Jumat, Oktober 7, 2022

Cumi Dapat Pendanaan Tahap Awal dari East Ventures

TechBiz – Cumi (Cuma Minjem), sebuah marketplace penyewaan barang dari berbagai kategori yang dapat diakses melalui web dan aplikasi Android, pada hari ini mengumumkan bahwa mereka telah meraih pendanaan tahap awal (seed funding) dari East Ventures.

Investasi ini akan mempercepat misi Cumi untuk meningkatkan pertumbuhan pengguna, merekrut lebih banyak talenta, dan memperluas jangkauan layanan mereka di Indonesia.

Cumi hadir sebagai penantang di bisnis sharing economy di Indonesia yang nilainya diperkirakan akan tumbuh dari angka US$15 miliar (sekitar Rp211 triliun) pada tahun 2014 menjadi US$235 miliar (sekitar Rp3.312 triliun) pada tahun 2025.

Christian Sugiono, Co-Founder dan CEO Cumi, menyatakan, tren sharing economy telah mengubah kebiasaan generasi masa kini. Didorong oleh pengaruh media sosial dan akses informasi yang lebih mudah, kita menyaksikan kebutuhan yang besar dari generasi milenial untuk dapat menampilkan diri mereka dan merasakan sebanyak mungkin pengalaman, sembari tetap berhemat.

Sebagai sebuah marketplace penyewaan barang, Cumi mengumpulkan para vendor dalam satu platform, dan memungkinkan pengguna untuk mempunyai akses yang lebih luas dan pengalaman yang lebih mulus ketika akan menyewa sebuah barang atau layanan.

“Cumi hadir untuk membantu para pengguna tersebut menggunakan berbagai barang tanpa perlu membelinya. Di sisi lain, Cumi juga membuka peluang bagi orang-orang yang telah memiliki barang untuk dapat meraih pendapatan tambahan dengan cara menyewakan barang yang mereka miliki,” ungkapnya.

Cumi mengharuskan para vendor dan penyewa untuk menjalani pemeriksaan identitas dengan meminta nomor telepon, serta mengonfirmasi rekening bank dan kartu identitas yang mereka gunakan. Dengan pemilihan vendor yang selektif, Cumi menjamin semua barang dan layanan yang dapat disewa di platform mereka memiliki kualitas terbaik dan dapat diandalkan.

Willson Cuaca, Managing Partner dari East Ventures mengatakan bahwa, Cumi ingin membenahi sistem penyewaan barang di Indonesia yang penuh masalah dengan menyediakan platform yang mudah digunakan oleh para vendor dan penyewa barang.

“Dipimpin oleh para founder yang berkualitas, East Ventures percaya bahwa tim ini dapat menjadi juara dan kami siap mendukung mereka dalam mentransformasi bisnis sharing economy tradisional di Indonesia,” pungkasnya.

Terkait

Artikel Terkait

BAKTI Targetkan Bangun 7.000 BTS 4G Hingga 2024

Techbiz.id - Meskipun memiliki tantangan yang cukup berat, hingga tahun 2024 mendatang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) Kominfo optimis...