Jumat, Januari 21, 2022
BerandaDigiBizTeknologi Digital Tingkatkan 50% Omzet Pedagang Angkringan

Teknologi Digital Tingkatkan 50% Omzet Pedagang Angkringan

Must Read

Techbiz.id – Seorang pedagang angkringan asal Tasikmalaya, Jawa Barat yang mengaku mampu menaikkan omzet penjualannya hingga 50% dengan memanfaatkan teknologi digital di saat usaha sedang melesu.

Ketika usaha Angkringan yang dijalankan oleh pria bernama Alif Rachmat ini harus menghadapi tantangan akibat pandemi COVID-19 hingga akhirnya ada pembatasan kegiatan masyarakat skala besar, dirinya tren pasar yang bergeser ke arah digital.

Melihat tren tersebut, Alif akhirnya tergerak untuk mengadopsi digitalisasi menggunakan Aplikasi Usaha Youtap dimulai dari adanya pembayaran digital, tampilan menu digital, hingga pengelolaan keuangan atau kasir secara digital.

“Dengan diberlakukannya new normal pada saat itu, saya melihat adanya berbagai pergeseran perilaku masyarakat agar dapat memutus rantai penularan virus, dari mulai pembayaran nontunai hingga pergeseran tren tampilan menu yang berubah menjadi digital atau e-menu. Saya pun mengenal Youtap dari Juni 2020. Akhirnya, saya coba gunakan secara gratis selama satu bulan,” ujar Alif.

Baca juga: Aplikasi Dagang Youtap Tawarkan 3 Keunggulan

Tidak hanya itu, keputusan Alif dalam memanfaatkan layanan digital juga sangat membantunya mengatur dan mengelola keuangan usahanya. Kehadiran fitur yang berisikan analisa mengenai produk apa yang paling laris dan diminati setiap bulannya mampu membantu strategi bisnisnya kedepan. Kini, Angkringan Pak Rachmat mampu mencatat 1400 transaksi setiap bulannya dengan jumlah transaksi setiap harinya mencapai 50 – 100 transaksi.

“Saat awal bisnis ini mulai berkembang, saya cukup pusing melihat catatan keuangan yang tidak rapi dan serba manual. Dalam sehari saja, jika ada pesanan lebih dari 20, saya sangat kesulitan mengatur dan mengelola bon-bon kertas yang berserakan. Satu orang saja bisa banyak list nya karena tiap sate atau gorengan yang diambil ditulis satuan/per item. Hal itu juga yang memutuskan saya bergabung menjadi merchant Youtap. Lewat fitur laporan keuangan digital sampai ke analisa pintar, saya merasa sangat terbantu,” tambah Alif.

Ayah dari satu anak ini juga memberikan inovasi kepada pelanggannya lewat penyediaan layanan pesan secara online melalui fitur PHP (Pesan dari Hape) Youtap dan tidak jarang ia memberikan layanan delivery tanpa ongkir bagi pelanggannya di daerah Tasikmalaya.

Layanan digitalisasi yang diadopsi pun membawa usahanya kini dikenal sebagai angkringan yang kekinian karena memungkinkan pelanggan membayar secara nontunai baik itu dari e-wallet, mobile banking, hingga QRIS. Langkah digital itupun pada akhirnya mampu membawa usaha angkringan ini meraih kenaikan omzet mencapai 50% setelah mengadopsi digital Youtap.

Simak artikel menarik lainnya:

Terkait

Artikel Terkait

Data Bank Indonesia Bocor, Kominfo: Sudah Koordinasi dengan BSSN

Techbiz.id - Data Bank Indonesia (BI) diduga bocor oleh kelompok geng Ransomware Conti. Menanggapi hal ini, Kementerian Komunikasi dan...