Monday, November 30, 2020
Home Business Update Huawei Kantongi Pendapatan Rp1,474 triliun

Huawei Kantongi Pendapatan Rp1,474 triliun

Must Read

Pengguna Dana Bisnis Naik 58%

Techbiz.id - Dompet digital Indonesia, Dana, makin intensif dalam melakukan pemberdayaan fitur Dana Bisnis bagi pengguna di...

Jumpstart Punya Mesin Kopi dengan Teknologi AI

Techbiz.id - Sejak akhir tahun 2017 JumpStart telah meluncurkan Smart Coffee Machine yang dilengkapi dengan teknologi AI...

Tidak Ideal, Operator Tetap Ikut Lelang Frekuensi 2,3Ghz

Techbiz.id - Lelang frekuensi 2300Mhz yang dilakukan Pemerintah dinilai kurang ideal karena hanya menyediakan lebar pita sebesar...

Techbiz.id – Huawei mengumumkan capaian dan pendapatan bisnisnya hingga kuartal ketiga di tahun 2020 yang berhasil meningkatkan pendapatannya hingga 9,9%.

Selama periode kuartal pertama sampai ketiga di tahun 2020 ini, Huawei menghasilkan pendapatan sebesar CNY671,3 miliar atau setara dengan Rp1,474 triliun meningkat 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

- Advertisement -

Pada kuartal kedua tahun 2020, Huawei telah mengirimkan 55,8 juta smartphone di seluruh dunia, mencapai pangsa tertinggi sebesar 20,0% dan berada pada posisi No.1 di pasar smartphone global untuk pertama kalinya.

Huawei menyebutkan, sepanjang tiga kuartal pertama tahun 2020, capaian bisnis Huawei sesuai dengan target yang ditetapkan dan sesuai harapan.

Baca juga: Huawei Naik Peringkat di Fortune Global 500 Tahun 2020

Country Director HUAWEI Consumer Business Group Indonesia​, Fisher Jiang, menyampaikan pencapaian bisnis selama kuartal pertama hingga ketiga tahun 2020 ini dapat dirasakan di berbagai negara, khususnya Indonesia.

“Hal ini mendorong Huawei untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen kami, terutama pada masa pandemi agar kami dapat mendukung revitalisasi ekonomi Indonesia,” ucapnya.

lebih lanjut disampaikan Jiang, saat dunia menerima tekanan akibat dari pandemi COVID-19, rantai pasokan global Huawei berada di bawah tekanan dan produksi serta operasinya menghadapi tantangan yang signifikan.

Namun meski dalam situasi ini, menurutnya Huawei terus melakukan yang terbaik untuk mencari solusi, bertahan dan maju, serta memenuhi kewajibannya kepada pelanggan dan pemasok.

Hal ini terbukti dari peluncuran HMS Core 5.0 pada bulan Juni 2020, yang membuka kesempatan bagi developer dari seluruh dunia untuk meningkatkan kapabilitasnya di bidang software dan hardware.

pendapatan huawei kuartal ketiga

Sampai saat ini, lebih dari 96.000 aplikasi telah terintegrasi dengan HMS Core, dan 73.000 aplikasi luar negeri telah diluncurkan di AppGallery.

Huawei juga turut memperluas pasarnya dengan kontribusi dari 700 juta lebih pengguna, dan membuka kesempatan bagi developer untuk berinovasi.

Huawei melanjutkan inovasi mereka dan memulai kuartal keempat mereka dengan meluncurkan seri terbarunya yaitu HUAWEI Mate 40 Series, smartphone andalan yang revolusioner.

Selain itu, Huawei juga secara resmi merilis 5 produk ​lifestyle mereka di Indonesia yaitu HUAWEI FreeBuds Pro baru, FreeBuds Studio, FreeLace Pro, Gentle Monster – HUAWEI Eyewear II, dan Watch GT 2 Pro yang dapat dipesan melalui periode​pre-order di toko resmi Huawei dan e-commerce pilihan anda.

Produk-produk baru tersebut diluncurkan oleh Huawei untuk mendukung produktivitas konsumennya dalam situasi​new normal saat ini, dengan ekosistem lengkap mulai dari​ smartphone​,​ smartwatch​, perangkat audio, dan juga kacamata pintar.

Kedepannya, Huawei akan terus memberikan inovasi baru dan memanfaatkan kekuatannya dalam teknologi ICT seperti AI,​cloud,​5G, dan komputasi untuk memberikan solusi berbasis skenario, mengembangkan aplikasi industri, dan mengedepankan nilai dari hadirnya jaringan 5G bersama dengan para mitra bisnis.

Sasarannya adalah membantu perusahaan mengembangkan bisnis mereka dan membantu pemerintah meningkatkan industri dalam negeri, memberi manfaat kepada konstituen, dan meningkatkan tata kelola secara keseluruhan.

ICT menurut Jiang telah menjadi landasan masyarakat modern dan pendorong utama di balik pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Huawei percaya bahwa perkembangan yang cepat dan sehat dalam industri ICT akan bergantung pada kolaborasi terbuka dan rasa saling percaya, sehingga Huawei akan terus bekerja sama dengan mitra kami dan menggunakan teknologi ICT yang inovatif untuk menghadirkan inovasi di tengah situasi ini,” tutup Fisher Jiang.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ombudsman: Harus Ada Pengganti BRTI

Techbiz.id - Menyusul dibubarkannya Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) oleh Presiden Joko Widodo, Ombudsman RI menlai harus...

Pengamat: BRTI Bubar, Indonesia Balik Ke Masa Monopoli

Techbiz.id - Pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) oleh Presiden Joko Widodo dinilai pengamat telekomunikasi sebagai sebuah langkah mundur.

Jokowi Diminta Batalkan Pembubaran BRTI

Techbiz.id - Presiden RI, Joko Widodo diminta untuk membatalkan pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Dalam Peraturan Presiden...

Fitur Populer di Oppo Reno Series

Techbiz.id - Banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen saat akan membeli perangkat smartphone. Selain dari spesifikasi, desain, dan komposisi kamera, fitur yang tersemat...

SURGE Siapkan Internet Gratis di Ruang Publik

Techbiz.id - Untuk mengurangi kesenjangan akses internet berkualitas dan terjangkau, SURGE sedang mengembangkan jaringan internet gratis untuk publik dan akan selesai dalam...
- Advertisement -

Artikel Terkait