Jumat, Juli 1, 2022
BerandaDigiBizNEC Dukung Pengusaha Hadapi New Normal dengan Analisa Kerumunan Cerdas

NEC Dukung Pengusaha Hadapi New Normal dengan Analisa Kerumunan Cerdas

Must Read

Techbiz.id – Untuk membantu pengelola kawasan bisnis mengukur dan mengelola kerumunan di areanya, NEC Asia Pasifik menghadirkan solusi analisis kepadatan keramaian yang cerdas (smart crowd density analysis).

Solusi ini memberikan informasi kepada para pengusaha, pengelola gedung dan pengunjungnya akan situasi keramaian di area tersebut, baik secara jarak jauh maupun di lokasi secara real-time.

Informasi tersebut tentunya dibutuhkan dalam masa transisi menuju kenormalan baru dalam kondisi pandemi covid-19 dimana jarak sosial menjadi sebuah protokol kesehatan yang harus dipatuhi.

Baca juga:Hadapi New Normal NEC Kenalkan Solusi Pemindai Suhu Tubuh

Wakil Presiden, NEC APAC, Yeo Jack Ming mengatakan, solusi smart crowd density analysis yang hemat biaya dari NEC ini kuat dan terukur.

“Dengan portofolio yang komprehensif akan solusi bisnis berbasis AI, NEC siap mendukung bisnis di Asia Tenggara untuk lebih kuat dan bangkit dari pandemi,” ucapnya.

Dengan menganalisis informasi dari sensor cerdas, solusi ini memberikan data jumlah orang yang masuk dan keluar dari area mana pun secara akurat. Karena fungsinya hanya mentabulasi jumlah orang yang melewati sensor, maka tidak ada bentuk data pribadi yang direkam oleh sensor pintar ini.

Ketika besarnya kerumunan melebihi batas yang telah ditentukan sebelumnya atau jika terdapat indikasi kerumunan di lokasi tertentu, alarm akan diaktifkan. Ini memberikan pengaturan waktu yang cukup untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dalam membendung arus pengunjung.

Solusi smart crowd density analysis dari NEC ini dapat digunakan di berbagai industri, termasuk sektor perhotelan dan ritel.

Di hotel, tim manajemen akan dapat mengoptimalkan sumber daya mereka dalam mengatur proses check-in dan check-out secara lebih efisien sementara pengunjung dapat memeriksa tingkat keramaian di dalam fasilitas hotel, seperti pusat kebugaran dan restoran, melalui perangkat seluler mereka sebelum pergi kesana.

Terkait

Artikel Terkait

MyPertamina Tidak Bisa Jadi Solusi Pembatasan Subsidi BBM

Techbiz.id - Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite dan Solar akan diperketat mulai 1 Juli 2022. Hanya masyarakat...