Saturday, March 6, 2021
Home Fintech LinkAja Dorong Inklusi Keuangan bagi Masyarakat Desa

LinkAja Dorong Inklusi Keuangan bagi Masyarakat Desa

Must Read

Resmi, ROG Phone 5 Muncul dengan RAM 18GB

Techbiz.id - Asus ROG Phone 5 baru saja muncul di Geekbench. Daftar ini pun berhasil mengungkap kapasitas RAM yang...

Teradata Berikan Layanan Uji Coba Cloud Gratis

Techbiz.id - Penyedia platform data warehouse multi-cloud Teradata, mengumumkan ketersediaan Vantage Trial yang memberikan akses gratis selama 30 hari ke Teradata Vantage...

Whatsapp Hadirkan Panggilan Desktop yang Aman

Techbiz.id - Pengguna WhatsApp kini bisa melakukan panggilan suara dan video individual yang selalu privat dan aman melalui aplikasi...

Smartfren Berikan Gratis Kuota untuk Pengguna Oppo A15, Ini Caranya

Techbiz.id - Smartfren kembali menambah daftar bundling dengan smartphone terbaru. Kali ini Smartfren memberikan kartu perdana khusus Oppo dengan...

Harus Dihindari, Ini 51 Fintech Ilegal versi OJK di Februari 2021

Techbiz.id - Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 51 fintech peer to peer (P2P) lending alias pinjaman online ilegal...

Techbiz.id – LinkAja turut berkontribusi pada Proyek Percepatan Keuangan Inklusif dengan menciptakan ekosistem pembayaran nontunai di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakaan Kabupaten Cirebon, dan Desa Tanjung Batu di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang berlangsung pada tanggal 12 dan 29 November 2019 lalu.

LinkAja turut berpartisipasi dalam sosialisasi dan implementasi penggunaan uang elektronik bagi warga desa, baik berupa pengenalan digitalisasi transaksi hingga praktek penggunaan aplikasi bagi para pemilik usaha (rumah makan, warung kelontong, penginapan) dan penduduk desa dengan ragam mata pencaharian, seperti  petani garam, nelayan,  hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarga masing-masing.

- Advertisement -

Pada kesempatan tersebut, LinkAja menghadirkan experience booth yang memungkinkan para warga desa untuk merasakan pengalaman bertransaksi secara elektronik, dimulai dari bantuan  pengunduhan aplikasi, petunjuk cara penggunaan dalam bertransaksi, hingga bantuan pengisian saldo. Berbagai permainan interaktif pun dihadirkan sebagai bagian dari edukasi dan sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari November 2019 hingga awal tahun 2020, untuk membantu para warga desa dalam menggunakan akun LinkAja secara mudah, nyaman, dan praktis.

Haryati Lawidjaja, Direktur Operasi LinkAja  mengatakan, dengan kehadiran LinkAja pada lingkungan Desa Pegagan Kidul dan Desa Tanjung Batu, kini masyarakat desa yang umumnya masih termasuk golongan unbanked dapat memiliki akses untuk memenuhi kebutuhan esensial sehari-hari secara elektronik, mulai dari pembayaran berbagai jenis tagihan, pembelian pulsa dan paket data, transfer dana ke sesama pengguna, penarikan tunai tanpa kartu, bertransaksi di berbagai merchant di lingkungan terdekat secara aman dan mudah, hingga memanfaatkan fitur remitansi yang dapat digunakan oleh para PMI.

“Mereka juga bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendapatan tambahan dengan melakukan kemitraan bersama agen Layanan Keuangan Digital (LKD) yang telah bekerja sama dengan kami, untuk dapat menyediakan jasa pembayaran berbagai tagihan. Setelah mendapatkan akses layanan keuangan yang serupa dengan masyarakat perkotaan yang sudah masuk dalam golongan banked, besar harapan kami agar kesejahteraan mereka dapat meningkat dengan signifikan,” jelasnya.

Proyek percontohan ini merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk mendorong lebih banyak lagi masyarakat yang memiliki dan menggunakan produk dan layanan keuangan formal agar dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ditambahkan oleh Haryati, LinkAja berencana agar seluruh transaksi ini dapat digunakan sebagai dasar penilaian kelayakan kredit untuk mengakses berbagai produk keuangan mikro.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Berbahaya, Ternyata Ada Ribuan Aplikasi yang Bocorkan Data Pengguna

Techbiz.id - Keamanan data pribadi menjadi sangat penting bagi pengguna. Pasalnya, data itu berisikan informasi penting seperti halnya kata...

Artikel Terkait