Friday, May 7, 2021
Home News New Energy Nexus Indonesia Gelar Hackathon Ekosistem Mobil Listrik

New Energy Nexus Indonesia Gelar Hackathon Ekosistem Mobil Listrik

Must Read

Enam Layanan Baru Huawei Meluncur di HDC Cloud 2021

Techbiz.id - Bertepatan dengan perhelatan Huawei Developer Conference (HDC Cloud 2021), Huawei meluncurkan enam produk dan layanan baru yang inovatif, Produk...

Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Trafik Libur Lebaran

Techbiz.id - XL Axiata telah menyiapkan jaringan telekomunikasi dan data guna menghadapi trafik masa libur panjang Lebaran tahun ini. Dalam masa...

Krisis Chip, Huawei Hentikan Produksi Smartphone Murah

Techbiz.id - Vendor smartphone asal China, Huawei, terpaksa harus menghentikan produksi smartphone low-end (murah) di tengah krisis Chip yang...

IDCamp 2021 Bagikan Puluhan Ribu Beasiswa Belajar Coding Online

Techbiz.id – Indosat Ooredoo meluncurkan Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) 2021 yang kembali membagikan puluhan ribu beasiswa belajar coding...

Synology Memperkenalkan RackStation RS2821RP+

Techbiz.id - Synology meluncurkan RackStation 3U terbaru, RS2821RP+, dengan 16-bay yang dirancang untuk kebutuhan pencadangan dalam infrastruktur skala besar,...

Techbiz.id – New Energy Nexus Indonesia meluncurkan hackathon keduanya di Indonesia, [RE]energize Indonesia 2021, yang dirancang khusus untuk mengidentifikasi ide-ide inovatif dalam membantu Indonesia membangun ekosistem di sektor electric mobility (e-mobility) di Indonesia.

Didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, National Battery Research Institute, PT Surya Utama Nuansa dan knowledge partner lainnya, hackathon online ini terbuka bagi individu maupun tim yang memiliki solusi dan inovasi di sektor e-mobility ataupun ekosistem pendukungnya.

- Advertisement -

“Pendaftaran online dibuka hari ini, 15 April 2021. Salah satu syarat pentingnya adalah pendaftar harus mengajukan proposal yang mendemonstrasikan solusi, inovasi atau ide yang dapat memecahkan permasalahan yang relevan dengan challenge areas kami, yakni E-Mobility dan Ekosistem Kendaraan Listrik,” ungkap Aditya Mulya, Manajer Program dari New Energy Nexus Indonesia.

Baca juga: Grab Hadirkan Stasiun Penukaran Baterai Motor Listrik di Bali

Dalam menjaring inovasi dan ide terbaik, menurut Aditya pihaknya akan dibantu oleh 5 orang juri, termasuk dari jaringan internasional perusahaan. Sepuluh tim finalis yang terseleksi untuk mempresentasikan solusinya pada Demo Day akan mendapatkan bimbingan dari 6 ahli di bidangnya untuk menajamkan inovasi yang mereka usung.

Sebelumnya, New Energy Nexus juga pernah mengadakan hackathon di tahun 2020, yang mengadopsi tema Kesehatan dan Produktivitas, sejalan dengan tantangan yang dihadapi saat pandemi COVID19 baru saja menyerang.

Hackathon New Energy Nexus

New Energy Nexus juga bukan nama yang asing di dunia hackathon, salah satu hackathon internasional yang pernah diadakan adalah hasil kolaborasi dengan LG, Hyundai dan Kia di Korea Selatan yang dinamakan LGChem Battery Challenge, serta Smart Energy Hackathon di Bangkok, Thailand.

Hackathon [RE]energize Indonesia juga menandai tahun ke-3 perjalanan New Energy Nexus Indonesia untuk ikut membangun ekosistem startup energi terbarukan yang inklusif melalui pendanaan, program inkubasi dan akselerasi, dan jaringan.

Sampai saat ini, New Energy Nexus sudah menyelesaikan 7 angkatan program inkubasi dan akselerasi, serta membimbing lebih dari 40 startup energi terbarukan dalam mengasah strategi bisnis dan inovasi mereka

“di New Energy Nexus Indonesia kami selalu bekerja sama dengan komunitas startup dan pemangku kepentingan lainnya untuk membina dan mendukung pengembangan ekosistem yang dapat mendukung tumbuh dan berkembangnya sektor mobilitas listrik di Indonesia,” ungkap Direktur Program New Energy Nexus Indonesia, Diyanto Imam.

Mobilitas listrik disamaikan Imam tidak hanya berarti pembuatan mobil atau kendaraan listrik tetapi juga mencakup stasiun pengisian, baterai dan penyimpanan, retrofit, dan inovasi model bisnis, serta masih banyak lagi bidang terkait lainnya.

Pemenang hackathon ini akan meraih total hadiah sebesar Rp100 juta rupiah, dan mendapatkan akses ke program Smart Energy Incubation and Acceleration yang dirancang untuk mendukung startup energi pintar dan terbarukan di Indonesia.

Melalui SUPER CHARGE E-Mobility Ecosystem in Indonesia, New Energy Nexus Indonesia juga berharap dapat mengidentifikasi dan mendukung solusi yang tidak hanya dapat mengatasi emisi gas rumah kaca, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas serta peluang-peluang ekonomi bagi jutaan penduduk Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Kadar Gula dan Alkohol dalam Darah

Techbiz.id - Apple terus meningkatkan fitur kesehatan di perangkat Apple Watch miliknya. Jam tangan pintar generasi berikutnya dikabarkan bakal...

Artikel Terkait