Saturday, July 24, 2021
Home DigiBiz AWS Tawarkan Layanan Bayar Sesuai Kapasitas

AWS Tawarkan Layanan Bayar Sesuai Kapasitas

Must Read

Rekomendasi Hp Xiaomi dengan Empat Kamera Terbaru 2021

Techbiz.id - Xiaomi memiliki sejumlah handphone (hp) yang dibekali dengan empat kamera. Kehadiran empat kamera itu merupakan perpaduan dari...

Layanan VoLTE XL Axiata Jangkau 224 Kota/Kabupaten

Techbiz.id - Jangkauan wilayah layanan Voice over LTE (VoLTE) milik XL Axiata hingga Juni 2021 dilaporkan sudah bisa dinikmati...

Tampil Menawan, Begini Wujud Asli Huawei P50

Techbiz.id - Huawei telah mengkonfirmasi bahwa seri Huawei P50 telah ditetapkan untuk dirilis pada 29 Juli mendatang. Dengan demikian, ponsel...

Rilis Besok, Ini Spesifikasi realme C21Y di Indonesia

Techbiz.id - Realme memastikan perangkat realme C21Y akan hadir pada 19 Juli mendatang. Lantas, Bagaimana dengan spesifikasi realme C21Y? Spesifikasi...

Update Harga realme C11 Juli 2021, Diskon Rp 300 Ribu!

Techbiz.id - Sebagai ponsel entry level, realme C11 dibanderol dengan harga yang terjangkau. Kini, memasuki akhir Juli 2021, banderol...

Techbiz.id – Amazon Web Service (AWS) menawarkan layanan komptasi awan (cloud computing) yang fleksibel degan membayar sesuai kapasitas yang digunakan.

Hal ini menurut , Country Leader AWS Indonesia, Gunawan Susanto merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk untuk membantu perusahaan rintisan menekan biaya operasionalnya.

Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan penggunaan anggaran yang fleksibel lebih berpengaruh dalam mengoptimalkan anggaran belanja teknologi, khususnya bagi perusahaan rintisan.

Dalam memberikan layanannya ini, AWS menawarkan skema pay as you use yang artinya pengguna dapat membayar sesuai dengan kapasitas yang digunakan.

Baca juga: Transformasi Digital, Hankook Tire Gandeng AWS

“Pemilik perusahaan rintisan bisa memfokuskan dana mereka untuk pengembangan pasar dengan membayar sesuai dengan kapasitas yang dipakai,” ungkapnya.

Fleksibilitas pengaturan anggaran menurutnya sangat dibutuhkan oleh perusahaan rintisan agar kapasitas komputasi awan yang disewanya dapat digunakan optimal dan tidak terbuang sia-sia, terutama disaat pandemi seperti sekarang ini.

Misalnya saja, bagi perusahaan rintisan yang terdampak negatif, mereka hanya perlu menggunakan sedikit kapasitas komputasi awan agar potensi kehilangan kapasitas dapat diperkecil.

Sementara itu bagi perusahaan rintisan yang terdongkrak bisnisnya karena pandemi harus meningkatkan kapasitasnya agar bisa mengambil potensi pendapatan.

Gunawan juga mengingatkan perusahaan startup tidak mudah tegoda dengan potongan harga yang ditawarkan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan anggaran teknologi.

“Banyak yang salah langkah bahwa diskon yang lebih besar untuk mengoptimalkan biaya. Memang betul, tetapi yang paling betul adalah optimal biaya yang berlanjutan,” jelas Gunawan.

Fleksibilitas layanan yang ditawarkan AWS ini diklaim Gunawan dapat menghemat anggaran teknologi perusahaan hingga 30 persen dan anggaran pengembangan perangkat lunak sebesar 50 persen. Seperti yang terjadi pada Bhineka.

AWS juga memberikan potongan harga yang signifikan bagi pelanggan setia. AWS mengklaim sejak 2006, AWS telah menurunkan harga layanan mereka sebanyak 85 kali untuk semua kalangan pelanggan.

“Harga yang fleksibel membantu perusahaan rintisan berhemat hingga 72 persen dengan menggunakan Amazon EC2. Selain itu dengan berkomimtmen menggunakan layanan AWS selama 1 – 3 tahun mereka akan mendapat harga yang lebih rendah,” kata Shukla.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...