Wednesday, June 23, 2021
Home Apps Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Saat Aturan WhatsApp Mulai Berlaku

Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Saat Aturan WhatsApp Mulai Berlaku

Must Read

Telkomsel Rombak Platform Dunia Games

Techbiz.id - Untuk memberikan pengalaman ke tingkat yang lebih tinggi kepada pelanggan dan pengguna setia Dunia Games, Telkomsel melakukan...

Oppo Pamerkan Kemampuan Kamera Find X3 Pro 5G

Techbiz.id - Untuk memudahkan masyarakat memiliki OPPO Find X3 Pro 5G, smartphone pertama dengan fitur 1 Billion Colour ini...

Samsung Galaxy M32 Tiba dengan Chipset Helio G80 dan Baterai 6000mAh

Techbiz.id - Samsung kembali menambah perangkat baru dari jajaran seri M kali ini. Bukan di Indonesia, Samsung Galaxy M32...

Gandeng EVOS Microboy, Realme Tantang Gamer Buktikan Performa Gaming Realme 8 5G

Techbiz.id - Usai diluncurkan pada 16 Juni lalu dengan harga Rp2.9 juta, realme mengajak generasi muda dan penikmat game...

Smartfren Ingin 5G di Spektrum 26Ghz, Ini Alasannya

Techbiz.id - Dalam menghadirkan layanan 5G di Indonesia, operator seluler Smartfren berharap spektrum 26Ghz bisa digunakan untuk menghadirkan layanan...

Techbiz.id – Perusahaan analitik aplikasi seluler, Sensor Tower melaporkan jumlah unduhan Telegram dan Signal mengalami lonjakan hingga 1.200 persen menjelang masa berlakunya kebijakan privasi baru WhatsApp pada 15 Mei 2021.

Meskipun WhatsApp sempat mengundur serta membatalkan tenggat waktu terakhirnya, kemarahan publik yang dimulai pada bulan Januari telah membantu dua alternatif terdekatnya menarik pengguna baru.

Dalam hal ini, Signal dan Telegram juga memanfaatkan kemarahan dan menggunakan platform media sosial seperti Twitter untuk berbicara menentang kebijakan privasi WhatsApp. Aplikasi perpesanan alternatif tersebut mempromosikan aspek privasi mereka untuk mendapatkan keuntungan dari WhatsApp.

Kebijakan privasi baru WhatsApp itu sendiri memungkinkan Facebook untuk memiliki akses terhadap data pengguna. Pembaruan ini awalnya dimaksudkan untuk dapat diterima oleh semua pengguna pada Februari 8, tetapi batas waktu kemudian diperpanjang hingha 15 Mei 2021 usai adanya dikritik besar-besaran oleh pengguna.

Baca juga: Berbahaya, Malware di Telegram Bisa Retas PC Kalian!

Sensor Tower mengatakan bahwa dalam empat bulan pertama tahun 2021, Signal melihat unduhan pertama kali tumbuh 1.192 persen tahun-ke-tahun (YoY) menjadi 64,4 juta di seluruh dunia. Hal serupa juga terjadi pada aplikasi perpesanan, Telegram yang melonjak 98 persen YoY menjadi lebih dari 161 juta. Di sisi lain, jumlah unduhan WhatsApp secara global justru merosot 43 persen YoY menjadi 172,3 juta pada periode Januari hingga April.

Selain itu, jumlah pemasangan Signal di bulan Januari tumbuh 5.001 persen YoY menjadi 50,6 juta dari 992.000 di bulan yang sama tahun lalu. Mirip dengan Signal, unduhan Telegram tumbuh 283 persen YoY menjadi 63,5 juta dari 16,6 juta. Kedua aplikasi alternatif tersebut bahkan dilaporkan tetap mengalami pertumbuhan yang konsisten setiap bulan, sebagaimana dikutip dari NDTV, Jumat (21/5).

- Advertisement -

Artikel Terbaru

BCA Gelar Program SYNRGY Academy Batch 3

Techbiz.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memulai program beasiswa pendidikan keahlian digital (digital skills) dengan menggelar...

Artikel Terkait