Tuesday, July 27, 2021
Home News Kominfo Bebenah Situs Nonton Film Bajakan

Kominfo Bebenah Situs Nonton Film Bajakan

Must Read

Begini Caranya Tarik Emas Fisik di DANA eMAS

Techbiz.id - Melalui fitur DANA eMAS yang tersedia di aplikasi dompet digital DANA, selain dapat membeli emas digital, kini...

Alibaba Sediakan Cloud Pin Olimpiade Tokyo 2020 untuk Pekerja Media

Techbiz.id - Alibaba Group menghadirkan Alibaba Cloud Pin, sebuah digital pin berbasis teknologi awan, untuk para pekerja media di...

Rekomendasi Hp Oppo Harga Rp 1 Jutaan Terbaru 2021

Techbiz.id - Oppo termasuk brand teknologi yang cukup aktif meramaikan pasar handphone (hp) di Indonesia. Hp yang dirilis Oppo...

Acer Hadirkan Warna Baru Laptop Swift 3 Infinity 4 di Indonesia

Techbiz.id - Memadukan desain yang baru dan unik serta hadirnya sertifikasi Intel Evo, Acer secara resmi memperkenalkan Swift 3...

Alibaba Punya Teknologi Kurangi Resiko Heatstroke

Techbiz.id - Untuk mengurangi resiko terkena heatstroke atau sengatan panas selama musim panas di Tokyo, Alibaba Group mengumumkan solusi berbasis teknologi cloud baru...

Techbiz.id – Situs nonton film bajakan sudah lama beredar di internet. Yang paling terkenal adalah IndoXXI. Situs tersebut bahkan sudah memiliki aplikasi di Google Play Store.

Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah melalukan “sweeping” situs nonton film bajakan. Langkah yang diambil pemerintah dalam membersihkan situs nonton film ilegal tersebut dengan memblokirnya.

Dilansir kompas.com, Samuel Pangarepan, Drektur Jenderal Aptika Kominfo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghapus lebih dari 1.000 laman terkait nonton film bajakan.

“Kami sudah menghapus lebih dari 1.000 laman yang terkait Piracy (pembajakan),” ujar Semuel, Minggu (22/12/2019).

Menurut hasil YouGov, pemblokiran situs tersebut telah dilaksanakan Kominfo dalam waktu enam bulan terakhir, atau terhitung mulai Juli 2019. Dalam survei tersebut, hampir 63 persen (dari 1.045 sampel) pengguna online di Indonesia memiliki perilaku nonton konten online dengan mengakses situs web streaming bajakan.

Baca juga: Kominfo Pastikan Indonesia Jadi Negara Digital di 2035

Hal tersebut disinyalir karena situs nonton film bajakan tidak dikenakan biaya langganan, atau biaya menonton seperti di bioskop.

Survei tersebut juga membeberkan bahwa sebanyak 35 persen perangkat streaming gelap (ISD) mengakses situs IndoXXI.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh CAP, IndoXXI populer bagi kalangan pengguna yang berusia di rentang 18-24 tahun, yakni sebanyak 44 persen.

Dengan demikian, Video Coalition of Indonesia (VCI) bekerja sama dengan Kominfo guna mengidentifikasi dan memblokir domain yang terkait dengan situs web dan aplikasi bajakan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Resmi di Indonesia, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy M32

Techbiz.id - Samsung Galaxy M32 akhirnya secara resmi telah dijual di Indonesia. Ponsel pintar ini dipasarkan seharga Rp 3...