Thursday, October 1, 2020
Home Apps Ikuti AS, Jepang Bakal Blokir TikTok?

Ikuti AS, Jepang Bakal Blokir TikTok?

Must Read

Good Doctor Sediakan KADO untuk Anak Pejuang Kanker

Techbiz.id - Good Doctor bersama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) hari ini meluncurkan inisiatif program...

Amazfit Neo Tampilkan Jam Tangan Pintar Gaya Retro

Amazfit menghadirkan jajaran perangkat wearablenya yakni Amazfit Neo, yang menampilkan gaya desain retro-digital menarik, fungsi olahraga dan...

Aerowolf Limax Wakili Indonesia di PMPL SEA Finals

Techbiz.id - Aerowolf Limax berhasil mengantongi tiket utama ke PUBG Mobile Pro League Southeast Asia (PMPL SEA...

Techbiz.id – Seperti AS dan India, Jepang juga kemungkinan menjadi salah satu negara yang memblokir aplikasi video pendek, TikTok.

Meskipun, negara tirai bambu itu masih belum memutuskan bakal memblokir TikTok. Namun, menurut laporan dari NHK World, sejumlah anggota parlemen Jepang berusaha melarang penggunaan aplikasi TikTok.

- Advertisement -

Tak tanggung-tanggung, mereka juga melarang penggunaan aplikasi China lainnya. Hal itu karena alasan yang serupa dengan AS dan India yang juga memblokir TikTok.

Dikatakan, para Anggota Parlemen khawatir dengan keamanan data mereka sebagai pengguna aplikasi. Terutama, terkait kemungkinan berlabuhnya data mereka pada otoritas China.

Sejauh ini, Anggota Parlemen masih berusaha mengajukan proposal kepada Pemerintah Jepang yang dikabarkan rampung pada September 2020, seperti dilaporkan Gizmochina, Kamis (30/7).

Baca juga: Privasi Data di TikTok Perlu Dilindungi, Ketahui Caranya

Dalam kesempatan lain, Juru Bicara TikTok mengatakan “Ada banyak informasi yang salah tentang TikTok di luar sana. TikTok memiliki CEO Amerika, Kepala Petugas Keamanan Informasi dengan puluhan tahun di industri, militer AS, dan pengalaman penegakan hukum, dan tim AS yang bekerja dengan rajin untuk mengembangkan infrastruktur keamanan terbaik di kelasnya,”

“Empat dari lima kursi Dewan Perusahaan Induk kami dikendalikan oleh beberapa investor global terkemuka di dunia. TikTok AS atau data pengguna disimpan di AS dan Singapura, dengan kontrol yang ketat pada akses karyawan.” imbuhnya.

Terlepas dari itu, jika Jepang memilih untuk memblokir TikTok, akan sangat merugikan bagi aplikasi video pendek tersebut. Hal itu lantaran TikTok berhasil menempati posisi teratas secara konsisten diantara aplikasi hiburan lain di Jepang.

TikTok juga berhasil meraih posisi kelima sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh. Sangat disayangkan. Namun, sejauh ini belum ada informasi, mengingat pengajuan proposal baru akan dilakukan pada September 2020.

Berbeda halnya dengan India yang sudah secara terang-terangan memblokir TikTok beserta 58 aplikasi China lainnya. Langkah itu diambil berdasarkan bagian 69A Undang-undang Teknologi Informasi India tahun 2000 yang berisi tentang kekuasaan untuk mengeluarkan arahan untuk memblokir akses publik atau informasi apapun melalui sumber daya komputer apa pun

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Good Doctor Sediakan KADO untuk Anak Pejuang Kanker

Techbiz.id - Good Doctor bersama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) hari ini meluncurkan inisiatif program...

Gluu Kembangkan Bisnis Garap Sektor B2B

Techbiz.id - Gluu kini mengembangkan layanan bisnisnya dengan melakukan penawaran produknya untuk menggarap sektor B2B. Pengembangan menggarap sektor B2B...

Empat Insan Telkomsel Mendapatkan Satyalancana Wirakarya

Techbiz.id - Empat insan Telkomsel mendapatkan anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Wirakarya karena dianggap telah berkontribusi besar dalam kemajuan sektor telekomunikasi di Indonesia...

Cara Membuat Avatar di Aplikasi Line

Techbiz.id - Pengguna Line kini bisa membuat avatar dirinya untuk mengekspresikan diri serta meningkatkan kreativitas mereka. Fitur ini sudah tersedia untuk pengguna...

Peritel BlibliMart Naik 2,5x Lipat di Semester Pertama 2020

Techbiz.id - Akselerasi adopsi teknologi akibat pandemi telah membuat jumlah seller BlibliMart di Jawa Timur naik meningkat sebanyak 2,5 kali di semester pertama 2020...
- Advertisement -

Artikel Terkait