Thursday, April 22, 2021
Home News Musisi Indonesia Wajib Adaptasi dengan Platform Digital

Musisi Indonesia Wajib Adaptasi dengan Platform Digital

Must Read

Update Harga Samsung Galaxy A01 Core, Gak Sampai Sejuta!

Techbiz.id - Dirilis pada setahun lalu, kini harga Samsung Galaxy A01 Core sudah berubah. Tentunya, perubahan harga dapat saja...

Tiga Lensa G Terbaru Sony Hasilkan Gambar Bokeh yang Indah

Techbiz.id - Sony Indonesia resmi mengumumkan tiga lensa G untuk jajaran E-mount, yaitu FE 50mm F2.5 G (model SEL50F25G),...

Asus Mini PC PB62 Hadir dengan Performa Luar Biasa

Techbiz.id - ASUS menghadirkan Mini PC PB62, komputer tahan banting yang menghadirkan performa luar biasa untuk kebutuhan fleksibilitas, perluasan...

14 Fitur Terbaik dari Prosesor Mediatek Dimensity 1200

Techbiz.id - Belum lama ini produsen chipset Mediatek merilis prosesor 6 nm miliknya, yakni Mediatek MT6893 atau lebih dikenal...

Sampoerna Telekomunikasi Tunggak BHP Frekuensi

Techbiz.id - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia menunggak pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum...

Techbiz.id – Industri musik di mana pun, termasuk di Indonesia, sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Oleh karenanya adaptasi terhadap platform digital wajib dilakukan oleh para musisi untuk tetap bertahan dalam kondisi pembatasan sosial seperti saat ini.

Dalam diskusi yang digelar oleh Resso, platform streaming musik sosial, disebutkan bahwa adaptasi tersebut bisa dilakukan berupa kolaborasi,baik di dalam industri musik sendiri maupun antar industri dengan menggelar beragam aktivitas melalui platform digital.

- Advertisement -

Menurut Head of Music and Content Resso Indonesia, Christo Putra, pandemi ini juga telah mempercepat transisi dan kebiasaan mendengar musik di platform digital.

Baca juga: 5 Fitur Aplikasi Resso untuk Menemani Awal Tahun

“Sebagai aplikasi streaming musik, Resso berharap dapat bekerja lebih dekat dan memainkan peran yang lebih kuat dalam mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan dan pertumbuhan industri musik Indonesia,” ucap Christo.

adaptasi musisi indonesia

Dalam diskusi tersebut juga disebutkan bahwa pertunjukkan musik akan banyak mengalami adaptasi untuk menyesuaikan dengan penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Seiring dengan menurunnya angka kasus Covid-19 di Indonesia, dan program vaksinasi yang tengah berjalan dengan baik, pembicaraan dan wacana di seputar penyelenggaraan pertunjukan dan event langsung seraya menerapkan kepatuhan dan protokol kesehatan yang ketat sudah dimulai. Ide ini tentunya disambut baik oleh para pelaku industri musik dan publik

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menghargai usaha yang dilakukan oleh Resso Indonesia sebagai aplikasi social music streaming untuk memfasilitasi adanya diskusi-diskusi diantara para pemangku kepentingan industri musik melalui kegiatan Breakfast with Resso, dan berharap hasil dari kegiatan ini dapat membuahkan pemikiran-pemikiran dan solusi yang baru, inovatif dan bermanfaat.

“Masukan dan hasil diskusi dari pelaku industri sangat berharga untuk membantu pemerintah dalam proses perumusan kebijakan-kebijakan strategis yang secara komprehensif dapat membantu proses pemulihan industri musik di Indonesia paska pandemi,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

FE 14mm F1.8 GM, Lensa Ringkas dengan Angle Ultra-lebar

Techbiz.id - Sony Electronics Inc. semakin memperluas jajaran lensa E-mount-nya dengan memperkenalkan FE 14mm F1.8 GM (model SEL14F18GM) -...

Artikel Terkait