Tuesday, June 22, 2021
Home Market Update Sharp Kuasai 85% Pangsa Pasar Air Purifier

Sharp Kuasai 85% Pangsa Pasar Air Purifier

Must Read

5 Rekomendasi HP Terbaik dengan Harga Rp 3 Jutaan di 2021

Techbiz.id - Berkualitas tidak selalu mahal. Kalimat inilah yang tepat untuk menggambarkan rekomendasi 5 HP terbaik di harga Rp...

Menebak Harga Vivo V21 yang Segera Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - Minggu lalu Vivo telah mengungkapkan spesifikasi yang akan diusung oleh V21 4G di Indonesia. Sayangnya, jelang peluncuran...

Instagram Reels Mulai Tampilkan Iklan

Techbiz.id - Instagram kini mengumumkan akan mulai menampilkan iklan pada fitur Reels. Iklan tersebut nantinya tampil terbagi menjadi beberapa...

Kaya Akan Fitur, Mi Smart Band 6 Dibanderol Rp600 Ribu

Techbiz.id - Bersamaan dengan merilis dua anggota baru dari Mi 11, Xiaomi Indonesia juga memperkenalkan generasi Smart Band terbaru,...

11 Ponsel yang Bisa Terkoneksi dengan Jaringan 5G Indosat

Techbiz.id - Menyusul konfirmasi jaringan 5G Indosat, terdapat sejumlah ponsel pintar di Indonesia yang sudah mendukung konektivitas tersebut. Menurut penelusuran...

Techbiz.id – Di masa pandemi ini, kebutuhan perangkat penjernih udara untukmeningkatkan kualitas udara.dalam rumah sebagai bagian upaya menjaga kesehatan diri mengalami peningkatan.

“Kami selalu berusaha menghadirkan inovasi produk yang berguna bagi masyarakat melalui produk air purifier (pnjernih udara) dengan teknologi Plasmacluster,” ungkap Shinji Teraoka selaku Presiden Direkur PT Sharp Electronics Indonesia

- Advertisement -

Teknologi plasmacluster Sharp disampaikan Teeraokasudah terbukti secara klinis mampu melumpuhkan berbagai kuman, bakteri dan virus hingga memberikan udara segar dan sehat pada ruangan sehingga dapat memberikan perlidungan bagi kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

Untuk perangkat air purifier, saat ini Sharp seperti disampaikan Andry Adi Utomo selaku National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia menguasai pangsa pasar yang asngat besar yang mencapai 85%.

“Saat ini penjualan produk air purifier Sharp meyentuh angka berkisar 8.500 unit tiap bulannya. Pada awal masa pandemi memang kami akui terjadi kontraksi market share karena terkendala pasokan serta pembatasan impor oleh pemerintah,” ungkap Andry.

Baca juga: Sharp Kembangkan Sistem AIOT di Produk Air Purifier dan AC

Dengan penambahan tipe baru ini, Sharp yakin dapat menaikkan pangsa pasar dan menargetkan penjulaan Air Purifier sebesar 120,000 unit per tahun. Sedangkan untuk produk Air Conditioner Inverter ditargetkan sebesar 60,000 unit per tahun

Berbeda dengan produk penjernih udara lainnya, produk penjernih udara Sharp dijelaskan Andry dibenamkan teknologi Plasmacluster Ion Generator yang menghasilkan Ion Positif dan Negatif. Melalui berbagai uji klinis panjang, Sharp telah mengumpulkan data yang sangat terpercaya untuk membuktikan keamanan Ion Plasmacluster di tempat uji coba yang memenuhi standar GLP.

Terbukti dengan jumlah ion yang jauh lebih tinggi, dapat di pastikan jika Ion Plasmacluster tidak memiliki efek negatif pada kulit, mata, gen, organ tubuh, janin, dan reproduksi sehingga aman digunakan secara terus menerus tanpa efek samping yang membahayakan.

Kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan jamur, bakteri dan virus di udara telah teruji sejak tahun 2000. Hingga kini menjejak usia 20 tahun sejak pertama kali ditemukan, Sharp telah bekerja sama dengan tiga puluh lembaga penelitian independen pihak ketiga di dua belas negara di dunia yang membuktikan jika teknologi Plasmacluster mampu melindungi manusia dari penularan berbagai virus berbahaya penyebab penyakit pada pernafasan, alergi dan kulit serta memberikan kualitas udara yang sehat, segar dan bebas bau.

Keberhasilan teknologi Plasmacluster melatar belakangi dibenamkan teknologi ini ke beberapa jajaran produk lain seperti Lemari Es, Vacuum Cleaner, Hair Dryer dan Air Conditioner yang hingga saat ini telah terjual sebanyak 90 juta unit di seluruh dunia.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme Tetapkan Peluncuran Perangkat Dizo pada Juli 2021

Techbiz.id - Realme kini bersiap untuk merilis perangkat pertamanya di bawah sub-brand Dizo, dimana semuanya termasuk ke dalam ekosistem...

Artikel Terkait