Tuesday, January 26, 2021
Home News Ibukota Negara Baru Akan jadi Kota Pertama Penerapan 5G

Ibukota Negara Baru Akan jadi Kota Pertama Penerapan 5G

Must Read

Dijual Perdana, Pemesanan Oppo Reno5 Naik 23%

Techbi.id - Oppo memulai penjualan perdana perangkat Reno5 di Indonesia setelah melalui masa pemesanan yang berlangsung secara daring pada...

FE 35mm F1.4 GM, Lensa Wajib Pengguna Mirrorless Sony

Techbiz.id - Hari ini Sony Indonesia memperkenalkan lensa FE 35mm F1.4 GM (model SEL35F14GM), tambahan terbaru dari seri lensa...

Dua Alasan Ini Membuat Oppo Reno5 5G Lebih Mahal

Techbiz.id - Oppo sudah resmi meluncurkan varian lain dari jajaran keluarga seri Reno5 yakni Reno5 5G di Indonesia yang...

Flagship realme jadi yang Pertama Gunakan Dimensity 1200

Techbiz.id - Produk dual flagship realme yang akan dihadirkan di tahun 2021 ini bakal menjadi smartphone pertama menggunaan chipset...

realme Jadi Kuda Hitam Produsen Perangkat Wearable

Techbiz.id - Lembaga riset Counterpoin merilis laporan TWS terbaru mereka yang menobatkan realme sebagai kuda hitam di tahun 2021...

Techbiz.id – Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate menyatakan ibu kota negara (IKN) baru Indonesia ini akan menjadi kota kandidat terbaik dan potensial untuk menerapkan 5G pertama di Indonesia.

DIpilihnya IKN baru sebagai kota pertama penerapan 5G di Indonesia ini menurut Menteri Johnny dikarenakan upaya penerapan jaringan 5G akan menuntut belanja modal yang besar khususnya untuk penyediaan small-cell densification 5G serta ekosistem digital yang canggih.

- Advertisement -

“Selain dari beberapa kawasan industri dan area publik dengan lalu lintas tinggi yang mungkin juga dimungkinkan,” ungkapnya.

Baca juga: Spectrum Sharing 5G Jadi Milestone Pertama Menkominfo

Sementara itu, Menteri Kominfo juga menegaskan, saat ini Pemerintah Indonesia saat ini sedang berupaya untuk mempercepat inisiatif alokasi spektrum 5G.

Upaya itu dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan spektrum frekuensi 2.047 MHz guna pemanfaatan jaringan seluler broadband baik 4G maupun 5G pada tahun 2024 di semua lapisan.

kota pertama 5g indonesia

“Sangat penting untuk menanam dan menumbuhkan kembali spektrum 5G untuk memenuhi permintaan spektrum frekuensi 2.047 MHz. Band kandidat yang ada dan yang baru di lapisan cakupan (di bawah 1 GHz): 700/800/900 MHz. Kemudian lapisan kapasitas (antara 1-6 GHz): 1.8 / 2.1 / 2.3 / 2.6 / 3.3 / 3.5 GHz, dan lapisan data super (di atas 6 GHz): 26/28 GHz,” jelasnya. 

Menteri Johnny menyatakan Pemerintah Indonesia telah melakukan 10 uji coba penerapan jaringan 5G sepanjang 2017-2019. Uji coba itu ditujukan untuk mempelajari potensi aplikasi dan kasus penggunaan layanan 5G.

“Seperti pembelajaran jarak jauh melalui interaksi holografik, operasi jarak jauh, IoT untuk kota pintar, dan kendaraan otonom selama ASIAN Games. 2018. Pada tahun 2020, Indonesia memfokuskan uji coba ke-11 untuk menjajaki kemungkinan koeksistensi antara jaringan 5G dan Fixed Satellite Service (FSS) untuk digunakan di pita 3,5 GHz,” jelasnya.

Selain itu, menurut Menteri Kominfo, Indonesia sedang berupaya untuk memanfaatkan secara optimal microwave link sebagai opsi kedua setelah kabel serat optik. “Karena frekuensi E-band yang sangat tinggi (70-80 GHz) dan V-band (60 GHz) juga dapat melayani backhaul berkapasitas tinggi untuk layanan broadband,” ujarnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Kofax: Automasi Alur Kerja Hasilkan ROI Maksimal

Techbiz.id - Kofax mengumumkan Bagian 3 dari Intelligent Automation Benchmark Study (Penelitian Tolok Ukur Automasi Cerdas) berupa makalah kepemimpinan pemikiran yang disusun...

Artikel Terkait