Sabtu, Oktober 1, 2022

Trade Desk Tawarkan Inventory Iklan Premium Lewat Programatic Ads

Techbiz.id – Melalui platform Programmatic Advertising miliknya, The Trade Desk menawarkan inventory iklan premium di berbagai situs web, aplikasi, podcast, dan platform streaming OTT untuk dapat menargetkan ke audiens yang relevan di berbagai perangkat di medium yang tepat, pada waktu yang tepat.

Seperti diketahui, pesatnya digitalisasi industri media memberikan perubahan paradigma dalam cara masyarakat Indonesia mengonsumsi konten online. Lonjakan konsumsi digital di seluruh Indonesia terjadi di saat orang-orang berada di rumah akibat pandemi yang sedang berlangsung. Konsumen semakin mengandalkan perangkat yang terhubung dengan internet untuk mendapatkan hiburan dan informasi termasuk juga streaming videostreaming audio, dan berita secara daring.

Hal ini memberikan peluang baru bagi pengiklan untuk menjangkau audiens di berbagai perangkat agar dapat selalu terhubung dengan perjalanan dan jejak mereka di ranah digital.

Baca juga: Belanja Iklan Digital Naik Saat Pandemi

“Pada tahun lalu, ketika pengiklan dihadapkan pada kekuatan data, mereka beralih menggunakan programmatic advertising seperti platform The Trade Desk dengan lebih agresif dibandingkan dengan sebelumnya. CTV dan OTT adalah segmen dengan pertumbuhan tercepat di platform kami,” kata Florencia Eka, Country Manager Indonesia, The Trade Desk.

trade desk

Menurut hasil riset Kantar yang dilakukan oleh The Trade Desk, masyarakat Indonesia melakukan streaming konten OTT hampir tiga miliar jam per bulan, yang menjadikan Indonesia negara yang paling banyak menonton OTT di Asia Tenggara. Konsumen Indonesia juga termasuk yang paling toleran terhadap iklan.

Sembilan puluh lima persen pemirsa OTT di Indonesia akan menonton iklan dengan imbalan berupa konten gratis, dan 66 persen pemirsa OTT Indonesia mengaku mengingat merek, produk, atau layanan dari iklan terakhir yang mereka lihat. Ini merupakan peluang signifikan bagi pengiklan untuk merangkul OTT sebagai salah satu saluran yang berkembang pesat untuk menjangkau konsumen dalam skala besar.

Oleh karenanya The Trade Desk juga mengumumkan kemitraan strategis dengan RCTI+ dan IndiHome untuk membuka lebih banyak peluang bagi pengiklan.

“Kami senang dan sangat bersemangat untuk dapat bermitra dengan pemimpin pasar seperti RCTI+ dan IndiHome dan kami akan terus meningkatkan efektivitas penyedia layanan inventory periklanan untuk membantu pengiklan mengikuti perubahan perilaku konsumen,” pungkas Florencia Eka.

Terkait

Artikel Terkait

5 Kelebihan Wuling Almaz EX, yang Terakhir Indonesia Banget

Techbiz.id - Wuling Almaz Exclusive atau dikenal Almaz EX menjadi salah satu tipe yang cukup banyak menjadi pilihan konsumen...