Wednesday, November 25, 2020
Home News Oracle Tambah Fitur Dukung Dunia Kerja Baru

Oracle Tambah Fitur Dukung Dunia Kerja Baru

Must Read

Blibli Lakukan Literasi Digital untuk Guru

Techbiz.id - Dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional, Blibli melakukan gerakan literasi digital bagi para guru lewat...

Telkomsel Terus Perkuat Ekosistem Digital lewat The NextDev

Techbiz.id - Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut...

Smartfren Business Tawarkan Layanan Google Cloud

Techbiz.id - Smartfren mengumumkan kemitraan dengan Google Cloud untuk memberikan penawaran solusi Google Cloud kepada pelanggan Smartfren...

Techbiz.id – Oracle telah memperbaharui Fusion Cloud ERP mereka untuk membantu perusahaan dalam mengantisipasi kebutuhan operasional terkait supply chain yang dipengaruhi oleh Pandemi.

Pembaharuan yang terakhir termasuk fungsi-fungsi baru untuk mendukung kebijakan WFH dan fitur-fitur lain yang dibutuhkan departemen sumber daya manusia dalam mengadopsi perubahan cara kerja di “new reality”.

- Advertisement -

Pembaruan dari Oracle Fusion Cloud SCM meliputi peningkatan fitur “maintenance” untuk meningkatkan optimisasi operasional lapangan. Serta fitur AI yang mampu memberikan rekomendasi perencanaan terkait supply chain seperti kapan waktu terbaik meluncurkan produk baru, kapan masuk ke segmen pasar yang baru atau memberikan rekomendasi varian produk yang cocok di pasar tertentu.

Pembaruan ini juga menyajikan berbagai macam “machine learning models” yang bisa digunakan oleh pengguna sehingga memudahkan dalam penyusunan rencana kerja maupun membuat keputusan.

Baca juga: 5 Sistem ERP Ini Patut Dipertimbangkan

Dengan semakin banyaknya karyawan yang bekerja dari rumah membuat lebih sulit dari sebelumnya untuk menghindari resiko dari kecurangan di internal atau mengikuti standar audit dan “compliance” yang ditetapkan oleh lembaga otoritas termasuk juga semua masalah yang berhubungan dengan keamanan system.

Oracle memperkenalkan system keamanan baru di dalam Fusion Cloud ERP yang di klaim menggunakan “machine learning” untuk melakukan otomatisasi monitoring yang disesuaikan dengan prosedur kerja baru termasuk pemberian akses bertingkat kepada karyawan. Fitur security ini juga menyediakan “dashboard” yang bisa digunakan untuk melacak penyebab bila terjadi insiden (kesalahan di system).

Dilansir dari CIO.com saat ini Oracle Fusion Cloud ERP memiliki sebanyak 7.300 pelanggan di seluruh dunia termasuk Dropbox dan Office Depot. Oracle juga memiliki nama-nama besar sebagai pengguna dari jasa “infrastructure-as-a-service cloud offering” seperti penyedia jasa video conference ZOOM dan platform berbagi video TikTok.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Telkomsel Terus Perkuat Ekosistem Digital lewat The NextDev

Techbiz.id - Telkomsel kembali menyelenggarakan The NextDev Talent Scouting dan The NextDev Academy tahun 2020. Pengumuman tersebut...

Tidak Ideal, Operator Tetap Ikut Lelang Frekuensi 2,3Ghz

Techbiz.id - Lelang frekuensi 2300Mhz yang dilakukan Pemerintah dinilai kurang ideal karena hanya menyediakan lebar pita sebesar 10Mhz saja bagi tiap operator...

Blibli Lakukan Literasi Digital untuk Guru

Techbiz.id - Dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional, Blibli melakukan gerakan literasi digital bagi para guru lewat kegiatan yang bertajuk #BagiBagiIlmu. 

Rambah Indonesia, NIU Tawarkan Motor Listrik dengan IoT

Techbiz.id - NIU Kini merambah pasar Indonesia dengn menghadirkan sepeda motor listrik terbaru yang nyaman dan ramah lingkungan untuk berpergian.

Philips Hadirkan 4 Perangkat Audio Nirkabel Terbaru

Techbiz.id - Philips kembali meluncurkan serangkaian produk perangkat audio headphone dan earphone nirkabel yang menunjang aktivitas gaya hidup modern, yaitu seri TAT2205, TAT1215, TAPH802...
- Advertisement -

Artikel Terkait