Sunday, February 28, 2021
Home News JNE Manfaatkan Kekuatan Cloud Capai Visi dalam Era Ekonomi Baru

JNE Manfaatkan Kekuatan Cloud Capai Visi dalam Era Ekonomi Baru

Must Read

TikTok Rilis Lagu Orisinal Pertamanya

Techbiz.id - TikTok meluncurkan lagu orisinal pertama ke publik. Lagu berjudul "Terpikat Senyummu" dinyanyikan oleh Brigita Meliala (@idgitaf), yang baru...

Fitur Pinjaman dan Tabungan Emas Pegadaian Kini Ada di Aplikasi LinkAja

Techbiz.id - Sejumlah layanan Pegadaian kini bisa diakses melalui aplikasi LinkAja. Ini merupakan bentuk komitmen Pegadaian dan LinkAja dalam...

Update Harga Realme Narzo 2021, Turun Rp400 ribu!

Techbiz.id - Dirilis pada tahun 2020 lalu, harga Realme Narzo kini sudah mengalami perubahan. Apalagi hanya tinggal menghitung hari...

Jaringan XL Axiata 100% Normal Paska Banjir

Techbiz.id - XL Axiata memastikan semua jaringan di sejumlah lokasi yang terdampak bencana alam telah pulih 100%, termasuk di...

Telkomsel Cegah Stunting di Sumedang dengan e-Health SIMPATI

Techbiz.id - Telkomsel membangun kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan menghadirkan aplikasi e-Health SIMPATI (Sistem Pencegahan Stunting Terintegrasi). Kehadiran aplikasi e-Health SIMPATI ini...

Techbiz.id – JNE berhasil mengubah proses dan sistem back-end untuk menciptakan hasil yang berkualitas, khususnya untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik dengan mengimplementasikan bisnisOracle Management Cloud dan OracleAutonomous Data Warehouse.

Atas kebwrhasilan tersebut, JNE mendapatkan Oracle Excellence Award pada acara Oracle OpenWorld 2019 di San Francisco yang diadakan baru-baru ini. Perusahaan ini dinyatakan sebagai pemenang melalui penerapan inovasi dibidang teknologi Cloud untuk mendorong transformasi digitalisasi dan nilai bisnis dengan meningkatkan inovasi, menurunkan biaya, dan mengurangi kompleksitas TI.

- Advertisement -

Menurut Head of Cloud Platform Oracle Indonesia, Rusly Askar, da banyak kunci utama yang dapat diperoleh perusahaan lain dari transformasi bisnis JNE tersebut. Untuk organisasi yang ingin unggul dalam ekonomi berbasis data saat ini, strategi yang komprehensif dan terintegrasi untuk meningkatkan data adalah pendorong utama untuk pertumbuhan bisnis. Data menceritakan kisah-kisah penting, dan memahami kisah-kisah itu dapat secara positif mempengaruhi arah bisnis, operasi, dan pengalaman khalayak yang berinteraksi dengannya.

“Menurut penelitian terbaru oleh Oracle, hal tersebut  menunjukkan bahwa ada korelasi langsung antara memiliki strategi data yang terhubung dengan keberhasilan suatu perusahaan. Dengan strategi yang komprehensif, organisasi seperti JNE dapat membuka kemungkinan yang dapat memberikan dampak positif bagi bisnis, karyawan, dan pengalaman pelanggan mereka serta diberdayakan untuk membantu dampak positif bagi komunitas mereka,” ungkapnya.

Dengan menggabungkan platform terpadu Oracle Management Cloud untuk Operasi TI dan kemampuan Machine Learning (ML) yang inovatif seperti pengelompokan data dan korelasi, perusahaan dapat menemukan wawasan baru pada pengalaman pelanggan, kinerja aplikasi dan ketersediaan untuk mencapai ketersediaan yang lebih besar dan biaya operasional yang lebih rendah.

“Melalui penggunaan Oracle Management Cloud dan kemampuan ML, organisasi kami telah dapat memperoleh manfaat yang terukur, seperti mampu mengidentifikasi dan secara proaktif memperbaiki insiden dalam hitungan menit, sehingga mereka dapat merespons jauh lebih cepat terhadap keluhan pelanggan dan dapat mengurangi keluhan tersebut sampai dengan 70 persen,” kata M. Feriadi, Presiden Direktur JNE.

Hal lain yang mendapatkan pengakuan JNE adalah penggunaan Oracle Autonomous Database, inovasi andalan Oracle hingga saat ini. Staf TI perusahaan sekarang dapat mengurangi jumlah pekerjaan manual yang perlu mereka lakukan karena sifat otonom Database Self-driving, self-secure dan self-repairing, yang misalnya memungkinkan lingkungan dengan data warehouse lengkap untuk dibuat dalam hitungan menit.

Hasilnya, para staf TI dapat fokus pada inovasi dan berkolaborasi lebih banyak dengan seluruh tim departemen, memungkinkan mereka untuk membuat laporan perusahaan secara real-time dan bertindak berdasarkan wawasan dengan cepat. Selain itu, solusi otonom telah memungkinkan perusahaan untuk menyediakan pelanggannya kemampuan untuk melihat di mana pengiriman mereka setiap saat online, dan berdasarkan layanan mandiri. Ini secara dramatis dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Davian Omas, Managing Director Oracle Indonesia, menjelaskan saat ini bisnis tidak bisa berhenti karena takut kalah dalam persaingan. Keandalan dan keamanan, serta teknologi otonom adalah hal yang sangat penting. Di masa lalu, IT ditugaskan untuk menyediakan data dan menganalisis lini bisnis yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan mereka, tetapi prosesnya membutuhkan waktu dan upaya, sering kali terlalu banyak waktu dan upaya yang digunakan.

“Saat ini, analis bisnis telah memimpin dengan alat intelijen bisnis yang dapat bekerja secara otomatis untuk melakukan analisis mereka sendiri. Masa depan analitik adalah akses yang dapat bekerja secara otomatis dalam mendapatkan wawasan yang pintar. Dengan memanfaatkan pembelajaran mesin yang tertanam dan mengintegrasikan analitik, wawasan yang pintar dapat menyajikan informasi yang tepat kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat dengan menggunakan perangkat pilihan,” jelasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Jelang Peluncuran, Harga Realme GT Terungkap

Techbiz.id - Realme belum lama ini mengonfirmasi peluncuran Flagship Realme GT yang akan dirilis pada 4 Maret mendatang. Jelang...

Artikel Terkait