Jumat, Oktober 7, 2022

LinkAja Bisa Buat Bayar Pertagas

Techbiz.id – Bekerja sama dengan Pertamina Gas (Pertagas) sebagai alternatif energi pengganti bahan bakar minyak yang ramah lingkungan, LinkAja kini dapat digunakan sebagai metode pembayaran elektronik untuk Pertagas Pascabayar (postpaid).

Kemudahan transaksi yang ditawarkan LinkAja diharapkan dapat meningkatkan digitalisasi transaksi dengan mengubah kebiasaan masyarakat yang menggunakan uang tunai menjadi uang elektronik.

Hingga saat ini, Pertagas sudah hadir di 15 kota, dengan 90,000 pengguna yang tersebar di area Bunyu, Prabumulih, Ogan Ilir, Subang, Cikarang, Lhoksukon, Jambi, Sengkang, Pekanbaru, Lhokseumawe, Sidoarjo, Balikpapan, Cilegon, Bekasi, dan Mojokerto.

Baca juga: LinkAja Dorong Inklusi Keuangan bagi Masyarakat Desa

Sebagai alternatif pembayaran via loket, kini dengan layanan pembayaran via aplikasi LinkAja para pengguna Pertagas dapat dengan mudah mengakses pembayaran setiap saat hanya dengan sentuhan jari.

Direktur Utama LinkAja, Danu Wicaksana mengatakan, dengan misi dari dan untuk Indonesia, LinkAja berkomitmen untuk menjadi solusi bagi berbagai kebutuhan harian masyarakat dengan memperluas akses pembayaran nontunai yang memudahkan kehidupan sehari-hari.

“Kami senang sekali dapat menjadi bagian dari ekosistem pembayaran Pertagas dalam menyediakan energi yang ramah lingkungan. Kami harap kehadiran layanan ini dapat memberikan lebih banyak kemudahan bagi pengguna Pertagas dan pengguna setia kami,” ucapnya.

Pembayaran Pertagas Postpaid dapat dilakukan dengan mudah dengan tahap-tahap di bawah ini:

1.      Buka aplikasi LinkAja

2.      Pilih menu GAS

3.      Klik Pertagas Postpaid

4.      Masukan ID pelanggan Pertagas Postpaid

5.      Konfirmasi pembayaran.

6.      Input PIN

7.      Transaksi sukses dilakukan

Untuk setiap pembayaran melalui aplikasi LinkAja, pengguna akan mendapatkan promo cashback sebesar 10% dengan maksimum nominal sebesar Rp 10,000 selama bulan Desember 2019. Pembayaran dengan sistem prabayar (prepaid) dapat dinikmati pengguna mulai di awal tahun 2020.

Terkait

Artikel Terkait

BAKTI Targetkan Bangun 7.000 BTS 4G Hingga 2024

Techbiz.id - Meskipun memiliki tantangan yang cukup berat, hingga tahun 2024 mendatang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) Kominfo optimis...