Monday, March 1, 2021
Home Market Update 20 Juta Lemari Es Sudah Diproduksi Sharp

20 Juta Lemari Es Sudah Diproduksi Sharp

Must Read

Milenial Berharap Kecepatan 5G Capai 100 Kali Lipat dari 4G

Techbiz.id - Hampir setengah dari milenial (lahir antara tahun 1983-1996) dan Gen Z berharap kehadiran 5G secara merata sehingga...

Transaksi Bank OCBC NISP Mudah dengan Akses Internet XL Axiata

Techbiz.id - XL Axiata bekerjasama dengan Bank OCBC NISP meluncurkan produk layanan khusus bagi para nasabah Bank OCBC NISP...

Punya Fitur Baru, Pengguna Kini Bisa Nonton Tanpa Internet di Netflix!

Techbiz.id - Netflix terus mengembangkan platformnya. Layanan video on demand itu kini menghadirkan fitur baru yang menguntungkan bagi pengguna....

Pandemi Memperburuk Kesenjangan Digital

Techbiz.id - Pandemi COVID-19 dinilai telah menciptakan banyak kebutuhan baru untuk infrastruktur digital karena telah memperburuk kesenjangan digital. Deputi Chairman...

Samsung Latih Guru Kuasai Coding

Techbiz.id - Samsung Electronics Indonesia memberikan pelatihan keterampilan guru di 17 sekolah percontohan di Indonesia dalam menguasai coding dan...

Techbiz.id – Sharp Electronic Indonesia (SEID) mencatat rekor baru dengan berhasil memproduksi sebanyak 20 juta unit lemari es selama berkiprah dalam industri elektronik.

Menurut Andry Adi Utomo, National Sales Senior GM, SEID, pencapaian 20 juta ini menjadi rekor baru bagi Sharp mengingat sebanyak 10 juta unit lemari es mampu diproduksi Sharp hanya dalam kurun waktu 8 tahun saja.

- Advertisement -

“10 juta unit pertama lemari es yang diproduksi Sharp dicapai setelah 31 tahun berkiprah. Untuk mencapai 30 juta unit lemari es kami yakin waktu yang dibutuhkan akan lebih singkat,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Andry, saat pandemi pada bulan Maret dan April 2020 lalu penjualan lemari es Sharp mengalami penurunan sebesar 9,5 persen dan produksi menurun sebesar 20 persen.

Penurunan ini dsebabkan kesulitan distribusi dimana ada beberapa suku cadang yang tidak bisa didatangkan yang mengakibatkan produksi jadi terkendala dan banyaknya ritel yang tutup karena kebijakan PSBB.

20 juta Lemari es sharp

Namun pada bulan Juni 2020 Sharp sudah bisa recovery bahkan mampu mendapat pertumbuhan sebesar 30 persen untuk produksi lemari esnya dibandingkan tahun sebelumnya.

Naiknya penjualan lemari es sharp pada bulan Juni dikatakan Andry karena adanya perubahan pola konsumsi konsumen yang mengutamakan produk terkait kesehatan, salah satunya adalah lemari es untuk menampung persediaan makanan selama pandemi.

“Konsumen berubah gaya hidupnya dengan memilih produk yang menunjang kesehatan. Produk Sharp pun mengalami lonjakan akibat perubahan ini,” ucap Andry.

Perubahan pola konsumsi ini juga yang melatarbelakangi Sharp menghadirkan produk lemari es terbarunya di saat pandemi ini lewat produk Kirei III.

PT Sharp Electronics Indonesia optimis menargetkan penjualan 360.000 unit setahun dimana akan berkontribusi sekitar 25-30% dari total penjualan lemari es satu pintu.

Selain itu, untuk menggenjot penjualan selama pandemi ini Sharp juga membuat strategi penjualan online baik melalui toko resmi di e-commerce maupun penjualan melalui platform Whatsapp atau SMS.

“Penjualan melalui platform Whatsapp ataupun SMS ini kami adakan karena untuk wilayah di luar Jakarta, bisnis online belum menjangkau secara menyeluruh, makanya dicoba lewat WA,” pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Bersama Grab, Aplikasi Good Doctor Permudah Layanan Telemedis

Techbiz.id - Good Doctor baru saja meluncurkan aplikasi telemedis pertama perusahaan, Senin (1/3). Adapun sebelumnya, layanan Telemedis itu masih...

Artikel Terkait