Saturday, July 24, 2021
Home Telco Kendala VSAT BAKTI Masih Jadi Hambatan Gelaran Jaringan USO

Kendala VSAT BAKTI Masih Jadi Hambatan Gelaran Jaringan USO

Must Read

Mengintip Spesifikasi Redmi Note 10 5G yang Tiba Pekan Ini

Techbiz.id - Xiaomi memastikan Redmi Note 10 5G akan meluncur pada 22 Juli mendatang. Lantas bagaimana spesifikasi Redmi Note...

Alibaba Sediakan Cloud Pin Olimpiade Tokyo 2020 untuk Pekerja Media

Techbiz.id - Alibaba Group menghadirkan Alibaba Cloud Pin, sebuah digital pin berbasis teknologi awan, untuk para pekerja media di...

Tak Ditunda, iPhone 13 Meluncur September 2021

Techbiz.id - Apple dikabarkan tak akan menunda peluncuran dari iPhone 13. Jadwal debut dari suksesor iPhone 12 itu kabarnya...

Bocoran Ungkap realme Band 2 Usung Layar yang Lebih Luas

Techbiz.id - Bocoran mengenai desain dari realme Band 2 telah terungkap. Perangkat terlihat tampil berbeda dibandingkan dengan pendahulunya. Menurut bocoran...

Rekomendasi Hp Oppo Harga Rp 1 Jutaan Terbaru 2021

Techbiz.id - Oppo termasuk brand teknologi yang cukup aktif meramaikan pasar handphone (hp) di Indonesia. Hp yang dirilis Oppo...

Techbiz.id – Tahun 2020 ini, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan terus menyediakan sarana dan prasarana telekomunikasi di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (daerah 3T) dengan menggunakan dana USO (Universal Service Obligation).

Sekjen ATSI, Marwan O Baasir menilai langkah yang dilakukan oleh Pemerintah dalam menghadirkan layanan telekomunikasi di daerah 3T di Indonesia yang belum mendapatkan layanan telekomunikasi melalui salah satu program BAKTI, yaitu BTS USO sudah tepat. Tanpa kehadiran Pemerintah melalui penggunaan dana USO tersebut, niscaya masyarakat di daerah 3T tidak mendapatkan layanan telekomunikasi.

“Cara ini memang cukup efektif untuk merangsang operator masuk di daerah 3T. Tanpa ada kehadiran Pemerintah melalui dana USO, tak akan ada operator yang mau masuk di daerah 3T. Ini juga insentif bagi operator untuk mendukung Program Pemerintah di daerah non komersial,” terang Marwan yang juga merupakan Group Head Regulatory and Government Relations XL Axiata Tbk.

Meski cara Pemerintah melalui BTS USO BAKTI dalam menghadirkan layanan telekomunikasi di daerah 3T dapat merangsang operator untuk membangun, namun kendala teknis kerap dihadapi dalam menyediakan jaringan telekomunikasi di wilayah yang non komersial tersebut. Kendala teknis yang kerap dihadapi operator telekomunikasi dalam membangun di daerah 3T seperti pengadaan ground segment untuk BTS telekomunikasi yang menggunakan backhaul satelit, pengadaan lahan untuk BTS yang harusnya disediakan oleh Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah dan kepastian anggaran.

“Kami melihat ini ada kesalahan dalam perencanaan dan eksekusi BTS USO BAKTI khususnya yang menggunakan backhaul satelit. Banyak material yang seharusnya disediakan oleh BAKTI namun mereka belum bisa menyediakannya. Jadi kalau ada keterlambatan pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi di daerah 3T jangan kita operator yang disalahkan. Ini ada kesalahan perencanaan di BAKTI. Program BAKTI lainnya perlu dievaluasi kembali agar aselerasi pembangunan jaringan telekomunikasi di daerah 3T dapat terwujud,” terang Marwan.

Agar pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi di daerah 3T dapat berjalan dengan cepat dan sesuai jadwal, ATSI meminta agar Pemerintah memberikan keleluasaan kepada operator untuk membangun di daerah USO yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Seluruh pengadaan perangkat dan operasional diserahkan kepada operator. Nanti seluruh beban tersebut bisa diperhitungkan dalam kontribusi USO operator telekomunikasi.

“USO biarkan operator yang membangun termasuk penyediaan backhaul dan ground segment. Nantinya semua biaya yang dikeluarkan operator bisa dikompensasikan sebagai kontribusi USO operator telekomunikasi. Ini bisa dijadikan insentif Pemerintah bagi operator yang membangun di daerah 3T. Saya percaya dengan langkah tersebut dapat mempercepat pembangunan jaringan telekomunikasi di daerah USO seperti yang direncanakan Pemerintah,” pungkas Marwan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...