Sunday, September 27, 2020
Home News Satgas Covid-19 Siapkan Masker dengan Teknologi Baru

Satgas Covid-19 Siapkan Masker dengan Teknologi Baru

Must Read

Amazfit Neo Tampilkan Jam Tangan Pintar Gaya Retro

Amazfit menghadirkan jajaran perangkat wearablenya yakni Amazfit Neo, yang menampilkan gaya desain retro-digital menarik, fungsi olahraga dan...

Smartfren Gunakan AI Untuk Layani Pelanggan

Techbiz.id - Smartfren memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) yang terdapat dalam ZSmart Multi-Channel Campaign Management (MCCM) untuk...

Selama PSBB, Manfaatkan Fitur dari GrabProtect

Techbiz.id - GrabProtect hadir untuk memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan lebih aman dengan berbagai...

Techbiz.id – Satuan Tugas (Satgas) Nasional Penanganan Covid-19 sudah menyiapkan masker dengan teknologi baru yang lebih efektif mencegah masuknya virus Covid-19 ke tubuh manusia.

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 terus bertambah di Indonesia, setiiap hari bisa mencapai 3.000 kasus. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 adalah dengan memakai masker.

- Advertisement -

Menurut Juru bicara Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito masker yang disiapkan tersebut adalah masker dengan kain lima lapis yang diproduksi di Indonesia dan sudah diuji coba di Jerman.

Baca juga: Qlue Sediakan Teknologi Keamanan Covid-19 untuk Pertunjukan Seni

“Masker ini mempunyai kemampuan filtrasi setara masker bedah. Proses penyaringan virus mencapai 88 persen dan penyaringan bakteri 99 persen. Masker ini berbahan baku utama polyester dengan teknologi antibakteri pada setiap benang. Meski lima lapis, namun pemakai masker ini tidak akan kesulitan untuk bernapas,” kata Wiku.

masker teknologi baru

Wiku menambahkan, masker bedah hanya bisa menyaring 80-90 persen virus dan 95-98 persen bakteri. Menurut dia, masker lima lapis ini dibuat dengan teknologi baru yang inovatif sehingga dapat menyaring dan mengikat partikel hingga seukuran virus dengan tingkat kemampuan untuk bernapas yang baik.

“Rencananya Satgas akan segera membagikan masker lima lapis ini kepada masyarakat. Diharapkan, pembuatan masker lima lapis ini juga bisa menggerakkan UMKM agar bisa membuat hal yang sama,” jelasnya.

Sementara itu, Inisiator dan Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan, masker menjadi satu-satunya senjata untuk melawan Covid-19 selama vaksin belum berhasil dibuat.

Namun, bukan tugas yang mudah untuk mengedukasi masyarakat untuk mau memakai masker. Gerakan Pakai Masker yang merupakan inisiasi sejumlah relawan dari kalangan profesional sudah melakukan sosialisasi penggunaan masker ke sejumlah tempat antara lain pesantren, pasar rakyat dan tenpat wisata.

“Kami sudah mendatangi 9.200 pasar di seluruh Indonesia dan 44 ribu pesantren. Tapi memang tidak mudah, masih banyak yang belum disiplin. Yang kami lakukan bukan meminta orang untuk memakai masker saja tetapi melakukan Gerakan perubahan perilaku,” ujar Sigit.

Gerakan Pakai Masker juga mendatangi sejumlah tempat pariwisata untuk mengingatkan tentang pentingnya pakai masker. Sigit mengatakan, GPM menasihati para pelaku pariwisata agar pakai masker agar tidak terjadi kluster Covid-19. Karena, apabila terjadi kluster baru maka otomatis tempat wisata tersebut akan langsung ditutup.

Sigit juga mengusulkan pembentukan Satgas Penanganan Wabah Covid-19 Jakarta Metro Raya. Menurut dia, manajemen penanganan pandemi harus diubah dan menggunakan pendekatann batas wilayah pemerintahan ke pendekatan kota raya dan berdasarkan pergerakan manusia yang ada di kota tersebut.

“Virus tidak mengenal batas imajiner yang diciptakan oleh manusia yang disebut batas wilayah pemerintahan. Virus mengikuti pergerakan manusia. Karena itu perlu dibentuk Satgas Jakarta Metro Raya yang akan menangani 32 juta penduduk. Karena sebagian besar yang beraktivitas di Jakarta tinggal di kota sekitarnya yaitu Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi,” ujarnya.

Sigit menambahkan, pengendalian Covid-19 di Jakarta Metro Raya tergantung pada bagaimana bisa mengendalikan pergerakan manusia di kawasan ini.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Future Leaders Ciptakan Belasan Solusi Berbasis IoT

Techbiz.id - Belasan proyek solusi berbasiskan Internet of Thing (IoT) saat ini tengah dirampungkan oleh para mahasiswa peserta program...

ShopeePay Ajak Masyarakat Hemat Belanja

Techbiz.id - Situasi PSBB ketat yang digalakkan ShopeePay mengajak penggunanya untuk belanja hemat menggunakan fitur yang ada di aplikasinya untuk memenuhi kebutuhan...

Ternyata Bukan Seri F Smartphone Baru Oppo

Techbiz.id - Smartphone terbaru Oppo yang memiliki kode CPH 2209 dan juga yang telah diunggah Raisa pada media sosial Instagram milik Oppo...

Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Tahap 1

Techbz.id - Telkomsel telah menyalurkan bantuan kuota data internet Tahap 1 yang dilaksanakan secara berkala pada tanggal mulai 22 hingga 24 September...

Xiaomi Siapkan Puluhan Ribu Paket Belajar dari Rumah

Techbiz.id - Xiaomi menyiapkan puluhan ribu paket belajar dari rumah dalam rangka memberikan dukungan kepada para pelajar dalam pembelajaran jarak jauh selama...
- Advertisement -

Artikel Terkait