Sabtu, September 18, 2021
Beranda Telco Solusi AIR Ericsson dapat Percepat Implementasi 5G

Solusi AIR Ericsson dapat Percepat Implementasi 5G

Must Read

Aplikasi Ini Bisa Bikin Rajin Cuci Tangan

Techbiz.id - Untuk membantu orang-orang terbiasa mencuci tangan dengan benar, Samsung telah meluncurkan aplikasi Hand Wash untuk pengguna Samsung...

Telkomsel Hadirkan Solusi Manajemen Aset Berbasis IoT

Techbiz.id - Telkomsel memperkenalkan layanan Asset Performance Management, sebuah solusi end-to-end berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung inisiatif...

XL Axiata Perkuat Jaringan di Kawasan Industri Jabar

Techbiz.id - Kawasan industri baru yang berlokasi di segitiga emas Majalengka, Cirebon, dan Subang menjadi salah satu fokus penguatan...

Riset: Serangan Mobile Malware Di Indonesia Menurun

Techbiz.id - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky menunjukkan bahwa sebanyak 378.973 upaya malware seluler terdeteksi di Indonesia tahun lalu. Ini...

Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 Resmi Dirilis, Ini Harganya

Techbiz.id - Dua smartphone foldable terbaru Samsung yakni Galaxy Z Fold3 5G dan Galaxy Z Flip3 5G resmi diluncukan...

Begini Caranya Tarik Emas Fisik di DANA eMAS

Techbiz.id - Melalui fitur DANA eMAS yang tersedia di aplikasi dompet digital DANA, selain dapat membeli emas digital, kini...

Techbiz.id – Implementasi jaringan 5G di pita frekuensi sedang bisa lebih cepat dilakukan oleh operator telekomunikasi dengan menggunakan solusi antenna-integrated radio (AIR) terbaru milik Ericsson.


Hybrid AIR dan Interleaved AIR adalah solusi terbaru di portofolio Ericsson Radio System, yang mampu meningkatkan produk 5G perusahaan

Keterbatasan ruang fisik di beberapa menara BTS menjadi tantangan bagi penyedia layanan komunikasi, yang ingin memperluas jaringan mereka untuk mengimplementasikan 5G.

Solusi AIR secara langsung mengatasi masalah tersebut dan memungkinkan penyedia layanan komunikasi mengelola lokasi dan menara BTS makro yang kian kompleks, serta mengurangi footprint dan biaya optimasi jaringan.

Baca juga: NTT Docomo Uji Coba 5G pada Piala Dunia Rugby

Saat diimplementasikan dengan teknologi Massive MIMO, penyedia layanan komunikasi dapat mengimplementasikan 5G di pita frekuensi sedang dengan solusi baru ini yang lebih cepat dan dalam skala lebih besar.

Per Narvinger, Head of Product Area Networks, Ericsson mengatakan, di beberapa lokasi jaringan, ukuran perangkat adalah segalanya. Penyedia layanan komunikasi secara global sering memiliki kemungkinan terbatas  dalam menambah ruang fisik yang sudah penuh dengan peralatan jaringan.

Operator dikatakan Narvinger membutuhkan solusi yang sesuai dengan ketersediaan ruang yang ada saat ini selagi tetap memberikan kinerja luar biasa.

“Dengan solusi Hybrid AIR dan Interleaved AIR, kami dapat membantu pelanggan untuk memberikan manfaat 5G Massive MIMO dengan cepat kepada lebih banyak pengguna,” jelasnya.

Simulasi perhitungan para ahli Ericsson menunjukkan bahwa peningkatan ke Hybrid AIR atau  Interleaved AIR dengan Massive MIMO dapat menghasilkan kapasitas pita lebar seluler tujuh kali lebih besar daripada yang saat ini tersedia dari antena multiband.

Peningkatan kapasitas berasal dari efisiensi spektral Frequency Division Duplex (FDD) yang ditingkatkan, pita FDD baru, dan tambahan Massive MIMO di pita frekuensi sedang. Solusi AIR baru juga meningkatkan kapasitas 4G.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

OPPO dan Tim Renang Indonesia Kampanyekan Hidup Sehat

Techbiz.id - Menggandeng tim renang Indonesia, OPPO Find X3 Pro 5G kembali menggelar kampanye OPPO Find Health untuk mendorong...