Rabu, Juli 17, 2024

IDC : Pertumbuhan Smartphone 2021 Capai Rekor Tertinggi Sejak 2015

Techbiz.id – Pasar smartphone global pada tahun 2021 diperkirakan akan mencatat pertumbuhan tertinggi sejak 2015 menurut Firma riset International Data Corp (IDC). Pengiriman diproyeksikan mencapai 1,38 miliar unit tahun ini, meningkat sebanyak 7,7 persen dibanding tahun lalu.

IDC melaporkan tren positif smartphone diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun depan, dengan pertumbuhan tahun ke tahun yang diharapkan sebesar 3,8 persen. Pengiriman yang diproyeksikan untuk periode ini keseluruhan mencapai 1,43 miliar unit.

Pertumbuhan smartphone IDC 2021

Laporan tersebut menambahkan bahwa ini terjadi ketika dunia beralih ke jaringan 5G seiring dengan hadirnya perangkat berkemampuan 5G. Selain itu, khusus pasar negara berkembang, ada permintaan yang kuat untuk ponsel 4G kelas menengah dan kelas bawah menyusul perlambatan pandemi tahun lalu.

Sesuai dengan yang disampaikan Anthony Scarsella, manajer riset IDC, “2021 akan mewakili pertumbuhan tahun ke tahun terbesar yang telah disaksikan pasar sejak 2015, karena pergeseran menuju 5G di semua tingkatan harga terus meningkat.”

Anthony melanjutkan bahwa pergeseran 5G juga akan menghadirkan harga jual rata-rata smartphone (ASP) mencapai puncak pada tahun 2021, yakni sebesar $ 376, naik 9,7% dari tahun ke tahun jika dibandingkan dengan sisa periode perkiraan karena perangkat 5G yang mahal terus menggantikan perangkat LTE, yang juga mulai turun harga, turun. 27% pada tahun 2021.

Demikian pula, Ryan Reith, wakil presiden program di IDC, menambahkan bahwa “Ponsel pintar melihat persaingan untuk belanja konsumen dari pasar yang berdekatan seperti PC, tablet, TV, dan perangkat rumah pintar, namun itu tidak memperlambat jalan pasar menuju pemulihan.”

“Pasar ponsel cerdas kembali tumbuh selama kuartal liburan tahun lalu dan sejak itu kami hanya melihat produksi dari pemasok teratas meningkat. Terus ada dorongan kuat dari sisi penawaran menuju 5G, dan sebagai hasilnya, poin harga terus turun.” imbuh Ryan.

Baca juga: Daya Beli Menurun, Permintaan Smartphone Low-End Meningkat

Melihat ke tahun-tahun berikutnya, IDC memperkirakan pertumbuhan satu digit yang rendah akan berlanjut hingga tahun 2025 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lima tahun sebesar 3,7%.

Diperkirakan harga jual rata-rata (ASP) untuk perangkat Android 5G turun 12% dari tahun ke tahun pada tahun 2021 menjadi $456 dan kemudian di bawah $400 pada tahun 2022. Dalam hal ini, Apple disebut-sebut akan mengalami tekanan harga.

Terlepas dari itu, pengiriman 5G yang diprediksi tumbuh hampir 130% pada 2021, memberikan dampak pada hampir semua wilayah di luar China yang akan melihat pertumbuhan tiga digit di akhir tahun ini. Namun, dalam hal pangsa pasar, China akan memimpin dengan hampir 50% pangsa pengiriman 5G pada 2021 sementara AS akan menyusul dengan pangsa 16%.

Sementara, pasar signifikan lainnya seperti Eropa Barat dan Asia/Pasifik (tidak termasuk China dan Jepang) akan bergabung untuk menguasai 23,1% pangsa pasar 5G di seluruh dunia pada akhir tahun 2021.

Terkait

Artikel Terkait

Memajukan Potensi Digital Bersama Gerakan 100% untuk Indonesia

Techbiz.id - Akses internet merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Tergantung bagaimana pemanfaatannya,...