Tuesday, April 20, 2021
Home Business Update Pendapatan Xiaomi Tumbuh 13,6 Persen Selama Q1 2020

Pendapatan Xiaomi Tumbuh 13,6 Persen Selama Q1 2020

Must Read

Xiaomi Paparkan Makna Logo Barunya

Techbiz.id - Xiaomi resmi menggunakan logo baru sebagai identitas visual perusahaan yang mengusung filosofi timur dengan konsep desain...

OPPO Hadirkan Tema Gratis Edisi Jadwal Berbuka Puasa

Techbiz.id - Memasuki bulan Ramadan 2021 banyak orang yang berlomba-lomba untuk meningkatkan kadar ketakwaannya baik melalui amal maupun ibadah. Tentunya,...

Indosat Ooredoo Jalankan Uji Coba OpenRAN di Jaringan 4G

Techbiz.id – Indosat Ooredoo menjadi operator seluler pertama di Indonesia yang menjalankan uji coba lapangan OpenRAN (Radio Access Network)...

Sambil Ngabuburit, TikTok Ajak Kreator ‘Sama-sama Berbagi’

Techbiz.id - TikTok, platform distribusi video singkat terdepan di Indonesia, menghadirkan program Ramadan bertajuk #SamaSamaBerbagi. Program ini mengajak para...

Grab Bakal Melantai di Bursa Saham AS

Techbiz.id - Grab Holdings inc mengumumkan rencananya untuk menjadi perusahaan publik di Amerika Serikat bekerja sama dengan Altimeter Growth...

Techbiz.id – Xiaomi Corporation mengumumkan pertumbuhan yang solid di seluruh segmen bisnisnya pada kuartal I 2020. Pendapatan selama tiga bulan pertama tahun 2020 mencapai 49,7 miliar renminbi (atau 102,9 triliun Rupiah*), menggambarkan pertumbuhan 13,6 persen year-on-year atau YoY.

Hal itu berasal dari pengumuman hasil konsolidasi yang tidak diaudit untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2020 pada hari Rabu (20/5). Laba bersih yang disesuaikan mencapai 2,3 miliar renminbi atau setara 4,7 triliun Rupiah, meningkat 10,6 persen YoY.

- Advertisement -

Menurut perusahaan riset pasar Canalys, Xiaomi sukses melalui pelemahan pasar hingga mampu mencapai pertumbuhan YoY dalam hal pengapalan di antara lima perusahaan ponsel pintar utama dunia.

Sementara itu, rasio penetrasi ponsel pintar berteknologi 5G dari Xiaomi di China mencapai 25,9 persen atau melampaui rata-rata industri.

Menurut Pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun, meski industri menghadapi tantangan yang serius, Grup masih bisa tumbuh di seluruh segmen terlepas pelemahan pasar, yang bisa menggambarkan model bisnis Xiaomi yang fleksibel, ulet, dan kompetitif.

“Dalam kuartal pertama tahun 2020, kami berhasil menerbitkan obligasi dolar AS pertama yang 7,5 kali kelebihan permintaan; kami juga masuk kembali dalam “Daftar Forbes’ Global 2000” tahun ini, yang menjadi pengakuan pasar modal internasional terhadap Xiaomi,” paparnya.

Lei Jun melanjutkan, sebuah krisis bisa menjadi ujian sesungguhnya dalam menguji prinsip, model bisnis, dan potensi pertumbuhan sebuah perusahaan.

“Seiring dampak pandemi yang semakin mereda, kami akan terus berfokus pada strategi ‘5G + AIoT’ dan memperkuat investasi kami dengan tujuan memungkinkan semua orang di dunia menikmati kehidupan yang lebih baik melalui teknologi inovatif,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Chip Langka, Stok Ponsel Black Shark Kosong

Techbiz.id - Kabar mengejutkan datang dari produsen ponsel gaming Black Shark yang mengakui bahwa ponsel flagship keluaran terbarunya mengalami...

Artikel Terkait