Wednesday, September 23, 2020
Home Market Update Realme Catat Pertumbuhan 11% di Q2 2020

Realme Catat Pertumbuhan 11% di Q2 2020

Must Read

Update Harga Redmi Note 9, Ada Harga Khusus

Techbiz.id - Xiaomi mengumumkan harga baru untuk smartphone Jawara Kamera 48MP yakni Redmi Note 9. Hal ini diharapkan...

Internetan Unlimited Cuma Rp1000 Pakai Tri

Techbiz.id - Tri Indonesia mengeluarkan paket Unlimited Internet dengan harga terjangkau yakni mulai Rp1.000 saja.

TikTok Tunjuk 7 Orang Dewan Keamanan

Techbiz.id - TikTok memperkenalkan Dewan Penasihat Keamanan Se-Asia Pasifik yang terdiri dari para ahli yang berkompeten di...

Techbiz.id – Dalam laporan semester I tahun 2020 yang baru dirilisnya, Realme melaporkan pertumbuhan bisnisnya yang mencapai angka 11% pada Q2 2020.

Pencapaian ini menjadikan Realme sebagai satu-satunya merek dengan hasil angka positif dua digit dan merek smartphone tercepat yang berkembang di dunia selama empat kuartal berturut-turut.

- Advertisement -

Pada Q1 2020 lalu, lembaga pemeringkat Counterpoint juga melaporkan bahwa Realme menjadi satu dari dua merek yang mencatat pertumbuhan positif dengan angka 157% year-on-year (YoY).

Baca juga: Realme Kenalkan Pengisian Daya Cepat 125W

Menurut Counterpoint Research dan IDC, berdasarkan dari data angka penguna, Realme juga mendapatkan 15 juta pengguna baru di seluruh dunia pada paruh pertama tahun 2020.

Pada awal Mei tahun ini, jumlah pengguna global Realme melebihi 35 juta, kemudian meningkat dari 5 juta dalam dua bulan menjadi 40 juta pengguna hingga saat ini.

“Berdiri sejak 2018, saat ini Realme telah memiliki 40 juta pengguna. Hal ini dikarenakan tim realme yang terdiri dari individu yang kuat, muda dan menyeluruh secara global,” kata Li Bingzhong – CEO Realme.

Dalam laporannya Realme bahkan berencana untuk dapat meraih 100 juta penjualan smartphone-nya dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun kedepan.

“Saat ini kami terus membangun kinerja kami untuk bisa menjual 100 juta smartphone dalam 3 tahun sejak didirikan,” ucap Li Bingzhong.

pertumbuha realme q2 2020

Pada awal Januari 2020, Realme telah memasuki 27 negara di dunia. Hanya dalam setengah tahun, realme melakukan ekspansi bisnis dengan cepat hingga saat ini mencapai 59 negara di luar Amerika Utara dan berada di peringkat lima besar di berbagai segmen pasarnya.

Di India, realme telah bertahan di peringkat lima teratas di pasar untuk waktu yang lama. realme berhasil menjadi Top 4 di pasar Mesir dalam waktu kurang dari satu tahun setelah memasuki negara tersebut.

Di Asia Tenggara, Realme berhasil menjadi Top 5 smartphone brand dalam waktu singkat. Di Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Myanmar, Realme menjadi Top 5 smartphone brand masing-masing hanya dalam waktu satu tahun.

Bahkan di Kamboja, Realme berhasil menjadi Top 5 smartphone brand hanya dalam waktu 1 kuartal dan pada kuartal pertama 2020, Realme juga berhasil berada di peringkat 5 teratas di pasar Thailand.

Negara-negara tersebut menjangkau lebih dari 80% pasar smartphone di Asia Tenggara dan Realme telah menjadi pemain terkemuka di Asia Tenggara.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Model Bisnis yang Tepat jadi Modal Startup Digital untuk Bertahan

Techbiz.id - Meski Indonesia masih menghadapi pandemi, namun tak menyurutkan perusahaan besar untuk berinvestasi di perusahaan rintisan...

Internetan Unlimited Cuma Rp1000 Pakai Tri

Techbiz.id - Tri Indonesia mengeluarkan paket Unlimited Internet dengan harga terjangkau yakni mulai Rp1.000 saja. Menurut Chief Commercial...

Ungkap Tanggal Peluncuran, Vivo V20 Buka Pre Order

Techbiz.id - Vivo memastikan waktu peluncuran vivo V20 dan V20 SE dan membuka blind pre order. Perangkat terbaru vivo...

Plasmacluster Sharp Diklaim Menurunkan Penyebaran Coronavirus

Techbiz.id - Sharp Indonesia mengumumkan temuan baru kemampuan teknologi Plasmacluster yang lolos uji dalam menurunkan risiko penularan Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) melalui udara...

ATSI Siap Salurkan Bantuan Kuota Data Internet.

Techbiz.id - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) sepenuhnya mendukung Pemerintah dalam pemberian bantuan kuota data internet. Dukungan tersebut...
- Advertisement -

Artikel Terkait