Jumat, September 17, 2021
Beranda Fintech Zipmex Fasilitasi Pembelian Lamborghini dengan Bitcoin

Zipmex Fasilitasi Pembelian Lamborghini dengan Bitcoin

Must Read

Harga dan Spesifikasi Huawei Nova 5T

Techbiz.id - Hampir 1 tahun berlalu sejak Huawei meluncurkan Nova 5T di Indonesia pada 2019. Kemudian, pada Maret 2020...

SHAREit Tawarkan Solusi Pemasaran Unik Brand Indonesia

Techbiz.id - Bekerjasama dengan sejumlah brand terkemuka di Indonesia seperti Tokopedia, Blibli, Alodokter, Jualo, dan Flip, platform lokalisasi konten...

Blokir IMEI Diputuskan Pakai Skema Whitelist

Techbiz.id - Pemerintah akhirnya memutuskan menggunakan skema whitelist dalam pembatasan International Mobile Equipment Identity (IMEI) terhadap ponsel ilegal. Hal itu...

Sempat Terpuruk, Transaksi Merchant Youtap Naik 5x Lipat

Techbiz.id - Selama bulan Ramadan, Youtap mencatat pertumbuhan volume transaksi non-tunai ShopeePay yang menggunakan jaringan merchantnya baik mitra merchant UMKM maupun merchant besar...

SoftBank Gelontorkan USD60 Juta ke ADA

Techbiz.id - SoftBank menanam investasi sebesar USD60 juta ke anak usaha Axiata Digital Services, ADA, untuk memperluas dan mempercepat...

by.U Diakui Jadi Brand Pilihan Anak Muda

Techbiz.id - byU sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands of the...

Techbiz.id – Zipmex, bursa aset digital di Asia Tenggara, mengumumkan telah memfasilitasi pembelian pertama Lamborghini di Asia dengan mata uang kripto. Salah satu pengguna yang mencoba layanan pembayaran ini adalah Jo Chirawat.

Jo Chirawat yang menggunakan aplikasi Zipmex untuk membayar uang muka dalam bentuk bitcoin kepada Huracán EVO RWD 2021 di Renazzo Motor Co. Ltd, Bangkok, Thailand. Sisa pembayaran pembelian Lamborghini juga akan dibayarkan dalam bentuk bitcoin.

Transaksi pembelian Lamborghini itu menyusul pengumuman pada Maret oleh Tesla yang mulai menerima pembayaran bitcoin. Melalui jaringan pembayaran kripto milik Zipmex, yakni ZipSpend, Renazzo Motor menerima pembayaran dalam Bitcoin (BTC), USD Tether (USDT), dan token Zipmex (ZMT) dengan verifikasi instan. Kurs tukar akan dikunci pada saat pembelian untuk mengurangi potensi volatilitas.

“Ini adalah tonggak bersejarah bag Zipmex, Renazzo Motor, dan sistem pembayaran mata uang kripto di Asia Tenggara. Merek Lamborghini tentu memiliki arti spesial dan kami sangat senang dapat memberikan kesempatan kepada pengguna kami untuk melakukan lebih banyak hal dengan mata uang kripto mereka,” kata CEO Zipmex Marcus Lim.

Baca juga: Harga Melesat, Twitter Bakal Bayar Gaji pakai Bitcoin?

Zipmex adalah satu-satunya bursa aset digital yang beroperasi di empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand, dan Australia. Misi Zipmex adalah mendobrak batasan, mendidik, membangkitkan semangat, dan memperkaya masyarakat biasa lewat platform aset digital. Melalui aplikasi dan situs web yang mudah digunakan, pengguna bisa mendapatkan akses ke berbagai layanan keuangan, termasuk pembayaran digital, pertukaran, dan simpanan berbunga.

Hingga saat ini, platform Zipmex telah memfasilitasi volume transaksi lebih dari USD1 miliar sejak diluncurkan pada akhir 2019. Di Thailand, perusahaan telah membukukan pertumbuhan 5 kali lipat dalam hal akuisisi pelanggan dan pertumbuhan 10 kali lipat dalam volume transaksi dan dana kelolaan sejak peluncuran pada pertengahan tahun 2020.

Lamborghini zipmex

Dengan minat pada mata uang kripto berada di titik tertinggi sepanjang masa, kemitraan Renazzo Motor hanyalah awal dari rencana Zipmex untuk ekspansi pembayaran kripto di seluruh pasar Asia Tenggara. Dengan tujuan untuk menghadirkan manfaat cryptocurrency dalam kehidupan sehari-hari, Zipmex telah memperkuat daftar toko atau pedagang di Thailand yang terintegrasi dengan ZipSpend.

Contoh, galeri kontemporer NOVA memungkinkan pecinta seni rupa untuk membeli karya seni dengan mata uang kripto, sementara WasuthaGroup, distributor pertama kendaraan Tesla di Thailand, menjual Tesla pertamanya menggunakan Zipmex untuk memproses pembayaran dalam bitcoin.

Di luar Thailand, Zipmex mengincar pasar Singapura yang sudah akrab dengan kripto. Dikenal karena regulasi ruang cryptocurrency yang terdepan, Singapura membuka jalan bagi perusahaan seperti Zipmex untuk berkembang yang menghasilkan layanan keuangan yang lebih baik dan inovatif bagi pedagang dan konsumen.

“Kami secara aktif menyambut semua mitra yang tertarik untuk menerima pembayaran kripto. Seiring dengan pertumbuhan tim, kami berencana untuk meningkatkan integrasi pedagang kami di seluruh wilayah dengan Singapura sebagai titik fokus,” kata Lim.

Upaya mendorong perluasan pembayaran kripto Zipmex adalah token Zipmex (ZMT). Diluncurkan pada Desember 2020, token tersebut memperkuat hubungan antara keuangan pribadi dan gaya hidup pribadi.

Pemegang kripto dapat berinvestasi di ZMT seperti halnya pada sekuritas, menggadai di bursa dengan imbalan bunga, menggunakannya untuk melakukan pembayaran, dan memanfaatkan program loyalitas dengan pedagang. Kapitalisasi pasar ZMT saat ini mencapai lebih dari USD243 juta.

“ZMT memungkinkan kami untuk memberikan nilai lebih pada sistem pembayaran. Zipmex dapat memberikan biaya transaksi yang lebih murah dan keuntungan lainnya langsung kepada pengguna. ZMT juga akan memberdayakan banyak produk kami di masa depan,” tambah Lim.

Selain inisiatif pembayaran kripto, perusahaan berencana untuk memperkuat bisnisnya di pasar dengan peluncuran ZipNFT yang merupakan pasar untuk NFT, Z-Launch sebagai tempat peluncuran dan mekanisme pendanaan untuk proyek baru, dan ZipCard, kartu pembayaran untuk pengguna .

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Daftar Harga Paket Data Telkomsel Terbaru 2021

Techbiz.id - Telkomsel termasuk salah satu operator yang aktif dalam memberikan promo paket data kepada pelanggan setianya, termasuk pada...