Thursday, April 22, 2021
Home News Alodokter Gelar Pelatihan 10 Ribu Vaksinator

Alodokter Gelar Pelatihan 10 Ribu Vaksinator

Must Read

Tak Hanya Konsol, Sony Berencana Hadirkan Game PS untuk Smartphone

Techbiz.id - Sony tampaknya berencana memboyong game PlayStation untuk hadir di mobile, agar pengguna smartphone dapat merasakan sederet permainan...

Lalamove Antisipasi Lonjakan Kiriman saat Ramadan

Techbiz.id - Menyambut Ramadan tahun 2021 ini, Lalamove kembali siap menghadapi lonjakan pengiriman yang diprediksi akan lebih meningkat dikarenakan...

Bocoran Spesifikasi OPPO Reno6 Terungkap

Techbiz.id - Rumor mengatakan OPPO tengah bersiap menghadirkan Reno6, meskipun pendahulunya baru memasuki pasar beberapa waktu yang lalu. Kini...

Lima Vendor Ini Bakal Hadirkan Ponsel dengan Kamera di Dalam Layar

Techbiz.id - Lima vendor smartphone dilaporkan bersiap menghadirkan teknologi kamera selfie terbaru di dalam layar. Kelima vendor tersebut merupakan...

E-Shop, Solusi Bisnis Smartfren yang Bebas Diakses dari Mana pun

Techbiz.id - Smartfren Business menghadirkan inisiatif baru berupa E-Shop, guna semakin mendekatkan bisnis dan UMKM kepada berbagai pilihan solusi...

Techbiz.id – Alodokter berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mengadakan pelatihan vaksinator massal.

Pelatihan ini menargetkan lebih dari 10.000 tenaga kesehatan untuk berpartisipasi dan mendapatkan sertifikasi vaksinator COVID 19 guna membantu percepatan program vaksinasi pemerintah yang menargetkan lebih dari 180 juta orang Indonesia telah divaksin pada kuartal pertama 2022.

- Advertisement -

Seperti diketahui, Pemerintah telah melakukan secara gencar langkah-langkah pemutusan rantai penularan COVID-19 secara cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis. Respon masyarakat Indonesia terhadap program vaksinasi pemerintah serta pelaksanaannya cenderung positif dan antusias.

Namun harus diakui jumlah dan sebaran vaksinator juga menjadi kunci kecepatan vaksinasi. Beberapa daerah telah mengalami kendala terbatasnya kecepatan penyuntikan vaksin per hari diakibatkan kurangnya jumlah vaksinator. Rasio vaksinator dan populasi harus dapat diseimbangkan sehingga target vaksin harian bisa tercapai. Inilah sebabnya dibutuhkan segera program-program yang dapat mencetak lebih banyak vaksinator.

Suci Arumsari, Presiden Direktur & Co-founder Alodokter percaya pemanfaatan teknologi digital secara optimal dapat memberi peluang yang lebih besar bagi percepatan vaksinasi di Indonesia.

“Pelatihan Vaksinator ini sesuai dengan misi ALOMEDIKA untuk membantu pelaku industri kesehatan di era health-tech meningkatkan mutu pelayanan medis,” ungkap Suci.

Saat ini ALOMEDIKA adalah komunitas dokter terbesar di Indonesia dengan lebih dari 40.000 dokter begabung didalamnya. Komunitas ini berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan para dokter dengan menyediakan berbagai fitur seperti, SKP Points, informasi, panduan, forum, serta kesempatan bekerja.

“Kita semua harus bertindak dengan cepat dan tepat agar capaian vaksinasi di lapangan maksimal. Metode pelatihan akan dilaksanan secara full online dengan platform yang paling mudah diikuti oleh semua peserta.” kata Verry Adrian, Kepala Seksi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, tenaga dan logistik adalah dua hal yang harus kita perhatikan saat ini untuk meperlancar proses vaksinasi. Setelah mengikuti pelatihan, maka peserta akan mampu melakukan pelayanan vaksinasi COVID-19 sesuai dengan protokol.

Protokol tersebut antara lain menjelaskan epidemiologi dan patofisiologi COVID-19, melakukan microplanning dan pengelolaan rantai dingin vaksin, melakukan pelayanan vaksinasi, melakukan pencatatan dan pelaporan vaksinasi, melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan vaksinasi, serta melakukan surveilans Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Program Pelatihan Vaksinator ini akan dilaksanakan dalam 3 gelombang dimana gelombang pertama telah dimulai awal minggu ini. Sertifikat akan diberikan kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan memenuhi persyaratan yaitu telah mengikuti minimal 95% dari keseluruhan jumlah jam pembelajaran, serta memenuhi nilai minimal 70 dari hasil evaluasi dari pelatihan

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Fintech Berpotensi Salurkan Pendanaan Produktif UMKM

Techbiz.id - Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, mengapresiasi pemerintah dan regulator yang terus mendorong peningkatan penyaluran kredit pendanaan...

Artikel Terkait