Kamis, September 23, 2021
Beranda DigiBiz Terima Pendanaan Rp2,1 Triliun, Xendit jadi Startup Unicorn

Terima Pendanaan Rp2,1 Triliun, Xendit jadi Startup Unicorn

Must Read

Mulai Rp600 Ribuan, Xiaomi Hadirkan 3 Vacuum Cleaner di Indonesia

Techbiz.id - Bersamaan dengan peluncuran Mi 11 di Indonesia, Xiaomi juga merilis 3 Vacuum Cleaner terbaru mereka. Ketiga perangkat...

Tren Berkendara Turun, Waze Ajak Pengguna Hadapi Covid-19

Techbiz.id - Sejalan dengan tren global, akibat dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) di beberapa wilayah, tren berkendara...

Smartphone Realme Terjual 50 Juta Unit

Techbiz.id - Lembaga riset Counter point melaporkan bahwa produk smartphone realme telah terjual sebanyak 50 juta unit pada Q3-2020. Dengan...

Bonza Terima Pendanaan dari East Ventures untuk Kembangkan Analitik Data

Techbiz.id - Bonza, perusahaan analisis big data, mengumumkan pendanaan tahap awal (seed funding) dari East Ventures. Pendanaan dari East Ventures...

Grab Beri Pelatihan UMKM Kelompok Terpinggirkan

Techbiz.id - Grab kembali membuka pendaftaran program pelatihan dan pendampingan ‘#TerusUsaha Akselerator’ Batch 2 bagi ratusan UMKM di Indonesia, khususnya...

10 Smartphone Terkencang Versi AnTuTu Maret 2021

Techbiz.id - Seperti biasanya, AnTuTu kembali merilis daftar smartphone dengan performa ngebut di sepanjang Maret 2021. Terdapat dua kategori...

Techbiz.id – Perusahaan infrastruktur pembayaran Xendit menjadi startup unicorn terbaru di Indonesia setelah menerima pendanaan Seri-C senilai Rp2,1 triliun (USD 150 juta)

Xendit berencana untuk terus melakukan inovasi pada jajaran produknya, dengan tujuan ekspansi ke negara-negara terpilih di Asia Tenggara dengan adanya investasi terbaru yang dipimpin oleh Tiger Global Management tersebut. Putaran pendanaan ini juga melibatkan partisipasi dari investornya saat ini, yaitu Accel, Amasia, dan Goat Capital yang dimiliki oleh Justin Kan.

Kawasan Asia Tenggara merupakan pasar yang sangat menarik bagi pertumbuhan inovasi dan disrupsi, terutama karena 70% dari 580 juta populasi di Asia Tenggara saat ini sudah merambah ke dunia online. Pada tahun 2021, nilai ekonomi digital di kawasan ini akan melebihi USD 100 miliar, dan diproyeksikan meningkat tiga kali lipat menjadi lebih dari USD 300 miliar pada tahun 2025.

“Kami sedang melihat pergeseran besar-besar ke ranah digital yang dilakukan hampir semua pelaku usaha, baik pemilik toko kecil di Instagram, sampai perusahaan-perusahaan terbesar di Indonesia. Semua usaha kini harus bisa hadir secara digital,” ujar Moses Lo, Founder dan CEO Xendit.

Baca juga: Xendit Sediakan Pembayaran Digital di Aplikasi MyXL

Lebih lanjut dijelaskan Moses Lo, infrastruktur pembayaran digital Xendit memungkinkan para pelaku usaha baru di kawasan Asia Tenggara untuk dapat menerima pembayaran dengan lebih cepat, dan mendukung para perusahaan besar dengan layanan finansial modern kelas dunia.

Dengan merancang solusi yang sangat terlokalisasi di negara yang terdiri dari 17.508 pulau dengan beragam kebutuhan pelanggan, Xendit mampu membangun solusi-solusi yang menjadi terobosan baru di pasar. Xendit menyediakan layanan pelanggan yang terbaik, dan dapat beradaptasi dengan cepat mengikuti dinamika di Asia Tenggara.

Co-Founder & COO, Xendit, Tessa Wijaya, menyampaikan bahwa Xendit mencatatkan peningkatan total volume pembayaran lebih dari 200% Year-over-Year di Indonesia dan Filipina, melanjutkan rekam jejak yang tumbuh lebih dari 10% dari bulan-ke-bulan, sejak awal pendirian.

“Status baru kami sebagai unicorn akan membantu memperkuat misi yang sejak awal menjadi pegangan kami – yaitu untuk menyediakan infrastruktur keuangan yang andal dan aman bagi jutaan perusahaan di seluruh wilayah Asia Tenggara, dan membantu para pelaku bisnis untuk tumbuh dan maju bersama ekonomi digital yang sedang berkembang,” jelasnya.

Dengan pendanaan baru Xendit, Tessa Wijaya sekaligus menjadi co-founder perempuan pertama di startup Indonesia yang berhasil mengembangkan bisnisnya hingga mencapai status ‘unicorn’.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Oppo A16 Kini Hadir dengan RAM 4GB

Techbiz.id - Dirilis pada Juli lalu, Oppo kini menambah kapasitas RAM dan memori yang lebih besar untuk Oppo A16,...