Monday, May 17, 2021
Home Telco XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

Must Read

Tesla Belum Jual Bitcoin, Akankah Harganya Kembali Naik?

Techbiz.id - CEO Tesla, Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaannya hingga kini belum menjual kepemilikan Bitcoin mereka. "Untuk mengklarifikasi spekulasi, Tesla...

Membuat Foto Momen Lebaran yang Indah Tanpa Blur

Techbiz.id - Kendala silaturahmi akibat adanya imbauan larangan mudik bisa diatasi dengan melakukan panggilan video atau mengabadikan momen Lebaran...

Tesla Tak Lagi Terima Pembayaran dengan Bitcoin

Techbiz.id - Tiga bulan setelah Tesla mengatakan akan mulai menerima cryptocurrency Bitcoin sebagai pembayaran, pembuat mobil listrik itu tiba-tiba...

Trafik Data Indosat Ooredoo Naik 10% Selama Lebaran 2021

Techbiz.id – Aktivitas silaturahmi secara virtual pada saat Ramadan dan Idul Fitri (Lebaran) 2021 telah mendorong trafik data Indosat...

GrosirOne Mulai Galang Pendanaan Serie A

Techbiz.id - GrosirOne, sebuah Start Up Indonesia yang menyediakan solusi bagi bisnis dalam ekosistem Supply Chain dengan meningkatkan pendapatan...

Techbiz.id – Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, XL Axiata mulai mengimplementasikan platform Zero Touch Operation termasuk otomatisasi pengelolaan jaringan (Automation NOC- Network Operation Center).

Dengan platform ini, XL Axiata bisa mempercepat proses deteksi terhadap ganguan jaringan dan dampaknya terhadap pelanggan. Dengan kemampuan mengetahui gangguan lebih awal, maka dampak gangguan, termasuk jumlah pelanggan yang terdampak, bisa diminimalisir.

- Advertisement -

Direktur & Chief Information-Digitalization Officer XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, penerapan platform Zero Touch Operation ini merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dilakukan, di mana sejak tahun 2019 XL Axiata telah melakukan modernisasi pada setiap perangkat penunjang operasi.

Baca juga: 70% Aplikasi di XL Axiata Akan Dipindah ke Awan

“Agar mampu menyediakan berbagai layanan yang maksimal sesuai dengan ekspektasi pelanggan, kami juga berupaya untuk meminimalisir dampak gangguan pada sisi jaringan,” kata Yessie

Dengan menerapkan platform ini, menurut Yessie banyak aktifitas operasional termasuk pengelolaan jaringan bisa diproses secara otomatis dengan pemanfaatan IT yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan.

Zero Touch Operation diterapkan untuk menjalankan pekerjaan yang berulang dan memiliki tingkat kognitif yang rendah, serta membutuhkan sumber daya manusia yang cukup banyak untuk melakukannya.

Dengan platform ini, semua pekerjaan yang sudah memiliki Standard Operational Procedure (SOP) yang baku akan bisa dikerjakan oleh mesin atau tidak perlu lagi dikerjakan secara manual. Dengan demikian, sumber daya yang ada bisa diberdayakan untuk pekerjaan yang lebih produktif guna mencapai tingkat efisiensi operational sesuai yang diharapkan.

Zero Touch Operation xl axiata

Saat ini implementasi platform Zero Touch Operation oleh XL Axiata telah berhasil memberikan manfaat berupa antara lain ketersediaan jaringan meningkat sekitar 4,2%, volume download naik hingga 45%, waktu respon terhadap persoalan jaringan 90% lebih cepat, waktu untuk restorasi 35% lebih cepat, serta peningkatan kualitas 4G hingga 18%.

Semua indikator tersebut menunjukkan peningkatan kinerja penanganan gangguan dan peningkatan kualitas jaringan, yang pada akhirnya bisa dirasakan langsung oleh pelanggan berupa kenyamanan menggunakan jaringan XL Axiata.

Platfrom Zero Touch Operation bekerja dengan menggunakan Machine Learning Algorithm untuk mengolah data yang ada pada sistem guna menghasilkan informasi dan rekomendasi mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan, termasuk automatic resolution, berdasarkan aturan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Bekerja sama dengan PT Huawei Tech Investment sebagai penyedia teknologi, sistem enablement dari Zero Touch Operation ini sudah diterapkan XL Axiata sejak awal tahun 2020 dengan menghasilkan beberapa use case dari automatisasi operation. Proyek ini ditargetkan bisa selesai di tahun 2023 mendatang.

Menurut Yessie, secara industri, mungkin beberapa operator di Indonesia sudah melihat peluang penerapan Artificial Intelligent (AI) and Machine Learning pada NOC mereka. Namun, untuk bisa menerapkannya perlu terlebih dulu melalui prasyarat utama, yaitu Operation Digitalization.

Prasyarat tersebut memungkinkan suatu perusahaan mempunyai data operational yang akan menjadi dasar atau inputan ke dalam Machine Learning Algorithme pada platform Zero Touch Operation. Dengan demikian, platform ini bisa memberikan informasi dan rekemondasi untuk penyelesaian persoalan dan melakukan remediasi otomatis terhadap problem tertentu.

Dalam melaksanakan transformasi digital dalam operasional perusahaan, XL Axiata telah menjalankan sejumlah inisiatif yang strategis. Selain implementasi platform Zero Touch Operation, inisiatif yang telah diimplementasikan antara lain Google Cloud – Hybrid-Cloud​, Cloud Core 5G-Ready, Customer Identity and Access Management (CIAM), SAP S/4 HANA Cloud, Omnichannel Customer Value Management (CVM), dan Multi Channel Campaign Management (MCCM).

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Trafik Data Indosat Ooredoo Naik 10% Selama Lebaran 2021

Techbiz.id – Aktivitas silaturahmi secara virtual pada saat Ramadan dan Idul Fitri (Lebaran) 2021 telah mendorong trafik data Indosat...

Artikel Terkait