Friday, May 7, 2021
Home Fintech OVO dan Prudential Indonesia Tawarkan PRUTect Care

OVO dan Prudential Indonesia Tawarkan PRUTect Care

Must Read

Maxstream Tayangkan Serial Ramadan Sajadah Panjang

Techbiz.id - Telkomsel berkolaborasi dengan rumah produksi OMG Metah Ganjil menghadirkan serial orisinal terbaru spesial Ramadan berjudul “Sajadah Panjang”...

Unggah Foto di Twitter Tidak Lagi Kena Crop

Techbiz.id - Twitter kembali menghadirkan pembaruan fitur dalam platform sosial media mereka. Kini, pengguna dapat mengunggah gambar di Twitter...

Harga Baru, Xiaomi Kembalikan Rp100 Miliar ke Mi Fans

Techbiz.id - Xiaomi mengembalikan hingga Rp100 miliar kepada Mi Fans untuk memastikan semua orang bisa mendapatkan akses kepada inovasi...

Huawei Buka Lima Experience Store Baru

Techbiz.id - Untuk memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan terbaik serta kepuasan bagi konsumennya, Huawei mengumumkan pembukaan HUAWEI Experience Store...

Tips Mengabadikan Momen Ramadan Bersama Keluarga

Techbiz.id - Mengabadikan momen bersama keluarga merupakan hal yang penting dan berharga untuk kita semua, terutama di saat momen...

Techbiz.id – OVO bersama PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), meningkatkan kerja sama strategis yang telah terjalin selama ini dengan meluncurkan Asuransi Jiwa Kumpulan Syariah PRUTect Care (PRUTect Care – Hospital Cash).

PRUTect Care – Hospital Cash ini merupakan produk asuransi jiwa Syariah berbasis digital yang terjangkau serta memberikan perlindungan menyeluruh yang dapat diakses secara mudah.

- Advertisement -

Produk asuransi syariah terbaru in tersedia di aplikasi OVO yang disediakan oleh Prudential Indonesia melalui pialang asuransi digital berlisensi penuh, PT Salvus Inti. Peluncuran produk ini juga bertujuan untuk meningkatkan penetrasi keuangan digital dan juga asuransi di Indonesia.

PRUTect Care – Hospital Cash memberikan berbagai manfaat yang lengkap bagi para nasabah, antara lain perlindungan Manfaat Dasar Meninggal Dunia dan Manfaat Pilihan lain, seperti santunan harian rawat inap (non ICU-Intensive Care Unit), santunan harian rawat inap (ICU), santunan cacat total tetap akibat kecelakaan, santunan meninggal dunia akibat penyakit menular, dan total santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp63 juta untuk paket Platinum.

Baca juga: Asuransi dan Platform Digital Berpotensi untuk Kolaborasi

Produk asuransi ini juga menawarkan dua pilihan masa kepesertaan, yaitu per bulan dan per tahun dengan kontribusi yang sangat terjangkau mulai dari Rp5.000-an per bulan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, PRUTect Care – Hospital Cash dapat diakses dan diperoleh melalui aplikasi OVO dengan menggunakan OVO Cash dan proses klaim dapat dilakukan secara daring dengan mudah melalui Pulse by Prudential, aplikasi kesehatan dan kebugaran dari Prudential Indonesia yang didukung Kecerdasan Buatan.

Jason Thompson, CEO OVO mengatakan bila saat ini ekonomi berbasis Syariah sedang tumbuh pesat di Indonesia. Menurut The State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2020/2021, Indonesia berada di peringkat 4 perekonomian Syariah terbesar di dunia. Hal ini pula yang mendorong OVO dan Prudential Indonesia mengembangkan asuransi digital Syariah yang terjangkau bagi masyarakat.

PRUTect Care - Hospital Cash

“OVO melalui strategi ekosistem terbuka yang sudah dibangun, terus berkolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki visi yang sama yaitu untuk memberikan layanan yang memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia yang berkembang,” jelas Jason.

Lebih lanjut, peluncuran produk ini oleh OVO dan Prudential Indonesia diyakini sangat tepat waktunya terutama karena pandemi COVID-19 sehingga mampu memberikan perlindungan kepada diri sendiri dan keluarga terhadap virus dan faktor-faktor tidak terduga yang dapat menyebabkan rawat inap, cacat tetap atau kematian.

“OVO senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan penetrasi keuangan digital di Indonesia, salah satunya dalam bidang asuransi. Untuk itu, inovasi ini tentunya diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, sekaligus menggarisbawahi komitmen OVO, yang sejak awal mendukung pemerintah dalam mempercepat terciptanya masyarakat non-tunai di Indonesia,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan bahwa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung membuat tingkat kesadaran masyarakat Indonesia serta kebutuhan akan perlindungan asuransi jiwa makin meningkat.

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, Prudential Indonesia melihat pentingnya mengedepankan fleksibilitas, premi/kontribusi yang terjangkau, dan akses yang mudah dalam menghadirkan produk dan layanan yang berpusat pada kebutuhan nasabah.

“Kemitraan dengan OVO merupakan langkah strategis kami untuk menjadikan layanan kesehatan dan keuangan menjadi terjangkau dan dapat diakses oleh semua orang Indonesia. Didukung oleh besarnya basis pengguna serta jangkauan OVO yang luas, kami berharap dapat melindungi semakin banyak masyarakat Indonesia, memenuhi kebutuhan perlindungan mereka yang terus berubah, dan membantu mereka mendapatkan yang terbaik dalam kehidupannya.” ungkap Jens.

Peluncuran asuransi PRUTect Care – Hospital Cash di aplikasi OVO menurutnya lebih dari sekadar suatu peluncuran produk. Peluncuran ini mencerminkan aspirasi kami untuk menghadirkan produk yang terjangkau, mudah diakses, dan relevan bagi masyarakat Indonesia dengan cara yang baru dan menarik.

“Produk ini juga menjadi wujud kolaborasi yang lebih luas lagi antara kedua perusahaan untuk bersama mendorong penetrasi asuransi di Indonesia. Hal ini pun sejalan dengan komitmen Prudential Indonesia untuk terus menghadirkan solusi proteksi jiwa yang inovatif dan bernilai tambah kepada masyarakat Indonesia,” tambah Jens.

Hasil survei yang dilakukan oleh OVO terkait persepsi masyarakat terhadap asuransi kesehatan dan jiwa, khususnya yang berbasis Syariah, mempertegas pentingnya kehadiran produk asuransi seperti PRUTect Care – Hospital Cash.

Menurut hasil survei tersebut, rendahnya minat masyarakat terhadap produk asuransi dilatarbelakangi oleh persepsi bahwa proses klaim akan sulit dilakukan dan memakan waktu, dan bahwa asuransi belum perlu diprioritaskan sebagai pengeluaran rumah tangga.

Temuan ini sejalan dengan tingkat penetrasi asuransi yang rendah di Indonesia yang masih belum mencapai 5% seperti yang dicita-citakan para pelaku industri. Otoritas Jasa keuangan (OJK) mencatat hingga 2020, penetrasi industri asuransi Indonesia masih di bawah 4 persen, lebih rendah dibanding negara-negara ASEAN lain, seperti Singapura yang sudah 6 sampai 7 persen.

Walau demikian, survei OVO menyingkap setidaknya 3 dari 10 responden tertarik untuk memiliki asuransi berbasis Syariah dalam waktu dekat. Dari total responden yang menyatakan ketertarikannya untuk memiliki asuransi Syariah, sebanyak hampir 50% secara spesifik ingin memiliki asuransi jiwa Syariah. Alasan utama yang melandasi keinginan memiliki asuransi adalah untuk mengamankan tabungannya dari pengeluaran tak terduga.

OVO dan Prudential Indonesia memulai kemitraan strategis mereka pada 2019. Awal 2020 lalu, Prudential Indonesia memberikan produk asuransi jiwa kecelakaan dan COVID-19 bebas premi untuk pengguna OVO sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meringankan beban pikiran masyarakat yang memerlukan perlindungan tambahan dari COVID-19 selama pandemi. Kedua perusahaan ini akan terus melanjutkan kolaborasinya dalam melindungi masyarakat Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Kadar Gula dan Alkohol dalam Darah

Techbiz.id - Apple terus meningkatkan fitur kesehatan di perangkat Apple Watch miliknya. Jam tangan pintar generasi berikutnya dikabarkan bakal...

Artikel Terkait