Saturday, July 24, 2021
Home DigiBiz Komputasi Awan Dorong Transformasi Digital

Komputasi Awan Dorong Transformasi Digital

Must Read

Kolaborasi Tokko dan LinkAja Dorong Inklusi Digital UMKM

Techbiz.id - Platform pembuatan toko online, Tokko, mengumumkan kolaborasinya dengan LinkAja. Kolaborasi Tokko dan LinkAja ini bertujuan mengedukasi UMKM...

Artajasa dan Lintasarta Hadirkan Third Party Card Management Pertama Di Indonesia

Techbiz.id - PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) menjalin kolaborasi menjadi konsorsium yang didukung oleh...

Update Harga realme C11 Juli 2021, Diskon Rp 300 Ribu!

Techbiz.id - Sebagai ponsel entry level, realme C11 dibanderol dengan harga yang terjangkau. Kini, memasuki akhir Juli 2021, banderol...

Vivo Y53s, Smartphone Buat Hiburan Harga Rp3 Jutaan

Techbiz.id - Smartphone generasi Y series terbaru Vivo Indonesia, Vivo Y53s, resmi diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan hiburan para penggunanya. Konsumen...

Metrodata Siap Dukung Kebutuhan Super App Perbankan

Techbiz.id - PT Mitra Integrasi Informatika (MII) — salah satu entitas anak PT Metrodata Electronics siap menjadi mitra bagi industri perbankan...

Techbiz.id – Teknologi Komputasi Awan (Cloud Computing) diyakini sebagai mesin pendorong efektif dalam transformasi digital bagi ekosistem 4.0 untuk menggerakkan kembali perekonomian nasional yang terkendala pertumbuhannya akibat pandemi COVID-19.

Demikian disampaikan oleh para pembicara utama pada Konferensi Cloud Computing Indonesia 2021 yang digelar secara virtual oleh Association Cloud Computing Indonesia (ACCI), 15-26 Maret 2021.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih mengatakan, perkembangan industri global yang mengarah pada industri 4.0 menuntut transformasi dan inovasi digital dalam berbagai aspek.

Baca juga: Huawei Cloud Dukung Ekspansi Perusahaan Internet Asia Pasifik

“Kami berharap di masa depan seluruh pihak dapat bekerjasama untuk mengembangkan teknologi dalam rangka meningkatkan konektivitas dan pengetahuan teknologi dalam rangka akselerasi pengembangan digital,” ucapnya.

Ken Qi, Vice President Public Affairs and Communications Huawei Indonesia mengungkapkan bahwa konsistensi kontribusi Huawei dalam mendukung tranformasi digital, termasuk di sektor industri, merupakan komitmen jangka panjang yang telah dibangun sejak Huawei memulai bisnis di Indonesia lebih dari 20 tahun silam.

komputasi awan transformasi digital

“Selain menegaskan pemahaman Indonesia yang mendalam tentang tren digital global yang harus dikelola dengan strategis, Huawei juga meyakini bahwa Making Indonesia 4.0 menjadi katalisator tercapainya visi Indonesia menjadi negara yang berhasil memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga mampu menjadi kekuatan ekonomi digital terdepan di dunia pada 2045,” ujar Ken.

Ekonomi digital sendiri terbukti positif dalam berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebuah negara. Ken merujuk pada data yang mengemukakan bahwa rata-rata ekonomi digital global menyumbang 41,5% dari PDB pada 2019. Angka untuk negara maju mencapai 51,3%, sementara angka untuk negara berkembang mencapai 21,6%.

Huawei disampaikan Ken senantiasa mendukung optimalisasi penggunaan teknologi-teknologi yang menjadi solusi fundamental terselenggaranya transformasi digital di Indonesia, seperti CloudBig Data Analytic, AI,Machine Learning dan IoT. 

“Kami secara aktif membangun kerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, ratusan perguruan tinggi, pelaku industri, komunitas dan media untuk melakukan alih pengetahuan dan teknologi, serta mendukung transformasi digital di semua sektor industri, dari manufaktur, kesehatan, pendidikan, finansial, logistik, hingga sektor pemerintahan,” jelas Ken.

Huawei Cloud juga dikontribusikan untuk mendukung percepatan diagnosis COVID-19 di rumah sakit-rumah sakit nasional antara lain adalah PERTAMEDIKA dan Rumah Sakit Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, serta mendukung sistem manajemen pembelajaraan digital di beberapa kampus di tanah air.

Teknologi Cloud Huawei juga menjadi andalan bagi industri logistik seperti J&T dalam mengembangkan inovasi layanannya serta menangkap berbagai peluang era digital. Huawei pun tercatat sebagai pengembang teknologi yang memberikan dukungan pada Strategi Nasional AI.

Sementara itu, Dirjen SDPPI Kominfo Ismail menekankan, selain regulasi, keamanan dan talenta digital, perlu dukungan infrastruktur dan pembangunan ekosistem dalam lapisan konten dan aplikasi.

“Diperlukan infrastruktur baik infrastruktur pasif, jaringan telekomunikasi, dan perangkat berkualitas yang merata ke seluruh penjuru Indonesia agar transformasi digital dapat terwujud di semua lapisan masyarakat. Semua pilar tersebut harus dijalankan secara bersamaan oleh setiap stakeholder terkait agar transformasi digital dapat terwujud,” tegasnya.

Alex Budiyanto, Ketua ACCI mengatakan, industri perlu didorong untuk terus melakukan inovasi dan melakukan analisis akurat serta keputusan strategis yang tepat jika ingin tetap bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan. 

Cloud, AI, Machine Learning, Big Data Analytic, dan IoT menurut Alex dalam kesempatan yang sama dapat dipertimbangkan sebagai solusi efektif bagi industri.

“Kami berharap konferensi ini makin membuka wawasan pelaku industri terkait dengan bagaimana mengoptimalisasi pemanfaatan teknologi digital agar mampu bertahan di masa pandemi dan beradaptasi dengan tuntutan era 4.0. Terima kasih kepada Kementerian Perindustrian, Kominfo, Huawei Indonesia dan pihak-pihak lain yang mendukung konferensi ini,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...