Monday, January 25, 2021
Home News Kominfo Dukung Startup Bangun Ekonomi Digital

Kominfo Dukung Startup Bangun Ekonomi Digital

Must Read

Game NBA 2K21 Sudah Dipasarkan di Indonesia

Techbiz.id - Dengan bangga 2K Games mengumumkan bahwa NBA 2K21 kini sudah tersedia di Indonesia untuk konsol generasi terbaru...

Platform Video Pendek Mulai Diminati untuk Promosi

Techbiz.id - Potensi platform pembuatan video pendek mulai dilirik oleh berbagai pemilik brand sebagai cara baru untuk melakukan promosi...

Dijual Perdana, Pemesanan Oppo Reno5 Naik 23%

Techbi.id - Oppo memulai penjualan perdana perangkat Reno5 di Indonesia setelah melalui masa pemesanan yang berlangsung secara daring pada...

Diwisuda, Peserta XLFL Wajib Kuasai Berbagai Solusi Digital

Techbiz.id - Sebanyak 149 mahasiswa angkatan ketujuh dan 9 mahasiswa dari angkatan sebelumnya peserta dinyatakan telah selesai mengikuti program...

Samsung Fasilitasi Pelatihan Teknologi Ribuan Warga Biak

Techbiz.id - Samsung memfasilitasi pelatihan teknologi untuk 3700 masyarakat Biak terdiri dari anak-anak, orang tua, guru, komunitas, hingga aparat...

Techbiz.id – Kementerian Kominfo menghadirkan program Startup Studio untuk mendukung ekonomi digital Indonesia dengan menyediakan pendampingan, jejaring talenta digital dan pengembangan skala bisnis para startup digital.

Menurut Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, Startup Studio Indonesia adalah sebuah program pengembangan startup digital secara intensif. Program ini menyediakan akses mentoring dan networking bagi para pegiat startup digital nasional yang ingin mengembangkan usaha serta menyiapkan sumberdaya manusia atau talenta digital. 

- Advertisement -

“Inisiatif ini sejalan dengan mandat dari Presiden Bapak Joko Widodo untuk melakukan akselerasi transformasi digital, di mana salah satu arahannya adalah penyediaan talenta atau SDM digital yang berkualitas,” jelasnya.

Mengutip hasil studi Than and Thang yang dimuat dalam Laporan Bank Dunia, Menteri Johnny menyebutkan Indonesia membutuhkan  setidaknya 600 ribu SDM digital setiap tahun.

Menteri Kominfo menyatakan studi tersebut selaras dengan hasil riset dari Daily Social Tahun 2019 mengenai isu ketersediaan talenta digital menjadi kunci bagi perkembangan industri startup digital di Indonesia, disamping isu ketersediaan akses pendanaan. 

Baca juga: Satelit SATRIA Mundur, Kominfo Minta Perpanjangan Waktu

“Berangkat dari permasalahan tersebut Program Startup Studio Indonesia hadir untuk memfasilitasi startup digital yang berada di titik awal untuk mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas dan juga akses terhadap venture capital lokal maupun global,” tandasnya.

Menurut Menteri Johnny, para pegiat startup digital yang tergabung akan dikumpulkan secara daring selama tiga bulan untuk memperoleh sesi bimbingan dan konsultasi langsung dari pakar industri digital. “Hal tersebut agar pegiat startup digital siap untuk mendapatkan pendanaan yang memadai,” ungkapnya. 

Startup Studio Indonesia merupakan program intensif bagi early-stage startup untuk mengakselerasi skala bisnis yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo. Inisiatif dari program ini sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo dalam upaya memperbaiki ekosistem ekonomi digital, mempermudah sumber pendanaan, mentoring, kerja sama dengan lembaga investasi dunia, birokrasi dan regulasi yang kondusif. 

Saat ini terdapat sebanyak 20 finalis pun lolos pada batch pertama Startup Studio Indonesia yang digagas oleh Kementerian Kominfo.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Tri Beri Tambahan 5GB Setiap Isi Ulang Kuota

Techbiz.id - Sebagai bentuk dukungan dalam membantu produktivitas para pelanggan di tengah perpanjangan PPKM, Tri Indonesia menawarkan promo tambahan kuota...

Artikel Terkait