Friday, October 2, 2020
Home Telco Huawei Sediakan Solusi AirPON Buat Operator Gelar FTTH

Huawei Sediakan Solusi AirPON Buat Operator Gelar FTTH

Must Read

Good Doctor Sediakan KADO untuk Anak Pejuang Kanker

Techbiz.id - Good Doctor bersama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) hari ini meluncurkan inisiatif program...

Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Tahap 1

Techbz.id - Telkomsel telah menyalurkan bantuan kuota data internet Tahap 1 yang dilaksanakan secara berkala pada tanggal...

Jutaan Ponsel Baru Terancam Tidak Bisa Digunakan

Techbiz.id - Jutaan perangkat ponsel baru terancam akan tidak bisa digunakan menyusul penuhnya kapasitas mesin CEIR yang...

Techbiz.idHuawei menyediakan solusi AirPON buat operator seluler yang ingin gelar layanan fiber to the home (FTTH) untuk efisiensi biaya.

Solusi ini menggunakan kembali situs-situs nirkabel yang telah ada untuk membangun akses penuh ke jaringan fiber bagi para operator seluler dengan cepat dan berbiaya rendah.

- Advertisement -

Dalam membangun konstruksi jaringan FTTH biasanya, operator harus menerapkan OLTs di ruang peralatan kantor pusat dan meletakkan kabel optik besar untuk menjangkau para pengguna.

Baca juga: Huawei Sediakan Solusi Cloud Pembayaran Digital

Hal ini tentu saja membutuhkan investasi awal skala besar dan penyelesaian masalah yang kompleks seperti akuisisi ROW. Akibatnya, pembangunan jaringan selalu memakan waktu, mahal, sementara penyediaan layanan yang lambat.

Solusi Huawei AirPON secara khusus mengatasi tantangan ini karena dapat mempersingkat kabel optik antara OLT dan pengguna.

“Solusi AirPON dapat mempersingkat kabel optik dari lebih dari 3 km menjadi di bawah 300 m, sangat meningkatkan efisiensi penyebaran kabel optik, dan mengurangi periode ROI menjadi kurang dari 3 tahun,” kata Gary Lu, President Huawei Network Marketing & Solution Sales Department.

Dengan solusi ini dikatakan Garry, para operator dapat memperoleh manfaat lebih cepat saat membangun jaringan akses full-fiber

Menurut Wakil Presiden Globe Filipina, Joel Agustin, solusi AirPON Huawei membantu pihaknya meluncurkan jaringan FTTH secara efisien dengan perizinan ROW sederhana dan akuisisi lokasi serta memungkinkan menyediakan layanan broadband fiber dengan cepat.

Andy Ma, CEO Huawei Indonesia Carrier Business mengatakan, “Indonesia merupakan pasar yang berkembang pesat untuk pengembangan jaringan Fiber to the Home (FTTH).

Optimalisasi biaya total kepemilikan (TCO) dan peningkatan cakupan menjadi perhatian utama para operator saat ini.

Dibandingkan dengan jaringan FTTH tradisional, solusi AirPON yang inovatif dari Huawei memungkinkan para operator menggunakan kembali situs nirkabel untuk pembangunan jaringan fixed broadband yang cepat dan berbiaya rendah.

“Operator dapat merealisasikan penghematan belanja modal dan peningkatan Time to Market (TTM) untuk memungkinkan optimalisasi Return on Investment (ROI) sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik bagi pelanggan di Indonesia,” ungkapnya.

Menyusul rilis pertama solusi AirPON Huawei di London pada Februari 2020, 45 operator di seluruh dunia mengadopsinya dalam konstruksi jaringan.

Solusi ini terdiri dari Blade OLT seri OptiXaccess Huawei, Digital QuickODN (DQ ODN), dan seri OptiXstar eAI ONT. Solusi ini menggunakan kembali situs seluler yang ada untuk membangun jaringan akses full-fiber

Beberapa keunggulan yang dimiliki AirPON:

Akuisisi lokasi

OLT blade luar ruangan dapat dipasang pada tiang atau menara seluler yang ada untuk berbagi jaringan backhaul nirkabel untuk transmisi hulu. Situs dapat dipilih dengan cepat dan akurat, tentu saja akan mempercepat proyek dalam tiga bulan.

Penyambungan serat:

Jaringan DQ ODN memiliki fitur manajemen digital, teknologi pra-sambungan, dan konstruksi paralel tanpa penyambungan serat. Teknisi biasa dapat dengan cepat menguasai instalasi dan pemeliharaan jaringan akses full-fiber.

Frame freezing:

eAI ONT dengan cerdas mengidentifikasi jenis layanan dan menggunakan teknologi pemotongan Wi-Fi 6 untuk menyediakan saluran khusus untuk layanan VIP, seperti untuk pendidikan secara online dan game online.

Operator sekarang dapat memonetisasi berdasarkan pengalaman pengguna, mendapatkan ARPU tambahan sebesar USD2-USD10.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Kartu Perdana Smartfren Erafone Tawarkan Berbagai Keuntungan

Techbiz.id - Smartfren bekerja sama dengan Erajaya Group meluncurkan Kartu Perdana Smartfren Erafone sebagai bagian dari kerja...

Oppo Buka Pendaftaran Reno4 Virtual Run

Techbiz.id - Oppo resmi membuka pendaftaran ajang kompetisi lari virtual yang diberinama Reno4 Virtual Run mulai dari tanggal 1 hingga 11 Oktober...

PHD Integrasikan Data Konsumen Untuk Berkompetisi

Techbiz.id - Untuk mengatasi kompetisi antara restoran cepat saji, Pizza Hut Delivery (PHD) melakukan integrasi data konsumen offline dengan data konsumen online.

5 Fitur Galaxy Watch3 untuk Menjaga Kesehatan

Techbiz.id - Di tengah kesibukan sehari-hari, memantau kesehatan tentu akan lebih mudah dilakukan apabila didukung dengan perangkat teknologi yang tepat. Terlebih di...

Telkom Minta Mitra Teknologi Penuhi TKDN

Techbiz.id - Telkom meminta dukungan serta komitmen dari mitra teknologinya (technology owners), dalam mengimplementasikan strategi serta roadmap peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
- Advertisement -

Artikel Terkait