Sunday, October 25, 2020
Home Market Update Layanan Telemedisin Good Doctor Tumbuh 10x Lipat

Layanan Telemedisin Good Doctor Tumbuh 10x Lipat

Must Read

TokoKu Irma Sediakan Fasilitas Pembayaran Pay Later

Techbiz.id - Penyedia perangkat lunak IRMA resmi meluncurkan TokoKu, aplikasi yang menyediakan layanan Pay Later untuk dapat...

Oppo Tawarkan A92 Varian RAM 6GB

Techbiz.id - Oppo menghadirkan perangkat A92 yang kini hadir degan RAM yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan...

Terpaut Rp1 Juta, Ini Perbedaan Realme 7 dan Realme 7 Pro

Techbiz.id - Hanya berselang sebulan dari peluncuran Realme 7, Realme sudah merilis versi Pro di Tanah Air....

Techbiz.id – Platform layanan telemedisin Good Doctor mengalami pertumbuhan yang cukup baik dalam semester pertama 2020.

Sejak awal tahun 2020 hingga sekarang, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana menyebutkan pengguna layanan Good Doctor meningkat hingga 10 kali lipat.

- Advertisement -

“Adopsinya meningkat dengan sangat cepat baik dari sisi pengguna atau masyarakat maupun dari sisi dokter yang menjadi mitra kami,” ungkap Danu kepada Techbiz Indonesia.

Baca juga: Good Doctor Sediakan KADO untuk Anak Pejuang Kanker

Lebih lanjut disampaikan Danu, pertumbuhan yang dicapai Good Doctor tidak hanya dari sisi pengguna saja, jumlah mitra dokter yang bergabung juga sudah naik higga delapan kali lipat.

Hal ini menurut Danu dikarenakan tingkat adopsi teknologi oleh para dokter juga sudah cukup baik, terutama para dokter yang di rentang usia 25 hingga 45 tahun.

“Platform telemedicine kami menggunakan chat dan upload gambar. Jadi adopsinya cukup mudah, mirip ketika mereka menggunakan Whatsapp,” jelasnya.

Kedepannya Danu juga optimis adopsinya akan lebih tinggi lagi karena semakin banyak masyarakat yang sudah mengalami kenyamanan menggunakan telemedicine.

Sebagai pemain teknologi di bidang kesehatan Good Doctor melihat bahwa di Indonesia ini besar sekali peluang untuk menghadirkan teknologi untuk membantu sektor kesehatan.

“Dengan teknologi, kita bersama-sama bisa memberikan kemudahan akses layanan dan terjangkau untuk semua orang Indonesia,” ucap Danu.

Hanya saja diakui Danu, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam mengembangkan layanan telemedisin di Indonesia. Sals satunya adalah edukasi masyarakat Indonesia mengenai cara menggunakan telemedicine.

Selain itu, menurut Danu dukungan regulasi juga sangat penting dalam pengembangan layanan telemedisin ini. “Untuk regulasi ini sedang dalam diskusi dengan Kemenkes,” imbuhnya.

Menghadapi masa pandemi ini, Danu juga menekankan pentingnya pemanfaatan layanan telemedisin untuk mengurangi pelayanan kesehatan secara tatap muka untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Tips Hemat Kuota Internet Saat Pandemi

Techbiz.id - Masyarakat saat ini harus bijak menggunakan kuota internet agar hemat. Hal ini mengingat konsumsi akses...

LinkAja Digitalisasi Produk Halal UMKM

Techbiz.id - Layanan Syariah LinkAja kembali menunjukkan komitmennya memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menjadi penyelenggara Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan...

Kamera Sony ZV-1 Ada Varian Warna Putih

Techbiz.id - Sony Indonesia menambah varian Kamera Digital ZV-1 yang kini hadir dalam warna putih, dan dilengkapi dengan wind screen yang serasi....

Telkomsel Memperkuat Potensi Santri

Techbiz.id - Telkomsel melanjutkan kolaborasi bersama Santri Milenial Center (SiMaC) untuk memperkuat potensi santri dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis keumatan.

Investree Distribusikan Rp30 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

Techbiz.id - Investree menandatangani perjanjian kerja sama dengan eFishery untuk mendistribusikan pembiayaan kepada para pembudidaya ikan di Indonesia. Kerja...
- Advertisement -

Artikel Terkait