Sunday, September 27, 2020
Home News Waduh, Ponsel Resmi Juga Banyak Ngga Dapat Sinyal

Waduh, Ponsel Resmi Juga Banyak Ngga Dapat Sinyal

Must Read

Ungkap Tanggal Peluncuran, Vivo V20 Buka Pre Order

Techbiz.id - Vivo memastikan waktu peluncuran vivo V20 dan V20 SE dan membuka blind pre order.

Erajaya Buka 3 Outlet Baru di Grand Indonesia

Techbiz.id - Erajaya Group secara serentak meresmikan 3 retail outlet baru miliknya di East Mall Grand Indonesia,...

TikTok Tunjuk 7 Orang Dewan Keamanan

Techbiz.id - TikTok memperkenalkan Dewan Penasihat Keamanan Se-Asia Pasifik yang terdiri dari para ahli yang berkompeten di...

Techbiz.id – Pemerintah telah resmi menerapkan kebijakan pengendalian IMEI untuk meredam peredaran ponsel black market (ilegal) dengan menggunakan sistem CEIR sejak tanggal 15 September 2020.

Dengan kebijakan ini, ponsel BM tidak akan mendapatkan sinyal dari operator selular sehingga tidak dapat digunakan untuk berkomunikasi.

- Advertisement -

Namun sayangnya, dalam penerapan pengendalian IMEI ini, ponsel resmi juga banyak yang tidak mendapatkan sinyal. Khususnya yang dijual setelah tanggal 15 September 2020.

Baca juga: Pengendalian IMEI Diterapkan, Ponsel BM Siap Disuntik Mati

Informasi ini redaksi dapatkan dari sumber yang merupakan salah satu pelaku di industri smartphone.

“IMEI pada mati, gara-gara ada permasalahan di database Kemenperin. Jadi perangkat-perangkat baru (resmi dan legal) disini ada beberapa yang IMEInya telat disubmit oleh kemenperin. Imbasnya parangkat resmi pada nggak bisa dapet jaringan data,” sebut sumber tersebut.

Lebih lanjut disampaikan sumber techbiz.id, sesuai info dari pabrik, semua produsen juga mengalami hal ini.

Terkait hal ini, Dirjen Sumber Daya Pos dan Perangkat Informatika Kominfo, Ismail ketika dihubungi melalui pesan singkat menyarankan untuk menghubungi ATSI jika ada kendala teknis.

“Silahkan ditanyakan ke ATSI kalau ada masalah teknis, apakah ada buktinya? Kalau ada list No IMEI nya akan kita cek di sistem,” ucap Ismail.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier belum memberikan tanggapan terkait hal ini ketika dihubungi melalui layanan pesan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Future Leaders Ciptakan Belasan Solusi Berbasis IoT

Techbiz.id - Belasan proyek solusi berbasiskan Internet of Thing (IoT) saat ini tengah dirampungkan oleh para mahasiswa peserta program...

ShopeePay Ajak Masyarakat Hemat Belanja

Techbiz.id - Situasi PSBB ketat yang digalakkan ShopeePay mengajak penggunanya untuk belanja hemat menggunakan fitur yang ada di aplikasinya untuk memenuhi kebutuhan...

Ternyata Bukan Seri F Smartphone Baru Oppo

Techbiz.id - Smartphone terbaru Oppo yang memiliki kode CPH 2209 dan juga yang telah diunggah Raisa pada media sosial Instagram milik Oppo...

Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Tahap 1

Techbz.id - Telkomsel telah menyalurkan bantuan kuota data internet Tahap 1 yang dilaksanakan secara berkala pada tanggal mulai 22 hingga 24 September...

Xiaomi Siapkan Puluhan Ribu Paket Belajar dari Rumah

Techbiz.id - Xiaomi menyiapkan puluhan ribu paket belajar dari rumah dalam rangka memberikan dukungan kepada para pelajar dalam pembelajaran jarak jauh selama...
- Advertisement -

Artikel Terkait