Rabu, Desember 8, 2021
BerandaDigiBizPrixa dan BRI Life Hadapi Disrupsi Layanan Kesehatan

Prixa dan BRI Life Hadapi Disrupsi Layanan Kesehatan

Must Read

Techbiz.id – Perusahaan teknologi kesehatan Prixa, melakukakan kolaborasi strategis dengan BRI Life yang memberikan nilai tambah bagi pemegang polis dan peserta BRI Life untuk memperoleh akses layanan medis secara digital

Sinergi ini memungkinkan seluruh nasabah BRI Life memanfaatkan kebaikan dari layanan Prixa yang mencakup teleconsultation yang terintegrasi dengan layanan kesehatan lain berbasis digital termasuk Pharmacy DeliveryOnline Scheduling dan Laboratory Referral.

Direktur Utama BRI Life, Iwan Pasila berharap sinergi dengan Prixa melalui FitAja! ini membuat akses layanan medis secara digital menjadi cepat, mudah, dan lebih efisien sesuai dengan tagline “Akses Kesehatan di Ujung Jari Anda”.

“Dengan memanfaatkan ekosistem kesehatan yang terus dikembangkan di dalam FitAja!, kami yakin dapat memberikan layanan yang lebih cepat, lebih mudah, dan lebih efisien, sebagai upaya kami untuk menjadi asuransi pilihan bagi masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Prixa berfokus pada pelayanan pengguna jasa kesehatan yang mencakup perusahaan asuransi, korporasi, dan entitas pemerintah. Saat ini Prixa melayani sekitar 10 juta pengguna dengan tujuan mengurangi biaya klaim dan biaya perawatan kesehatan mereka.

Baca juga: PSBB Ok Permudah Layanan Telemedisin saat Pandemi

Selain itu Prixa juga berusaha untuk memberikan perawatan kesehatan secara paradigmatis melalui pendekatan perawatan terkelola (managed-care). Model bisnis ini selaras dengan dukungan Prixa terhadap program pemerintah untuk transformasi digital di sektor perawatan kesehatan dan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh lapisan masyarakat.

Usaha maupun inovasi baru terus dikembangkan, baik dari sisi Prixa dan BRI Life. Hal ini terwujud dalam aplikasi kesehatan digital FitAja! yang hadir sebagai layanan terpadu dari seluruh asuransi di bawah naungan 8 (delapan) BUMN Indonesia.

Peluncuran FitAja! pada 25 Juli 2021 yang dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir menjadi titik perluasan pelayanan kesehatan yang lahir dari komitmen dan wacana anak bangsa untuk terus berkarya dan menyempurnakan layanan di era digital. Harapannya, aplikasi ini bisa meningkatkan kesejahteraan pasien dan keluarganya.

Berangkat dari tujuan yang sama, Prixa hadir dan ambil bagian dalam FitAja! dan siap berkontribusi memberikan dampak baik pada seluruh cakupan pelayanan kesehatan masyarakat maupun dunia asuransi secara lebih luas dan khusus.

Menurut CEO & Co-Founder Prixa, James Roring, teknologi telemedis yang terintegrasi akan membuka jalan untuk peningkatan aksesibilitas masyarakat Indonesia terhadap akses pelayanan kesehatan dengan memberikan kemudahan untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa harus mengunjungi langsung fasilitas kesehatan dan bisa diakses dengan beberapa sentuhan melalui gadget nasabah

“Kerja sama strategis ini menjadi pernyataan komitmen dan kontribusi berlanjut Prixa terhadap urgensi penerapan teknologi dalam peningkatan aksesibilitas perawatan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Harapan Prixa di masa mendatang adalah membuka pintu seluas-luasnya untuk kolaborasi strategis serupa dan tidak terbatas pada perusahaan asuransi, namun juga untuk korporasi dengan kebutuhan dan tujuan yang sama dalam peningkatan kualitas perawatan kesehatan,” pungkasnya.

Terkait

Artikel Terkait

Huawei Nova 9 Hadir di Indonesia, Harganya?

Techbiz.id - Menutup penghujung tahun 2021, Huawei menghadirkan Huawei Nova 9 untuk pasar Indonesia, Rabu (8/12/2021). Smartphone Huawei Nova 9...