Sunday, April 18, 2021
Home News Huawei Tingkatkan Literasi Keamanan Siber di Sumut

Huawei Tingkatkan Literasi Keamanan Siber di Sumut

Must Read

XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga “AKRAB”

Techbiz.id - Menyambut bulan Ramadan, XL Axiata meluncurkan produk inovatif yang bisa mempererat kekeluargaan. Produk yang ditujukan bagi...

realme Official Store Siapkan Banyak Hadiah untuk Pemesanan realme 8 Pro

Techbiz.id - Untuk semakin memeriahkan pasca peluncuran realme 8 Series beberapa waktu lalu, realme kembali menyiapkan berbagai kejutan dengan...

Polytron Sempurnakan Fitur Alat Masak Tiara Pot

Techbiz.id - Polytron menghadirkan generasi terbaru dari Tiarapot, dengan nama Tiarapot Pro PRC 501. Dengan penyempurnaan pada fiturnya, Tiarapot...

Asus Hadirkan Proyektor LED H1, Lebih Tajam dan Terang

Techbiz.id - ASUS hmenghadirkan proyektor LED H1, dengan sumber cahaya terang - 3000 lumen LED,  yang memungkinkannya memproyeksikan visual...

Asyik! Ada Subsidi Ongkir dari Pemerintah, Ini Tanggalnya

Techbiz.id - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyiapkan dana sejumlah Rp500 miliar sebagai dana subsidi...

Techbiz.id – Semakin pentingnya keamanan siber untuk dipahami di tengah cepatnya transformasi digital mendorong Huawei Institut Teknologi Del (IT Del) Sumatera Utara bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk meningkatkan literasi keamanan siber.

Literasi tersebut dilakukan dengan menggelar virtual TechDay 2021 bertema: Memahami Modus Kejahatan Rekayasa Sosial pada Platform Digital dan Upaya Pencegahannya serta dilanjutkan workshop dengan tema “AI dan Big Data Teknologi untuk Penerapan Strategi Nasional Ekonomi Digital” serta “Seni Muslihat Siber.”

- Advertisement -

Menurut Rektor IT Del, Togar M. Simatupang, peran Huawei sebagai pakar di bidang TIK dalam melakukan alih pengetahuan dan teknologi sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman tentang perkembangan teknologi mutakhir beserta tantangan dan peluang masa depan yang harus kami antisipasi dari sekarang.

Baca juga: Huawei Bangun 50 Persen Jaringan 5G Dunia

“Kolaborasi ini juga bermanfaat bagi dunia pendidikan seperti IT Del dalam melahirkan talenta-talenta digital potensial yang mampu memenuhi kebutuhan industri. Apresiasi yang tinggi kami sampaikan untuk Huawei Indonesia,” ucapnya.

Masifnya penggunaan teknologi di matra sosial melalui upaya tindak kejahatan rekayasa sosial pada platform-platform digital menurut Tenaga Ahli Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hokky Situngkir juga perlu diantisipasi.

literasi keamanan siber huawei

Oleh karena itu, agar masyarakat memahami upaya pencegahannya sehingga tetap dapat melakukan produktivitasnya dengan efisien dan aman, diperlukan dukungan edukasi yang intensif dari berbagai pihak.

“Untuk itu, kami memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan konsistensi Huawei Indonesia dalam mendukung BSSN meningkatkan literasi keamanan siber di kalangan akademik, serta mengembangkan kompetensi dan pengetahuan talenta masa depan Indonesia di bidang keamanan siber seperti yang hari ini dilakukan bersama IT Del,” ujarnya.   

Sementara itu, Ken Qi, Vice President Public Affairs and Communications Huawei Indonesia menggunakan analogi mengenai internet dan dunia digital sebagai dua sisi mata uang. Di satu sisi, digitalisasi mendatangkan kenyamanan, sebagaimana terjadi saat pandemi. Tetapi di sisi lain banyak ancaman siber yang bermunculan.

“Memahami kedua sisi sekaligus itulah yang menjadi tujuan yang hendak dicapai melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, industri dan akademisi mengenai bagaimana membangun dan meningkatkan kesadaran tentang keamanan siber bagi siswa SMA dan universitas,” ungkapnya.

Huawei TechDay 2021 yang kami gelar bersama IT Del menurut Ken menjadi bagian dari tekad yang dicetuskan Huawei tahun lalu di mana perusahaan bertekad untuk mengembangkan kompetensi 100 ribu sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang teknologi digital dalam kurun waktu 5 tahun.

“Misinya adalah turut membantu Indonesia yang pada tahun 2025 membutuhkan sedikitnya 9 juta SDM mumpuni di bidang teknologi digital yang akan berperan penting sebagai akselerator terwujudnya visi bangsa menjadi kekuatan ekonomi digital terkemuka di dunia pada 2045,” imbuh Ken.  

Untuk mewujudkan tekadnya tersebut, Huawei akan terus membangun sinergi multiple helix dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, dunia pendidikan, industri dan komunitas. Huawei juga telah membangun Huawei ASEAN Academy Engineering Institute di Indonesia yang merupakan Huawei Academy dengan fasilitas terlengkap dan tercanggih di Asia Pasifik. 

Huawei ASEAN Academy Engineering Institute yang terdiri dari Business College, Technical College dan Engineering College didukung lebih dari 100 trainer, lebih dari 3000 kursus atau pelatihan, lebih dari 100 mirroring environment, serta dilengkapi dengan laboratorium-laboratorium, ruang-ruang kelas, pusat pelatihan, hingga fasilitas untuk mempelajari instalasi hardware dan pekerjaan-pekerjaan di lapangan.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Peluncuran Vivo V21 Semakin Dekat, Ini Tanggalnya

Techbiz.id - Peluncuran Vivo V21 semakin jelas terlihat. Kabar ini beredar usai Vivo Malaysia secara terbuka mengumumkan tanggal peluncuran...

Artikel Terkait