Sunday, February 28, 2021
Home Telco Huawei Sediakan Solusi AirPON Buat Operator Gelar FTTH

Huawei Sediakan Solusi AirPON Buat Operator Gelar FTTH

Must Read

Hadispedia Permudah Pencarian Hadis

Techbiz.id - Pernah kesulitan mencari hadis yang kamu dengar saat pengajian atau shalat Jumat? Kini ada solusinya dalam genggaman lewat...

Unboxing Realme Narzo 30A: Awal Baru Ponsel Gaming

Techbiz.id - Bersamaan dengan mengonfirmasi tanggal peluncuran, Realme juga membocorkan isi kotak (unboxing) dari Realme Narzo 30A yang akan...

Realme GT Jadi Flagship Pertama di 2021

Techbiz.id - Di MWC Shanghai 2021, Realme memperkenalkan flagship terbarunya, Realme GT sebagai smartphone flagship pertamanya di tahun ini. Seri...

Solusi Massive MIMO Ericsson Percepat 5G di Pita Sedang

Techbiz.id - Ericsson telah meluncurkan tiga radio baru dalam portofolio Massive MIMO serta mengembangkan portofolio RAN Compute dengan enam...

Tambah Investasi, Line dan Mizuho Garap Perbankan Digital

Techbiz.id - LINE dan Mizuho Financial Group mengumumkan bahwa anak perusahaan mereka, LINE Financial dan Mizuho Bank, telah setuju...

Techbiz.idHuawei menyediakan solusi AirPON buat operator seluler yang ingin gelar layanan fiber to the home (FTTH) untuk efisiensi biaya.

Solusi ini menggunakan kembali situs-situs nirkabel yang telah ada untuk membangun akses penuh ke jaringan fiber bagi para operator seluler dengan cepat dan berbiaya rendah.

- Advertisement -

Dalam membangun konstruksi jaringan FTTH biasanya, operator harus menerapkan OLTs di ruang peralatan kantor pusat dan meletakkan kabel optik besar untuk menjangkau para pengguna.

Baca juga: Huawei Sediakan Solusi Cloud Pembayaran Digital

Hal ini tentu saja membutuhkan investasi awal skala besar dan penyelesaian masalah yang kompleks seperti akuisisi ROW. Akibatnya, pembangunan jaringan selalu memakan waktu, mahal, sementara penyediaan layanan yang lambat.

Solusi Huawei AirPON secara khusus mengatasi tantangan ini karena dapat mempersingkat kabel optik antara OLT dan pengguna.

“Solusi AirPON dapat mempersingkat kabel optik dari lebih dari 3 km menjadi di bawah 300 m, sangat meningkatkan efisiensi penyebaran kabel optik, dan mengurangi periode ROI menjadi kurang dari 3 tahun,” kata Gary Lu, President Huawei Network Marketing & Solution Sales Department.

Dengan solusi ini dikatakan Garry, para operator dapat memperoleh manfaat lebih cepat saat membangun jaringan akses full-fiber

Menurut Wakil Presiden Globe Filipina, Joel Agustin, solusi AirPON Huawei membantu pihaknya meluncurkan jaringan FTTH secara efisien dengan perizinan ROW sederhana dan akuisisi lokasi serta memungkinkan menyediakan layanan broadband fiber dengan cepat.

Andy Ma, CEO Huawei Indonesia Carrier Business mengatakan, “Indonesia merupakan pasar yang berkembang pesat untuk pengembangan jaringan Fiber to the Home (FTTH).

Optimalisasi biaya total kepemilikan (TCO) dan peningkatan cakupan menjadi perhatian utama para operator saat ini.

Dibandingkan dengan jaringan FTTH tradisional, solusi AirPON yang inovatif dari Huawei memungkinkan para operator menggunakan kembali situs nirkabel untuk pembangunan jaringan fixed broadband yang cepat dan berbiaya rendah.

“Operator dapat merealisasikan penghematan belanja modal dan peningkatan Time to Market (TTM) untuk memungkinkan optimalisasi Return on Investment (ROI) sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik bagi pelanggan di Indonesia,” ungkapnya.

Menyusul rilis pertama solusi AirPON Huawei di London pada Februari 2020, 45 operator di seluruh dunia mengadopsinya dalam konstruksi jaringan.

Solusi ini terdiri dari Blade OLT seri OptiXaccess Huawei, Digital QuickODN (DQ ODN), dan seri OptiXstar eAI ONT. Solusi ini menggunakan kembali situs seluler yang ada untuk membangun jaringan akses full-fiber

Beberapa keunggulan yang dimiliki AirPON:

Akuisisi lokasi

OLT blade luar ruangan dapat dipasang pada tiang atau menara seluler yang ada untuk berbagi jaringan backhaul nirkabel untuk transmisi hulu. Situs dapat dipilih dengan cepat dan akurat, tentu saja akan mempercepat proyek dalam tiga bulan.

Penyambungan serat:

Jaringan DQ ODN memiliki fitur manajemen digital, teknologi pra-sambungan, dan konstruksi paralel tanpa penyambungan serat. Teknisi biasa dapat dengan cepat menguasai instalasi dan pemeliharaan jaringan akses full-fiber.

Frame freezing:

eAI ONT dengan cerdas mengidentifikasi jenis layanan dan menggunakan teknologi pemotongan Wi-Fi 6 untuk menyediakan saluran khusus untuk layanan VIP, seperti untuk pendidikan secara online dan game online.

Operator sekarang dapat memonetisasi berdasarkan pengalaman pengguna, mendapatkan ARPU tambahan sebesar USD2-USD10.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Tingkatkan Aplikasi, Telegram Rilis 3 Fitur Baru

Techbiz.id - Dengan kontroversi mengenai kebijakan privasi WhatsApp, banyak pengguna smartphone memutuskan untuk mencoba layanan lain seperti Telegram. Layanan...

Artikel Terkait