Kamis, September 23, 2021
Beranda News Huawei Gelontorkan USD100 Juta untuk Startup Asia Pasifik

Huawei Gelontorkan USD100 Juta untuk Startup Asia Pasifik

Must Read

Terungkap! Ini Bocoran Harga Samsung Galaxy Buds 2

Techbiz.id - Samsung Galaxy Buds 2 disebut-sebut menjadi salah satu perangkat yang akan dirilis oleh Samsung melalui ajang Galaxy...

Persaingan Konten Digital Perusahaan Media Makin Sengit

Techbiz.id - Di Indonesia, persaingan antara berbagai perusahaan media untuk memonetisasi konten di industri yang sangat kompetitif makin sengit....

Telkomsel Ajak Inovator Lokal Kembangkan Ekosistem Digital

Techbiz.id -Telkomsel kembali mengajak para inovator dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkolaborasi mengembangkan ekosistem digital lewat Telkomsel Innovation...

Apa Itu UnlimitedMax Telkomsel?

Techbiz.id - Mungkin sebagian dari Kalian masih belum familiar dengan paket UnlimitedMax milik Telkomsel. UnlimitedMax merupakan kartu perdana dengan...

Indonesia Kehilangan Pejuang Teknologi

TechBiz - Rakyat Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaik bangsa. Pada hari Rabu, 11 September 2019, Presiden RI...

Kingston Kuasai Pangsa Pasar SSD

Techbiz.id - Kingston mengumumkan bisnis SSD-nya yang terus tumbuh dan permintaan SSD sepanjang periode Q1 di tahun 2020 tetap...

Techbiz.id – Huawei mengumumkan rencananya menginvestasikan USD100 juta guna mendukung perusahaan-perusahaan rintisan atau startup di kawasan Asia Pasifik bersamaan dengan penyelenggaraan perdana HUAWEI CLOUD Spark Founders Summit di Hong Kong dan Singapura.

Dalam pengumumannya, Huawei menyatakan bahwa investasi yang digulirkan melalui Spark Program di kawasan Asia Pasifik, bertujuan untuk membangun ekosistem startup yang berkelanjutan di kawasan tersebut selama tiga tahun ke depan. Huawei sendiri selama ini telah membantu Singapura, Hong Kong, Malaysia dan Thailand dalam membangun startup hub mereka.

Pada pertemuan tingkat tinggi ini, Huawei juga mengumumkan bahwa program ini akan memfokuskan upayanya untuk mengembangkan empat startup hub tambahan di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam. Tujuannya adalah merekrut 1.000 startup untuk bergabung ke dalam program akselerator Spark dan membantu menskalakan 100 startup di antaranya yang terpilih.

Pada gelaran ini, Huawei juga meluncurkan Kolaborasi Cloud-plus-Cloud dan Program Inovasi bersama untuk lebih meningkatkan dukungannya kepada perusahaan-perusahaan startup di seluruh dunia.

Huawei akan mengerahkan upayanya yang terus berkelanjutan dan memanfaatkan portofolio bisnisnya yang lengkap di dalam ruang kolaborasi cloud-plus-cloud untuk mendorong inovasi teknologi, layanan global dan lokal, serta ekosistem bisnis guna mempercepat pertumbuhan startup.

Baca juga: Teknologi Digital Huawei Dorong Pemulihan Ekonomi

Pertemuan tingkat tinggi HUAWEI CLOUD Spark Founders Summit dihadiri oleh perwakilan dari startup-startup terkemuka Asia, akademisi, berbagai industri dan pemerintah, media, lebih dari 50 pemodal ventura terbaik regional dan lebih dari 300 pendiri startup.

Pesan yang disampaikan melalui sambutan maupun diskusi panel pada acara tersebut berfokus pada besarnya nilai sosial ekosistem startup dan bagaimana startup dapat mendorong lahirnya inovasi teknologi dan ekosistem, untuk selanjutnya berkontribusi terhadap pemberdayaan komunitas lokal sekaligus mendorong pembangunan sosial ekonomi.

Pada kesempatan ini Huawei meluncurkan tiga inisiatif tambahan dalam Program Spark Asia Pasifik, yaitu Spark Developer Program yang bertujuan untuk menyokong pembinaan ekosistem pengembang di kawasan Asia Pasifik yang didayai oleh HUAWEI CLOUD; Program Spark Pitstop, yang dirancang  untuk menggabungkan dan mendukung startup di HUAWEI CLOUD agar bisa mempercepat pengembangan produk; dan Spark Innovation Program (SIP) yang berfokus memfasilitasi inovasi perusahaan melalui ekosistem startup Spark. 

Pada saat membuka pertemuan tingkat tinggi, Catherine Chen, Senior Vice President dan Board Member Huawei menekankan betapa pentingnya startup bagi kemajuan sosial. Ia juga menjabarkan upaya penuh komitmen yang telah dilakukan Huawei untuk mendukung perkembangan startup

Menurut Catherine, pada 34 tahun lalu, Huawei adalah startup yang hanya memiliki modal terdaftar sebesar 5.000 dollar. Perusahaan terus berpikir bagaimana dapat memanfaatkan pengalaman dan sumber daya yang kami miliki agar bisa membantu lebih banyak startup mengatasi tantangan mereka.

“Kami berkeyakinan bahwa dukungan tersebut akan bermanfaat dalam membantu startup untuk mengkapitalisasi peluang-peluang yang muncul berkat terselenggaranya transformasi digital, sehingga startup-startup dapat meraih kesuksesan serta kian mampu mengembangkan lebih banyak lagi produk-produk dan solusi inovatif bagi dunia,” ujar Catherine.

Zhang Ping’an, CEO of Huawei’s Cloud Business Unit mengatakan, sejak diluncurkan pada tahun 2017, HUAWEI CLOUD telah menjadi cloud dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan telah mendorong pertumbuhan banyak perusahaan rintisan. Tahun lalu, perusahaan meluncurkan Program Spark di Asia Pasifik.

“Melalui program ini, kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, inkubator terkemuka, perusahaan VC terkenal, dan universitas terkemuka untuk membangun platform yang mampu mendukung startup di berbagai wilayah. Saat ini, 40 startup telahberpartisipasi dalam program kami,” pungkasnya.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Resmi Dirilis, Ini Harga Samsung Galaxy M22

Techbiz.id - Samsung Galaxy M22 secara resmi telah meluncur di Indonesia. Berikut harga dan spesifikasi dari Samsung Galaxy M22. Layaknya...