Sabtu, Oktober 1, 2022

Kapasitas CEIR Penuh, Kemenperin Tidak Bisa Input IMEI

Techbiz.id – Kemeterian Perindustrian kini sudah tidak bisa lagi mengupload data International Mobile Equipment Identity (IMEI) pada mesin CEIR dikarenakan kapasitas yang penuh dan sudah tidak memadai lagi untuk dilakukan penambahan database.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan redaksi Techbiz Indonesia, kapasitas terpakai mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) yang digunakan untuk pengendalian IMEI ini sudah hampir penuh mencapai 95 persen.

Lebih lanjut disebutkan, pada tanggal 23 September 2020, kapasitas CEIR yang telah mencapai 95% dikhawatirkan pihak ATSI akan membuat CEIR tersebut down mengingat kapasitas yang hampir full.

Baca juga: Waduh, Ponsel Resmi Juga Banyak Ngga Dapat Sinyal

“Untuk itu ATSI menutup akses bagi Kemenperin untuk melakukan upload IMEI TPP ke dalam database CEIR sehingga produk HKT yang baru diproduksi maupun impor yang telah dilaporkan ke Kemenperin melalui TPP menjadi tidak dapat diupload ke dalam CEIR,” bunyi keterangan yang diterima redaksi.

Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Marwan O Baasir menyatakan bahwa ATSI sudah menyelesaikan semua tahapan project timeline dalam aturan pengendalian IMEI.

“Segera dalam empat minggu kedepan akan diserahkan (mesin CEIR) ke kominfo dan menperin,” jelas Marwan.

Hingga berita ini diturunkan, baik Kementerian Kominfo maupun Kemenperin belum memberikan tanggapan atas informasi ini.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI), Ali Soebroto membenarkan informasi mengenai penuhnya kapasitas mesin CEIR ini. “Infonya begitu,” ujar Ali melalui pesan singkat.

Seperti diketahui mulai 15 Setember 2020 Pemerintah Indonesia memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI menggunakan mesin CEIR.

Sejak pemberlakuan tersebut, perangkat HKT yang nomor IMEI-nya tidak terdaftar pada mesin CEIR akan terblokir dan tidak dapat digunakan. HIngga saat ini menurut Marwan sudah ada 1,1 miliar nomor IMEI yang sudah masuk dalam database CEIR.

Terkait

Artikel Terkait

Titipku Lapak Optimalisasi Manajemen Pedagang Pasar

Techbiz.id - Untuk mempermudah proses digitalisasi pasar, Titipku menghadirkan aplikasi Titipku Lapak. Titipku Lapak adalah aplikasi untuk para pedagang...