Kamis, September 16, 2021
Beranda Apps Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Saat Aturan WhatsApp Mulai Berlaku

Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Saat Aturan WhatsApp Mulai Berlaku

Must Read

Dituduh Hapus Konten Pro-Palestina, Instagram Rela Ubah Algoritma

Techbiz.id - Jejaring sosial media populer Instagram kini mengaku telah mengubah algoritma platform-nya. Langkah ini diambil usai Instagram mendapat...

Selama Pandemi Erajaya Raup Untung Rp612 Miliar

Techbiz.id - Dalam laporan keuangan tahun 2020 yang baru saja dirilisnya, Erajaya melaporkan di masa pandemi COVID-19 sepanjang 2020...

Gredu Raih Pendanaan Rp58 Miliar untuk Ekspansi Pasar

Techbiz.id - Startup bidang pendidikan, GREDU, berhasil mendapatkan pendanaan senilai USD4 juta atau setara 58 miliar rupiah dalam putaran pendanaan Seri...

Sharp Kejutkan Pasar Indonesia dengan Smartphone Mahalnya

Techbiz.id - Sharp Indonesia (SEID) kembali meluncurkan ponsel pintar terbarunya, yaitu Sharp Aquos Zero 2 dan Sharp Aquos...

Kominfo Siapkan 3 Skema Pendanaan Infrastruktur Digital

Techbiz.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komifo) RI akan menerapkan tiga skema pendanaan untuk membangun infrastruktur digital di Indonesia. Tiga...

Erajaya Sediakan Layanan Kirim ke Rumah

Techbiz.id - Erajaya Group memperkenalkan Mobile Selling dan EraXpress, sebuah layanan baru berupa Home Delivery Service langsung dari toko terdekat sehingga Konsumen bisa...

Techbiz.id – Perusahaan analitik aplikasi seluler, Sensor Tower melaporkan jumlah unduhan Telegram dan Signal mengalami lonjakan hingga 1.200 persen menjelang masa berlakunya kebijakan privasi baru WhatsApp pada 15 Mei 2021.

Meskipun WhatsApp sempat mengundur serta membatalkan tenggat waktu terakhirnya, kemarahan publik yang dimulai pada bulan Januari telah membantu dua alternatif terdekatnya menarik pengguna baru.

Dalam hal ini, Signal dan Telegram juga memanfaatkan kemarahan dan menggunakan platform media sosial seperti Twitter untuk berbicara menentang kebijakan privasi WhatsApp. Aplikasi perpesanan alternatif tersebut mempromosikan aspek privasi mereka untuk mendapatkan keuntungan dari WhatsApp.

Kebijakan privasi baru WhatsApp itu sendiri memungkinkan Facebook untuk memiliki akses terhadap data pengguna. Pembaruan ini awalnya dimaksudkan untuk dapat diterima oleh semua pengguna pada Februari 8, tetapi batas waktu kemudian diperpanjang hingha 15 Mei 2021 usai adanya dikritik besar-besaran oleh pengguna.

Baca juga: Berbahaya, Malware di Telegram Bisa Retas PC Kalian!

Sensor Tower mengatakan bahwa dalam empat bulan pertama tahun 2021, Signal melihat unduhan pertama kali tumbuh 1.192 persen tahun-ke-tahun (YoY) menjadi 64,4 juta di seluruh dunia. Hal serupa juga terjadi pada aplikasi perpesanan, Telegram yang melonjak 98 persen YoY menjadi lebih dari 161 juta. Di sisi lain, jumlah unduhan WhatsApp secara global justru merosot 43 persen YoY menjadi 172,3 juta pada periode Januari hingga April.

Selain itu, jumlah pemasangan Signal di bulan Januari tumbuh 5.001 persen YoY menjadi 50,6 juta dari 992.000 di bulan yang sama tahun lalu. Mirip dengan Signal, unduhan Telegram tumbuh 283 persen YoY menjadi 63,5 juta dari 16,6 juta. Kedua aplikasi alternatif tersebut bahkan dilaporkan tetap mengalami pertumbuhan yang konsisten setiap bulan, sebagaimana dikutip dari NDTV, Jumat (21/5).

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Paket Data XL Axiata per September 2021, Harga Mulai Seribu!

Techbiz.id - Seperti biasanya, Techbiz akan memberikan update terkini mengenai harga paket data XL Axiata per September 2021. Paduan...