Thursday, May 13, 2021
Home News Meski Canggih, Aplikasi PeduliLindungi Minim Peminat

Meski Canggih, Aplikasi PeduliLindungi Minim Peminat

Must Read

Sony Ingatkan PlayStation 5 Tersedia Secara Terbatas Hingga 2022

Techbiz.id - Sony Group Corp memperingatkan sekelompok analis bahwa PlayStation 5 akan kekurangan pasokan hingga 2022. Dengan demikian, target...

Grab dan Kementerian Investasi Umumkan Kerja Sama Guna Mendukung Pemberdayaan UMKM

Techbiz.id - Grab bersama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal mengumumkan kolaborasinya untuk mengembangkan kapasitas UMKM terkait proses pengajuan...

Samsung Siap Produksi Galaxy S21 FE Mulai Juli Mendatang

Techbiz.id - Samsung telah meluncurkan Galaxy S20 FE tahun lalu sebagai perangkat entry-level dari jajaran smartphone andalan Galaxy S20....

Spotify Hadirkan Cara Baru untuk Berbagi Musik dan Podcast

Techbiz.id - Spotify menghadirkan 3 cara baru bagi pengguna untuk saling berbagi musik dan podcast favorit mereka. Ketiga fitur...

Clubhouse Kini Hadir di Android

Techbiz.id - Usai cukup lama hadir secara eksklusif untuk pengguna iOS, kini Clubhouse sudah tersedia untuk pengguna Android. Peluncuran aplikasi...

Techbiz.id – Aplikasi PeduliLindungi yang digunakan pemerintah sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus COVID-19 ternyata minim peminat.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate jumlah masyarakat yang mau mendaftarkan dirinya untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi hanya ada enam juta pengguna saja.

- Advertisement -

Minim-nya peminat terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini dikatakan Menteri Johnny menjadi salah satu kendala dalam melakukan tracing dalam upaya penanganan COVID-19 ini.

Baca juga: Kominfo Uji Coba Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19

“PeduliLindungi ini padahal begitu canggih dan sudah diakui oleh International Telecommunications Union (ITU) baik kapasitas dan kemampuannya. Tapi dari 196 juta pengguna internet hanya 6 juta saja yang mau pakai,” ungkapnya di acara Temu Virtual Pimpinan Redaksi (28/01).

Aplikasi PeduliLindungi telah dimanfaatkan pemerintah sejak awal pandemi di Indonesia. Aplikasi itu telah disempurnakan fiturnya untuk mendukung memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Saat ini aplikasi PeduliLindungi digunakan Pemerintah untuk melaksanakan Program Vaksinasi COVID-19 yang tahap pertama sudah berlangsung bulan Januari ini hingga April 2021 nanti.

Oleh karenanya Kementerian Kominfo dikatakan Menteri Johnny mendorong masyarakat untuk terus menggunakan aplikasi PeduliLindungi, khususnya dalam menyukseskan Program Vaksinasi COVID-19 sebagai upaya bersama mengakhiri pandemi.

Lebih lanjut disampaikan Menkominfo, Kementeriannya juga sudah memanfaatkan teknologi informasi seperti artificial intelligent (AI)dalam penanganan pandemi ini.

“Pemanfaatan IT dengan segala kompleksitasnya sudah diterapkan, dan sudah disiapkan juga semua payung hukumnya agar semua stakeholder bisa mengolah data yang ada,” imbuhnya.

Salah satu pemanfaatan teknologi IT tersebut dijelaskan Menkominfo adalah penerapan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Selain mengintegrasikan aplikasi dan database, Satu Data Vaksinasi Covid-19 juga dilengkapi mekanisme verifikasi dan keamanan data pribadi.

Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19 mengintegrasikan data lintas kementerian dan lembaga untuk menghasilkan sistem yang komprehensif, baik untuk tahap pendaftaran, distribusi, pelaksanaan, hingga monitoring pelaksanaan vaksinasi pertama dan kedua.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Bocoran Ungkap iPhone 13 Punya Bodi Tebal dan Kamera Besar

Techbiz.id - Jika biasanya perangkat generasi baru diharapkan membawa peningkatan dengan bodi yang lebih tipis, berbeda halnya di iPhone...

Artikel Terkait