Thursday, February 25, 2021
Home Telco Solusi AIR Ericsson dapat Percepat Implementasi 5G

Solusi AIR Ericsson dapat Percepat Implementasi 5G

Must Read

Fitur Pinjaman dan Tabungan Emas Pegadaian Kini Ada di Aplikasi LinkAja

Techbiz.id - Sejumlah layanan Pegadaian kini bisa diakses melalui aplikasi LinkAja. Ini merupakan bentuk komitmen Pegadaian dan LinkAja dalam...

iPhone 13 Ditopang Modem Snapdragon X60, Gimana Performanya?

Techbiz.id - Laporan terbaru menyebut iPhone 13 mendatang bakal ditopang oleh baseband 5G Qualcomm, modem Snapdragon X60. Snapdragon X60 sendiri...

Harga dan Spesifikasi 3 Laptop Zenbook Terbaru Asus

Techbiz.id - Tiga laptop ZenBook terbaru resmi diperkenalkan Asus dalam acara peluncuran bertajuk "Built For Brilliance", yaitu ZenBook Flip...

Canggih, Xiaomi Bakal Rilis 3 Smartphone Andalan dengan Snapdragon 888?

Techbiz.id - Xiaomi kabarnya siap menggebrak pasar smartphone. Brand teknologi itu dilaporkan bakal merilis 3 model smartphone andalan sekaligus. Menurut...

Daftar Smartphone 5G yang hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp5 Juta

Techbiz.id - Sampai saat ini, Indonesia masih belum mendukung hadirnya jaringan generasi kelima alias 5G. Namun, itu tak menjadi...

Techbiz.id – Implementasi jaringan 5G di pita frekuensi sedang bisa lebih cepat dilakukan oleh operator telekomunikasi dengan menggunakan solusi antenna-integrated radio (AIR) terbaru milik Ericsson.


Hybrid AIR dan Interleaved AIR adalah solusi terbaru di portofolio Ericsson Radio System, yang mampu meningkatkan produk 5G perusahaan

- Advertisement -

Keterbatasan ruang fisik di beberapa menara BTS menjadi tantangan bagi penyedia layanan komunikasi, yang ingin memperluas jaringan mereka untuk mengimplementasikan 5G.

Solusi AIR secara langsung mengatasi masalah tersebut dan memungkinkan penyedia layanan komunikasi mengelola lokasi dan menara BTS makro yang kian kompleks, serta mengurangi footprint dan biaya optimasi jaringan.

Baca juga: NTT Docomo Uji Coba 5G pada Piala Dunia Rugby

Saat diimplementasikan dengan teknologi Massive MIMO, penyedia layanan komunikasi dapat mengimplementasikan 5G di pita frekuensi sedang dengan solusi baru ini yang lebih cepat dan dalam skala lebih besar.

Per Narvinger, Head of Product Area Networks, Ericsson mengatakan, di beberapa lokasi jaringan, ukuran perangkat adalah segalanya. Penyedia layanan komunikasi secara global sering memiliki kemungkinan terbatas  dalam menambah ruang fisik yang sudah penuh dengan peralatan jaringan.

Operator dikatakan Narvinger membutuhkan solusi yang sesuai dengan ketersediaan ruang yang ada saat ini selagi tetap memberikan kinerja luar biasa.

“Dengan solusi Hybrid AIR dan Interleaved AIR, kami dapat membantu pelanggan untuk memberikan manfaat 5G Massive MIMO dengan cepat kepada lebih banyak pengguna,” jelasnya.

Simulasi perhitungan para ahli Ericsson menunjukkan bahwa peningkatan ke Hybrid AIR atau  Interleaved AIR dengan Massive MIMO dapat menghasilkan kapasitas pita lebar seluler tujuh kali lebih besar daripada yang saat ini tersedia dari antena multiband.

Peningkatan kapasitas berasal dari efisiensi spektral Frequency Division Duplex (FDD) yang ditingkatkan, pita FDD baru, dan tambahan Massive MIMO di pita frekuensi sedang. Solusi AIR baru juga meningkatkan kapasitas 4G.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Hasilkan Suara Berkualitas, Sharp Luncurkan Active Speaker High Definition

Techbiz.id - Selama pandemi, seluruh aktivitas seperti bekerja atau belajar, harus dijalankan dari rumah. Melihat hal ini, guna menunjang...

Artikel Terkait