Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsSatelit SATRIA-1 Jangkau 150 Ribu Titik Layanan Publik

Satelit SATRIA-1 Jangkau 150 Ribu Titik Layanan Publik

Must Read

Techbiz.id – Satelit Multifungsi (SMF) Indonesia Raya 1 (SATRIA-1) selain sebagai cadangan, satelit ini juga akan berfungsi sebagai penambah kapasitas layanan untuk telekomunikasi.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, Satelit SATRIA-1 ditargetkan bisa menjangkau 150.000 titik layanan publik, terbanyak untuk sekolah dan pesantren (93.900) untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan ujian berbasis komputer.

“Satelit itu juga akan memberikan akses internet untuk puskesmas dan rumah sakit di 3.700 titik dan 3.900 titik layanan keamanan masyarakat di wilayah 3T,” ungkap Menteri Johnny.

Selain itu, satelit ini akan menjangkau 47.900 titik kantor desa, kelurahan, kecamatan dan kantor pemerintahan daerah lainnya serta 600 titik layanan publik lainnya.

Baca juga: Operasional Satelit SATRIA-1 Didukung 11 Stasiun Bumi

Lebih lanjut disampaikan Menominfo, menurut perhitungan BAKTI, satelit cadangan perlu memiliki kapasitas sekitar 80Gbps. Sementara SATRIA-1 memiliki kapasitas transmisi 150Gbps.

Dari sisi konstruksi, satelit ini dimulai pada 3 September 2020. Kemudian, akan diluncurkan sesuai jadwal yaitu pada kuartal kedua 2023 dan bisa beroperasi secara komersial paling lambat pada 17 November tahun yang sama.

Seperti diketahui, pada tanggal 18 Agustus 2021 lalu telah dilaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk Stasiun Pusat Pengendali Satelit Primer, Network Operation Control dan Gateway Proyek SATRIA-1 di Cikarang, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

“Hal ini menandai telah dimulainya pembangunan untuk ruas bumi Proyek SATRIA-1, sekaligus menunjukkan bahwa meskipun masih berada di tengah situasi pandemi, kami terus melayani masyarakat,” pungkas Menteri Johnny.

Terkait

Artikel Terkait

Oppo Rajai Pasar Smartphone Indonesia di Q1 2022

Techbiz.id - Firma riset Counterpoint, melaporkan Oppo berhasil merajai pasar smartphone Indonesia pada kuartal pertama (Q1) tahun 2022. Menurut data...