Senin, Juni 14, 2021
Beranda Apps Harga Melesat, Twitter Bakal Bayar Gaji pakai Bitcoin?

Harga Melesat, Twitter Bakal Bayar Gaji pakai Bitcoin?

Must Read

MII Sediakan Solusi Digital Dukung Program BI FAST

Techbiz.id - Sejak diluncurkan awal tahun 2021, PT Mitra Integrasi Informatika (MII), salah satu entitas anak PT Metrodata Electronics...

Ponsel Lipat Google Bakal Meluncur Akhir 2021?

Techbiz.id - Rumor mengenai ponsel lipat Google telah beredar cukup lama. Namun belakangan ini, informasi yang lebih mendalam telah...

Tampil Lebih Menarik, iPhone 13 Bakal Punya Warna Baru

Techbiz.id - Berbeda dari lini seri sebelumnya, iPhone 13 tampaknya akan memiliki varian warna baru. Jika iPhone 12 saat...

Sasar Pelajar, ASUS Luncurkan Laptop BR1100

Techbiz.id - ASUS baru saja merilis laptop terbaru ASUS BR1100 yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan belajar dari kalangan...

Gelar Super Service Day, OPPO Tawarkan Banyak Diskon

Techbiz.id - Tidak hanya menghadirkan perangkat dengan desain dan fitur yang diinginkan oleh konsumen Indonesia, OPPO juga mengedepankan layanan...

Techbiz.id – Selang beberapa hari setelah pembuat kendaraan listrik, Tesla menginvestasikan $ 1,5 miliar dalam Bitcoin, petinggi Twitter berencana membayar gaji para karyawannya dengan mata uang Kripto tersebut.

Informasi itu disampaikan oleh kepala keuangan Twitter. Dirinya mengatakan bahwa perusahaan jejaring sosial media itu telah mempertimbangkan untuk membayar karyawan dan vendor menggunakan bitcoin.

- Advertisement -

Melalui wawancara dengan CNBC, CFO Twitter Ned Segal mengatakan bahwa perusahaan masih meninjau kasus penggunaan potensial dari cryptocurrency populer. Dalam hal ini, juga mempertimbangkan apakah perusahaan perlu memiliki aset digital di neraca.

Sayangnya, hingga kini Twitter masih belum memutuskan rencana mereka. Meskipun membeli bitcoin atau mata uang kripto lainnya tampaknya menguntungkan bagi banyak orang, di sisi lain, penerapannya sangat lambat terutama karena pengawasan peraturan.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yallen baru-baru ini memperingatkan bahwa penyalahgunaan cryptocurrency adalah masalah yang tengah berkembang. Dirinya pun sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran tentang penggunaan cryptocurrency.

Namun, justru selain Tesla yang sudah membelinya dan Twitter yang masih mempertimbangkannya, perusahaan lain sedang bergerak ke arah ini. Mastercard telah mengumumkan rencana untuk mulai mengizinkan pemegang kartu untuk bertransaksi dalam cryptocurrency tertentu. Perusahaan juga “secara aktif terlibat” dengan bank sentral di seluruh dunia dalam rencana mereka untuk meluncurkan mata uang digital baru, dilansir dari Gizmochina Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Harga YFI Kalahkan Bitcoin, Tembus Ratusan Juta Rupiah

Kemungkinan ini akan menjadi momentum baru bagi mata uang bitcoin. Sebelumnya, harga bitcoin melesat tinggi, bahkan saat ini kabarnya sudah tembus USD 47 ribu sekitar Rp657 juta.

Hal itu lantaran adanya pengumuman dari Tesla yang dipimpin Elon Musk, bahwa mereka memborong bitcoin senilai USD 1,5 miliar.

Tesla menyampaikan pembelian bitcoin ini sebagai salah satu metode diversifikasi aset mereka. Perusahaan milik Elon Musk itu pun mengatakan pengguna mungkin saja nantinya dapat membeli mobil Tesla dengan mata uang digital tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Axiata Dinilai Terapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Techbiz.id - XL Axiata kembali meraih penghargaan dari public, terkait penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG)...

Artikel Terkait