operator yang jor-joran dalam penawaran kuota data ini.

“Kemendikbud fokus kepada pendidikan, penyaluran subsidi kuota data, dan perjanjiannya. Sedangkan Kominfo dan BRTI harus memantau pelayanan dari operator telekomunikasi, termasuk kualitas jaringan operator dan sinyal operator,” jelas Suadi.

Menurut Suadi, kualitas layanan operator perlu diawasi dalam program subsidi kuota data ini, sehingga penting diberikan reward and punishment bagi operator yang menjadi mitra Kemendikbud dalam program subsidi kuota data ini.

Kemendikbud disarankan Suadi dapat memasukkan satu klausul di dalam perjanjian kerjasama dengan operator, jika peserta didik atau guru tidak bisa mendapatkan layanan telekomunikasi yang baik, maka tak perlu dibayar.

“Reward and punishment ini sangat penting dalam program subsidi kuota di periode PJJ. Ini disebabkan subsidi kuota berkaitan dengan pendidikan anak dalam menciptakan SDM unggul dan menyangkut uang negara yang berasal dari APBN. Ombudsman menyarankan agar Kemenkominfo dan Kemendikbud dapat membuat kanal pengaduan,” tegas Suadi.

Jika pelayanan operator telekomunikasi yang menjadi mitra tidak baik, masyarakat bisa mengadukan ke kanal pengaduan yang dibuat Kemendikbud atau Kemenkominfo.

Masyarakat yang merasa dirugikan oleh operator yang tidak memberikan layanan prima pada program subsidi kuota data PJJ ini juga dapat lapor ke Ombudsman.

“Saya setuju sekali jika Kemendikbud tidak perlu membayar operator yang tidak bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” kata Suadi.

Saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia tengah mengumpulkan data peserta didik dan guru yang akan mendapat bantuan kuota data dari pemerintah.

Karena data yang dikumpulkan belum lengkap, Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menegah memperpanjang waktu penginputan data. Tenggat waktu yang seharusnya berakhir 31 Agustus 2020, diperpanjang hingga 11 September 2020.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur

Techbiz.id - Guna merealisasikan semua rencana perluasan jaringan ke seluruh wilayah Indonesia, XL Axiata menjajaki penggunaan teknologi...

Telkomsel Rilis Game RPG Hero Collectors Ramah Perangkat

Techbiz.id - Telkomsel melalui Dunia Games meluncurkan game terbaru bernama Three Kingdoms: Quest of Infinity yang juga didukung oleh PT Melon Indonesia.

Realme Gelar Promo The Best is Coming

Techbiz.id - Di penghujung tahun 2020 realme akan menawarkan promo terbaik secara besar-besaran untuk menyambut 12.12 realme Carnival pada Hari Belanja Online...

Indosat Gelar Pelatihan Coding Buat Penyandang Disabilitas

Techbiz.id – Pandemi tidak menyurutkan semangat para developer penyandang disabilitas untuk mengikuti Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) Virtual Bootcamp untuk Disabilitas 2020...

WowLabs Jadi Platform Kokreasi Smartfren

Techbiz.id - Smartfren meluncurkan WOWLabs, sebuah wadah kokreasi untuk mengumpulkan generasi konten di Indonesia. Melalui wadah ini Smartfren ingin memberikan dukungannya supaya...
- Advertisement -

Artikel Terkait