Rabu, Juli 24, 2024

Tri Indonesia Transformasi Jaringan Hadapi 5G

Techbiz.id – Tri Indonesia telah berhasil melakukan transformasi jaringan melalui implementasi Packet Core yang terdistribusi di 27 lokasi di Indonesia.

Upaya yang dimulai sejak tahun 2017 ini mengurangi latensi layanan jaringan 3 dan memberikan koneksi internet yang makin lancar dan bebas lag untuk pelanggan.

Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, konsumsi data oleh pengguna layanan telekomunikasi meningkat sebanyak dua kali lipat di setiap tahunnya.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan perangkat pintar, perkembangan konten video, serta maraknya aplikasi streaming.

Baca juga: Nokia Tingkatkan Kapasitas Jaringan 4G Tri Indonesia

Pada saat yang sama, terdapat permintaan kuat dari pengguna supaya penyedia layanan telekomunikasi dapat meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengakses internet, yang bisa dicapai dengan meminimalkan latensi jaringan.

Menurut Chief Technical Officer Hutchison Tri Indonesia Desmond Cheung, untuk menyediakan akses internet dengan latensi rendah, Packet Core Network 3 Indonesia dilengkapi arsitektur Control and User Plane Separation (CUPS)

Arsitektur CUPS ini dijelaskan Desmond Cheung mampu mengurangi latensi jaringan sebanyak 23% saat pengguna mengakses jaringan Tri Indonesia.

Dengan latensi yang rendah, pengguna dapat menikmati pengalaman mobile gaming yang semakin baik dan meeting virtual yang lebih lancar, khususnya selama pandemi ketika banyak perusahaan yang mengimbau karyawannya untuk bekerja dari rumah.

Transformasi jaringan dengan teknologi mutakhir ini juga semakin memantapkan kesiapan Tri untuk menyambut 5G di Indonesia dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami. Transformasi Core Network yang progresif ini memungkinkan kami melayani berbagai aplikasi seluler dan membawa banyak manfaat bagi pelanggan,” kata Desmond

Tidak hanya itu, Packet Core Network juga melancarkan langkah Tri untuk menyiapkan jaringan 5G dan layanan komunikasi yang membutuhkan latensi sangat rendah (Ultra-Reliable Low Latency Communication/URLLC).

Packet Core Network Tri Indonesia juga mendukung teknologi Cloud-Native untuk jaringan yang fleksibel dengan layanan Service Awareness dan fungsi jaringan yang dapat dipasang kapanpun dan dimanapun.

Fitur Cloud Native mempercepat  implementasi menuju ke jaringan 5G sehingga memangkas waktu persiapan pengoperasian 5G di masa depan.

“Tri Indonesia senantiasa meningkatkan kualitas layanan dan jaringannya. Melalui transformasi jaringan ini, pelanggan akan mendapatkan pengalaman internet yang lebih baik lagi di jaringan 4.5G Pro yang telah tersedia di lebih dari 34,000 desa di Indonesia,” pungkasnya.

Terkait

Artikel Terkait

Memajukan Potensi Digital Bersama Gerakan 100% untuk Indonesia

Techbiz.id - Akses internet merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Tergantung bagaimana pemanfaatannya,...