Sunday, February 28, 2021
Home Fintech Crowdo Ubah Algoritmanya Akibat Covid-19

Crowdo Ubah Algoritmanya Akibat Covid-19

Must Read

4 Ide Bikin Konten Video Menarik

Techbiz.id - Konten video saat ini begitu diminati anak muda karena menyuguhkan tampilan visual yang dinamis. Hadirnya teknologi dan...

Unboxing Realme Narzo 30A: Awal Baru Ponsel Gaming

Techbiz.id - Bersamaan dengan mengonfirmasi tanggal peluncuran, Realme juga membocorkan isi kotak (unboxing) dari Realme Narzo 30A yang akan...

Sony Garap Perangkat VR Baru untuk PS 5

Techbiz.id - Usai cukup lama dirilis, Sony mulai mengembangkan perangkat VR generasi baru untuk PS 5. Informasi ini disampaikan...

Tambah Investasi, Line dan Mizuho Garap Perbankan Digital

Techbiz.id - LINE dan Mizuho Financial Group mengumumkan bahwa anak perusahaan mereka, LINE Financial dan Mizuho Bank, telah setuju...

Harga Mulai Sejutaan, Ini Spesifikasi Lengkap Redmi 9T

Techbiz.id - Xiaomi baru saja menghadirkan Redmi 9T di Indonesia dengan sejumlah spesifikasi unggul. Salah satu spesifikasi Redmi 9T...

Techbiz.id – Penyebaran virus covid-19 yang makin meluas memberikan dampak yang bervariasi pada banyak sektor bisnis termasuk bisnis Peer to Peer Lending. Untuk meminimalisir resiko akibat pandemi ini Crowdo Indonesia melakukan penyesuaian pada algoritma dengan menggunakan Artificial Intelligence.

Kondisi ini pun mempengaruhi bisnis Peer to Peer Lending yang berhubungan langsung dengan perusahaan – perusahaan yang terdampak kondisi ini. Efek dari pandemic ini disadari betul oleh Chief Commercial Officer Crowdo Indonesia Ikram Jeihan.

- Advertisement -

“Saat ini belum ada dampak signifikan terhadap bisnis Crowdo, pembayaran kewajiban borrower kami masih sesuai jadwal jatuh tempo yang ditetapkan. Namun, kami telah mengantisipasi potensi risiko yang akan terjadi. Tim kami telah merumuskan beberapa strategi bisnis yang telah disesuaikan dengan kondisi saat ini agar layanan kepada pihak terkait tetap optimal,” sebutnya.

Untuk mengantisipasi dampak buruk Covid-19 pada bisnis P2P, Ikram menjelaskan bahwa Crowdo Indonesia sebagai salah satu P2P Lending yang telah mengantongi izin penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah melakukan mitigasi risiko terhadap kondisi bisnis saat ini. Salah satunya dengan cara melakukan penyesuaian algoritma Artificial Intelligence, sehingga para lender mendapatkan informasi yang komprehensif sebelum memutuskan untuk mendanai di platform Crowdo.

“Ada beberapa penyesuaian algoritma pada bisnis yang terdampak di sistem Artificial Intelligence kami. Ini bentuk komitmen kami di tengah pandemi Covid-19 agar para calon lender mendapatkan info terkini dan juga komprehensif sebelum memutuskan,” tambah Ikram.

Di tengah pandemi Covid-19 ini keselamatan dan kesehatan pegawai pun menjadi sorotan utama bagi Crowdo Indonesia agar layanan tetap berjalan dengan baik. Keunggulan Crowdo dalam segi teknologi menjadi kunci.

“Bisnis akan berjalan seperti biasa dengan mengoptimalkan teknologi yang ada sehingga layanain kami kepada Lender dan Borrower tetap terjaga,” imbuhnya.

Crowdo Indonesia mengaku tetap berjuang bersama untuk mewujudkan mimpi para pelaku UMKM di Indonesia dengan tetap aktif dan membuka kesempatan sebesar-besarnya pada para lender dan calon lender untuk tetap menstabilkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Kolaborasi Red Hat, IBM dan Siemens Garap Hybrid Cloud

Techbiz.id - Kolaborasi tiga perusahaan teknologi Siemens, IBM dan Red Hat menghasilkan solusi yang terbuka, fleksibel, dan lebih aman,...

Artikel Terkait