Sunday, March 7, 2021
Home Apps Geser TikTok, Telegram Menjadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh

Geser TikTok, Telegram Menjadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh

Must Read

Terbatas, Oppo Bakal Rilis Reno5 Edisi Khusus Lewat Undangan

Techbiz.id - Oppo belum lama ini mengumumkan akan merilis perangkat edisi khusus Reno5. Sama seperti edisi khusus perangkat lainnya,...

Terungkap, Ini Spesifikasi Realme 8

Techbiz.id - Kehadiran Realme 8 Series tampak semakin jelas setelah perusahaan menggoda sedikit spesifikasinya melalui ajang inovasi kamera yang...

DANA Mudahkan Milenial Rencanakan Keuangannya

Techbiz.id - DANA mendukung kalangan muda memiliki budaya perencanaan keuangan yang lebih bijak dan strategis, dengan menghadirkan solusi baru...

Tandingi Clubhouse, Spaces dari Twitter Kini Hadir Bagi Pengguna Android

Techbiz.id - Selangkah lebih maju daripada Clubhouse, kini aplikasi serupa besutan Twitter, Spaces mulai hadir di platform Android. Adapun pesaing...

ADA Tawarkan MarTech untuk Optimalkan Penjualan

Techbiz.id - ADA meluncurkan layanan Marketing Technology (MarTech) baru untuk seluruh kawasan Asia-Pasifik (APAC), termasuk Indonesia yang akan membantu...

Techbiz.id – Perusahaan analitik, Sensor Tower telah menerbitkan statistik tentang aplikasi seluler paling populer di dunia pada akhir Januari 2021. Dalam kuartal terakhir, Telegram menjadi yang terdepan di antara aplikasi non-game, menggusur TikTok dari posisi teratas.

Pada bulan Januari, pengguna mengunduh dan menginstal Telegram sebanyak 63 juta kali. Angka ini meningkat 3,8 kali lebih banyak daripada unduhan aplikasi telegram pada Januari tahun lalu.

Aplikasi paling banyak diunduh, Telegram, aplikasi Telegram
- Advertisement -

Sementara, TikTok berada di posisi kedua dengan 62 juta kali penginstalan. Diikuti dengan Signal, Facebook dan WhatsApp yang melengkapi posisi lima besar selanjutnya pada daftar di bulan Januari.

Perlu diperhatikan bahwa skandal kebijakan privasi baru berdampak besar pada perolehan WhatsApp. Pada bulan Desember, WhatsApp menempati posisi ketiga baik dalam total klasemen dan peringkat individu untuk iOS dan Android, lalu pada bulan November aplikasi perpesanan itu sempat memimpin dalam klasemen total untuk Android.

Signal, di sisi lain, tidak berhasil masuk 10 besar pada Desember di ketiga kategori tersebut. Namun, dalam hal ini, Telegram dan Signal disebut sebagai contoh respon pengguna terhadap upaya WhatsApp untuk menerapkan kebijakan privasi baru.

Sebelumnya, WhatsApp memperbarui kebijakan privasinya pada 6 Januari 2021; dan juga mengumumkan bahwa perlu menerima persyaratan baru sebelum 8 Februari; di bawah ancaman kehilangan akses ke layanan. Namun, setelah menerima banyak umpan balik negatif dari pengguna dan kritik dari industri; tim WhatsApp memutuskan untuk menunda tenggat waktu penerapan aturan tersebut selama 3 bulan – hingga 15 Mei.

Meski demikian, pengguna tampaknya sudah bermigrasi ke Telegram. Aplikasi sejenis perpesana itu sudah mengumumkan bahwa 100 juta pengguna bergabung dengan messenger pada Januari lalu. Bahkan, sampai mendapat julukan “Migrasi digital terbesar dalam sejarah umat manusia”, seperti dikutip dari Gizchina, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: Mudah, Begini Cara Pindahkan Chat WhatsApp ke Telegram

Apalagi, Telegram baru-baru ini merilis fitur penting yang memungkinkan pengguna memindahkan riwayat obrolan dari pesan instan lainnya, termasuk WhatsApp, Line, dan KakaoTalk. Tak heran jika nantinya semakin banyak pengguna yang akan berpindah ke Telegram.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

6 Perbedaan Redmi 9T dan Realme Narzo 30A

Techbiz.id - Belakangan ini, sejumlah vendor smartphone menghadirkan perangkat ramah kantong, seperti Realme dan Xiaomi. Keduanya masing-masing merilis Redmi...

Artikel Terkait